Rilis NFP TaK Dukung USD, Pasar Cepat Respons Kondisi

Pada sesi perdagangan pasar minggu lalu, gerak nilai apresiasi mata uang USD telah dibalikkan arahnya, melemah kuat dan lepas dominasinya terhadap major cureencies. Telah dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang Inggris, yaitu mata uang Poundsterling, pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Jumat mampu mbergerak Rebound kuat. Mata uang Sterling telah berhasil bebrbalik menguat terhadap mata uang Greenback, setelah memanfaatkan dengan apiknya hasil data ekonomi Inggris, serta buruknya data ekonomi Amerika.

Berlanjutnya penguatan gerak nilai apresiasi mata uang Sterling setelah berhasil menghentikan gerak penurunannya dalam sembilan hari beruntun. Markit melaporkan bahwa indeks aktivitas sektor konstruksi Inggris telah naik menjadi 59,9 di bulan September. Indeks aktivitas sektor konstruksi Inggris sebelumnya 57,3 di bulan Agustus, dan merupakan level tertinggi dalam enam bulan terakhir. Para pelaku pasar sebelumnya memperkirakan bahwa kenaikan indeks aktivitas sektor konstruksi Inggris adalah menjadi 57,5. Sebelumnya pada hari Kamis lalu, Markit melaporkan indeks aktivitas maufaktur Inggris turun menjadi 51,5 di bulan September, dari 51,6 di bulan Agustus, lebih baik dari perkiraan para pelaku pasar yaitu sebesar 51,3.

Pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Jumat minggu lalu, telah dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD, terkoreksi sangat kuat. Gerak nilai apresiasi Greenback terkoreksi kuat, melemah dan bergerak anjlok sangat tajam, dikarenakan oleh hasil rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) Amerika. Telah dilaporkan bahwa gerak nilai Indeks USD terhadap major currencies telah sempat terkoreksi sekitar 0,85% di kisaran angka 95,30. Gereak nilai indeks USD telah sempat menguat ke level tertinggi intraday di kisaran level 96,37 pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Jumat minggu lalu.

Hasil rilis data laporan NFP tersebut memberikan kembali memunculkan ketidakpastian akan kenaikan suku bunga oleh pihak berwenang Federal Reserve. Hal tersebut segera direspons oleh para pelaku pasar global dengan seketika. Data penambahan tenaga kerja diluar sektor pertanian tersebut dirilis jauh lebih rendah dari perkiraan para pelaku pasar.

Data tenaga kerja Amerika adalah merupakan salah satu acuan bagi Federal Reserve Amerika untuk menaikkan suku bunga. Departemen Tenaga Kerja Amerika telah melaporkan jika NFP bulan September adalah sebanyak 142.000, sementara para para pelaku pasar memperkirakan 202.000. Data rilis bulan Agustus juga tellah direvisi, dengan hasil revisi adalah turun, dari angka 173.000 menjadi 136.000.

Dengan merosotnya jumlah perekrutan tenaga kerja dalam dua bulan terakhir, telah memberikan keraguan pasar tenaga kerja Amerika cukup kuat untuk menahan kanaikan suku bunga. Sentimen semakin buruk bagi gerak nilai Greenback. Hal tersebut karena setelah laporan rata-rata gaji/ jam dirilis.

Hasil laporan rata-rata gaji/ jam telah dirilis, dengan kondisi stagnan 0% di bulan Setember, mematahkan ekspektasi kenaiakn 0,2%. Namun untuk bulan Agustus direvisi naik menjadi 0,4% dari rilis sebelumnya 0,3%. Mengenai hasil rilis data tingkat pengangguran masih tetap, yaitu sebesar 5,1%.

Telah dilaporkan juga bahwa pihak berwenang dari Departemen Perdagangan Amerika. telah menujukkan pesanan pabrik di bulan Agustus tengah turun sekitar 1,7%. Angka tersebut lebih dari perkiraan sebelumnya yaitu penurunan sekitar 0,9% oleh para pelaku pasar. Untuk laporan kenaikan pesanan di bulan Juli juga direvisi menjadi 0,2% dari sebelumnya 0,4%.

Gerak nilai harga minyak menta pada sesi perdagangan pasar hari Senin (05/ 10/ 2015) ini, dilaporkan telah merangkak naik. Gerak naikknya nilai harga minyak mentah terjadi, setelah Rusia menyatakan sedang bersiap untuk bertemu dengan produsen lainnya. Rusia siap bertemu para produsen lainnya dengan tujuan, untuk mendiskusikan situasi pasar minyak global. Sebuah laporan menunjukkan penurunan mingguan ke-5 berturut-turut pada jumlah rig aktif di Amerika.

Menteri energi Rusia pada hari Sabtu lalu menyampaikan kesiapannya untuk bertemu dengan produsen minyak OPEC dan non-OPEC, untuk berdiskusi mengenai pasar minyak global jika pertemuan tersebut jadi digelar. Ia mengatakan pertemuan terpisah antara Rusia dan petinggi dari Arab Saudi sedang dijadwalkan untuk akhir Oktober.

Perusahaan energi Amerika dilaporkan tengah mengurangi jumlah rig minyak aktif sebanyak 26 buah pekan lalu, penurunan terbesar sejak April dan penurunan mingguan beruntun kelima, menurut data hari Jumat lalu, sinyal bahwa penurunan harga membuat perusahaan enggan mengebor minyak.

Penurunan tersebut membawa jumlah rig aktif menjadi 614, level terendah sejak Agutus 2010. Fatih Birol, kepala International Energy Agency, pada hari Juamt lalu mengatakan bahwa investasi minyak global tahun ini sedang menuju penurunan sebesar 20%, menandai penurunan terbesar sepanjang sejarah seiring penurunan harga minyak menekan pendapatan perusahaan energi. Bagaimanapun juga, Arab Saudi akan melanjutkan investasinya pada industri migas dan juga energi surya kendati penurunan harga minyak saat ini, menurut Menteri Perminyakan Arab Saudi pada hari Jumat.

Dari sisi geopolitik, ketegangan telah semakin intens dengan pesawat Rusia telah melancarkan serangan di Suriah dalam 24 jam terakhir. Rusia telah mengatakan akan menambah jumlah serangan udara menuju Suriah, meningkatkan intervensi militer yang dikatakan pihak Barat bertujuan untuk menopang Presidne Bashar al-Assad. Komite parleman Iran yang didominasi partai konservatif memberikan dukungannya pada hari Minggu terhadap kesepakatan nuklir Iran dengan syarat tidak ada inspeksi asing terhadap situs militer dan tidak ada pelarangan program misil.

Pihak Uni Emirat Arab masih terus melanjutkan investasi migasnya, kendati penurunan harga minyak saat ini. Pihak Uni Emirat Arab tidak memperkirakan adanya penundaan dalam rencana untuk menaikkan potensi output minyaknya pada tahun 2017, demikian menurut menteri perminyakan Uni Emirat Arab pada hari Minggu.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Minyak Tampak Bergerak Menguat, Yen Tampak Tekan Greenback

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD/JPY telah bergerak berbalik arah menguat sedikit di atas 100 yen pada awal sesi perdagangan pasar di hari Jumat di Tokyo. Telah dilaporkan

Fundamental 0 Comments

Pendapat Patrik Harker Semakin Dukung Ekspektasi Pasar, Minyak Dihantui Stok Melimpah Kembali

Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, telah bergerak lebih tinggi di sesi perdagangan pasar Asia pada hari Selasa. Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata

Berita 0 Comments

Yen Masih Tekan Performa USD

Dengan indeks Nikkei yang dibuka dibawah 10800 dengan kejatuhannya sebanyak 1% dan menguatnya Yen terhadap sebagian besar mata uang rival lainnya dalam 2 hari terakhir, Yen sepertinya masih akan terbebani

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image