Rilis Data Ekonomi Amerika Positif, Gerak Nilai Apresiasi Greenback Dominasi Pasar Di Akhir Sesi Perdagangan Pasar Minggu Lalu

10202_319892867068749_43506705_nPada sesi perdagangan pasar Asia di hari Senin (09/ 11/ 2015) pagi ini, setelah melonjaknya gerak nilai apresiasi mata uang USD ke level tertinggi lebih dari enam bulan akhir pada sesi perdagangan pasar di akhir pekan lalu, gerak nilai apresiasi Greenback masih mendominasi major currencies.

Gerak nilai apresiasi mata uang Greenback telah menekan terhadap gerak nilai apresiasi mata uang Uni Eropa, yaitu mata uang Euro. Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang EUR/ USD sempat tercatat bergerak melemah, bergerak turun sekitar 1,34% ke kisaran level 1,07365.

Mengenai gerak nilai apresiasi mata uang Inggris, yaitu mata uang Poundsterling, juga dilaporkan positif pada gerak nilai apresiasi Greenback. Gerak nilai apresiai mata uang GBP/ USD juga telah sempat tercatat bergerak melemah, bergerak turun sekitar 1,08% ke kisaran level 1,50425.

Gerak nilai apresiasi mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, juga terkoreksi oleh menguatnya gerak nilai apresiasi mata uang USD. Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY telah sempat tercatat naik sekitar 1,13% ke kisaran level 123,116.

Pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Senin (09/ 11/ 2015) pagi ini, telah dilaporkan bahwa hasil pergerakan bursa saham Amerika di akhir pekan lalu telah ditutup mixed. Kondisi tersebut terjadi karena, pengaruh membaiknya data pekerjaan Amerika bulan Oktober dan juga peluang rencana kenaikan nilai suku bunga di Amerika oleh pihak berwenang The Fed pada bulan Desember seperti yang telah disampaikan oleh Janet Yellen di minggu lalu.

Telah dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar Amerika di akhir pecan lalu, gerak nilai harga indeks saham Dow Jones telah naik 0,26% ke level harga 17910,33. Hal tersebut terjadi, karena didorong oleh menguatnya gerak nilai harga saham Goldman Sachs dan JPMorgan Chase advancers.

Gerak nilai harga indeks saham SP500 telah pula dilaporkan, bergerak melemah turun sekitar 0,03% ke kisaran level harga 2099,20. Hal tersebut disebabkan oleh melemahnya gerak nilai harga saham sektor utilitas. Juga dilaporkan pula bahwa gerak nilai harga indeks Nasdaq telah bergerak positif, bergerak naik sekitar 0,38% ke level 5147,12.

Pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Senin (09/ 11/ 2015) ini, dilaporkan bahwa gerak nilai harga di bursa saham Asia pagi ini telah dibuka mixed. Kondisi ini terjadi, karena mengikuti gerak mixed yang telah terjadi di pergerakan nilai harga saham di bursa Wall Street pada sesi perdagangan pasar di akhir minggu lalu.

Gerak nilai harga di indeks saham Jepang, yaitu indeks saham Nikkei 225 bergerak naik 1,23% ke level 19,501,62. Gerak penguatan nilai indeks saham Nikkei 225 ini dipengaruhi oleh menguatnya gerak nilai harga saham blue chips Jepang, seperti gerak nilai saham Mitsubishi Electric dan Sony.

Gerak nilai harga indeks saham ASX 200 dilaporkan bergerak melemah, turun sekitar 0,78% ke kisaran level hargta 5174,40. Kondisi tersebut karena dipengaruhi oleh melemahnya saham BHP Billiton dan Newcrest mining.

Juga dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham South Korea, yaitu Kospi bergerak turun sekitar 0,51% ke kisaran level harga 2030,73. Kondisi ini terpengaruh oleh melemahnya gerak nilai harga saham Samsung Electronics dan saham baja Posco.

Dari pasar modal Indonesia, pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, gerak nilai harga IHSG mengalami penurunan. Gerak penurunan nilai harga IHSG adalah sebesar 0,23% ke level 4577,23.

Kuatnya gerak nilai apresiasi mata uang USD setelah adanya rilis data Non Farm Payroll Amerika pada pekan lalu, telah membuat para pelaku pasar memilih aset denominasi Greenback dan berpotensi terjadi aksi jual asing terhadap saham besar serta turunnya cadangan devisa ke posisi rendah sejak Januari 2014. Hal ini sedikit mengurangi kondusifnya sentimen kondisi ekonomi tanah air.

Pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Senin (09/ 11/ 2015) ini, gerak nilai harga IHSG diperkirakan akan di kisaran angka support 4539-4553, angka resistence 4591-4615. Saham-saham yang menarik untuk dicermati pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Senin (09/ 11/ 2015) ini, adalah gerak nilai harga saham ASII, AKRA, GGRM& SMRA.

Dilaporkan dari perdagangan pasar komoditas bahwa, pada sesi perdagangan pasar emas di akhir sesi perdagangan pasar di minggu lalu, gerak nilai harga emas pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat lalu mengalami koreksi. Dilaporkan bahwa gerak nilai harga emas terkoreksi melemah, dan bergerak turun, dimana pergerakan penurunan harga tersebut merupakan gerak penurunan harga yang terendah dalam kurun waktu tiga bulan untuk kontrak pengiriman Desember.

Gerak nilai harga emas untuk kontrak pengiriman Desember tercatat sebesar 1,5% atau senilai $ 1.087,70 US/ troy ons. Hal ini terjadi, karena adanya pengaruh rilis data pekerja Amerika yang menunjukan pertumbuhan meningkat bulan Oktober 2015. Hal tersebut yang semakin menguatkan potensi atas rencana akan dinaikkannya suku bunganya oleh pihak berwenang Federal Reserve pada pertemuan bulan Desember.

Mengenai gerak nilai harga minyak mentah WTI pada penutupan akhir pekan lalu, dilaporkan telah mengalami gerak penurunan nilai harga. Gerak penurunan nilai harga minyak WTI pada minggu ke tiga tersebut adalah sebesar 2% pada posisi level harga $ 47,50 US/ barel. Kondisi ini terjadi, karena pengaruh menguatnya gerak nilai apresiasi mata uang USD. Gerak penguatan nilai apresiasi Greenback terjadi, adalah karena ekspektasi para pelaku pasar atas langkah kebijakan kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun setelah rilis laporan data pertumbuhan pekerjaan Amerika yang ternyata kuat pada Oktober 2015.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Data Current Account Jepang Bebani Yen

Yen diperdagangankan melemah dua hari generic cialis 5 mg beruntun terhadap dollar setelah data menunjukkan surplus current account Jepang pada bulan Maret menipis. Kementrian Keuangan Jepang mengatakan surplus current account

Berita 0 Comments

Greenback Tampak Stabil Jelang Pemilu Capres Amerika, Pihak FBI Lepas Hillary Clinton

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD tampak bergerak stabil di sesi perdagangan pasar Asia pada hari Selasa. Greenback tampak tengah mempertahankan gerak penguatan gerak nilai apresiasinya yang dibukukan

Komoditas 0 Comments

Tekanan Atas USD Terjadi, Emas Punya Kesempatan

Pada sesi pasar Asia di hari Rabu(12/ 11/ 2014) ini, harga emas masih cenderung bergerak naik. Selama sesi perdagangan pasar hari Selasa (11/ 11/ 2014) kemarin, gerak harga emas diperdagangkan