Rilis Data Amerika Kemarin Mampu Dongkrak Kembali USD

Rilis Data Amerika Kemarin Mampu Dongkrak Kembali USD

401963_519236668141261_787532945_nMata uang USD mempertahankan gain terhadap sebagian besar mata uang utama menjelang laporan tenaga kerja Amerika hari ini. Apalagi setelah data rilis kemarin menunjukkan perekonomian berekspansi lebih dari perkiraan, memicu spekulasi adanya tapering lebih awal pada stimulus Federal Reserve. Pergerakan mata uang USD menuju penguatan mingguan kedua terhadap mata uang euro. Data GDP Amerika menunjukkan hasil yang positif kemarin.

Mata uang euro menuju pelemahan mingguan kedua terhadap mata uang Jepang, yen. Hal ini dipicu oleh rilis data kemarin, yaitu setelah European Central Bank secara mengejutkan memangkas tingkat suku bunga ke rekor rendah kemarin. Pertemuan kebijakan moneter bulanan ECB yang begitu diantisipasikan pada hari Kamis memperlihatkan bank sentral memotong tingkat pinjaman kuncinya sebesar 0.25% menjadi 0.25%. Sementara ada pertumbuhan kepercayaan bahwa ECB akan pada suatu titik akan memotong tingkat suku bunganya dan melanjutkan dengan kebijakan moneter yang longgar. Pada perdagangan pasar valuta hari ini, nilai tukar yen tampak mengalami perubahan tipis saja terhadap USD (08/ 11/ 2013). Mata uang yen terpantau melemah tipis terhadap USD setelah pada perdagangan kemarin mengalami sesi yang sangat volatil terhadap mata uang negeri Paman Sam tersebut. Apresiasi mata uang yen kemarin sempat mengalami penurunan hingga mencapai posisi paling rendah dalam tujuh minggu belakangan dan sempat pula bergerak menguat hingga ke posisi paling tinggi dalam satu setengah minggu terhadap USD. Pergerakan volatil yen pada perdagangan kemarin terjadi akibat kondisi ekonomi Amerika yang masih dipenuhi ketidakpastian. Data pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga dari Amerika menunjukkan percepatan ke level 2.8 %. Pertumbuhan ekonomi tersebut lebih besar dari perkiraan yaitu di level 2 %. Hari ini yen terpantau berada di level 98.16. Posisi mata uang yen hari ini mengalami penurunan sedikit dibandingkan dengan penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 98.08 per dollar. Yen hari ini sudah sempat mengalami pergerakan pada kisaran 98.06 - 98.26. Diperkirakan bahwa pergerakan apresiasi mata uang yen terhadap USD pada perdagangan hari ini berpotensi untuk bertahan di teritori negatif. Untuk hari ini pada sesi Asia pergerakan mata uang Jepang ini diperkirakan akan berada pada kisaran 97.80 - 98.30. Akan tetapi membaiknya ekonomi ini meningkatkan kemungkinan bahwa The Fed akan mengurangi stimulus moneternya. “The Fed jauh lebih dekat untuk mengakhiri siklus pelonggarannya ketimbang bank sentral lainnya dan pemangkasan suku bunga oleh ECB mengkonfirmasi spekulasi tersebut. Menurut kami USD akan tetap kuat,” demikian menurut Richard Grace, kepala strategis mata uang pada Commonwealth Bank of Australia di Sydney. Sementara mata uang aussie bergerak terkoreksi anjlok setelah bank sentral memangkas proyeksi tingkat pertumbuhan tahun depan.

Mata uang negeri Kangguru ini masih berada di bawah tekanan menyusul penurunan paling tajam bulan ini setelah Reserve bank of Australia memangkas proyeksi GDP untuk tahun 2014, menggaris bawahi peluang untuk pemangkasan lebih lanjut pada tingkat suku bunga. Aussie yang menguat paling tajam setelah NZD terhadap mata uang utama, tidak bergerak mengikuti fundamental, ucap Asisten GubernurReserve Bank of Australia, Guy Debelle kemarin. Aussie mencoba mempertahanakn penguatan untuk level mingguan menjelang laporan hari ini yang mungkin akan menunjukkan tingkat impor China naik di bulan Oktober untuk keempat bulannya. “RBA terus menginginkan pelemahan mata uang. Keinginan itu ditambah proyeksi GDP yang lebih rendah kemungkinan akan terus menekan aussie,” ucap Emma Lawson, strategis mata uang senior pada National Australia Bank Ltd di Sydney.

About author

You might also like

Fundamental 0 Comments

Badai Joaquin Bikin Ketar-Ketir Para Pelaku Pasar, Ekonomi Zona Eropa dan Amerika Masih Negatif

Pada sesi perdagangan pasar Asia hari Jumat (02/ 10/ 2015) ini, dilaporkan bahwa tingkat belanja konsumen/ Consumer Spending di Jepang bergerak naik di bulan Agustus untuk pertama kalinya dalam 3

Berita 0 Comments

Data Rilis GDP Positifkan Amerika, Masih Belum Cukup Untuk Koreksi Yen

Mata uang USD bergerak sedikit menguat apresiasinya pada perdagangan hari ini setelah anjlok tiga hari beruntun dan menuju penurunan mingguan pertama dalam enam pekan terakhir. Data GDP dan klaim pengangguran

Fundamental 0 Comments

Para Pelaku Pasar Mulai Jenuh Atas Emas, Indeks Shanghai Masih Tak Terpacu Oleh Data Positif

Dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa (23/ 06/ 2015) ini, gerak harga emas spot dan berjangka di Divisi Comex New York Mercantile Exchange mengalami penurunan yang signifikan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image