Rilis Rate Decision Dirilis, Euro Terkoreksi

Rilis Rate Decision Dirilis, Euro Terkoreksi

Mata uang euro bergerak melemah tajam terhadap dolar selama sesi perdagangan kemarin (02/ 05/ 2013), setelah sempat bergerak naik dan mencapai titik resistance pada 1.3205. Euro dikonsolidasi turun, setelah keputusan ECB untuk suku bunga sesuai dengan forecast sebesar 0.5%, diikuti dengan data positif dari data resmi Amerika. Keputusan ECB untuk memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 0.5% meski diharapkan pasar. Namun meski demikian, tetap memberikan tekanan dan membuat mata uang euro jatuh terlebih dengan latar belakang kondisi ekonomi di zona eropa yang lemah.

Pergerakan harga mata uang euro berbalik menurun setelah Mario Draghi menyatakan keterbukaan ECB untuk mengubah kebijakan suku bunga lebih lanjut. Saat Draghi menyatakan kemungkinan suku bunga negative, hal ini dipersepsikan dua hal oleh pasar, bisa positif atau negatif terhadap mata uang uni eropa ini. Dalam histori keuangan, mata uang Denmark dan Swiss dulu pernah menggunakan suku bunga negatif. Pasar memahami kondisi dan kemungkinan ini, termasuk kemungkinan ECB menjalankan kebijakan yang tidak lazim. Suku bunga deposito eropa saat ini adalah 0%, dimana diharapkan dengan kondisi ini akan mendorong perbankan menggelontorkan kredit. Dalam berita semalam, ECB memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan sebesar 0.25% menjadi 0.50% dari 0.75%, yang turut mendukung pelemahan euro terhadap dolar. Euro terus melemah setelah data positif datang dari klaim pengangguran dan neraca perdangangan Amerika yang menunjukkan pertumbuhan untuk perekomian di Negara adidaya tersebut. Jumlah orang yang mengajukan klaim pengangguran di Amerika mengalami penurunan sebesar 18.000 menjadi 324.000 dari 342.000 pada bulan sebelumnya (direvisi naik dari 339.000) pada pekan sebelumnya. Serta, jauh dibawah ekspektasi pasar untuk kenaiakn sebesar 345.000. Sementara itu ditempat terpisah, angka untuk neraca perdagangan pada bulan April mengalami peningkatan sebesar 4.8 miliar menjadi 38.8 miliar dari defisit sebesar 43.6 miliar pada bulan sebelumnya (direvisi naik dari 43 miliar), dibawah eskpektasi pasar untuk kenaikan sebsear 42 miliar.

Mata uang euro melemah terhadap poudsterling dan yen. EUR/GBP diperdagangkan turun sebesar 0.65% menjadi 0.8407. Sementar itu, EUR/JPY diperdagangkan lebih rendah sebesar 0.16% menjadi 128.02. Memasuki sesi perdagangan hari ini, euro diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran harga 1.3265 - 1.3080. Dimana, pasar akan terfokus pada data Non Farm payrolls yang akan dirilis pada Jum’at (3/5) hari ini.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Aussie Menyambut Baik Komentar RBA’s Stevens

Aussie melanjutkan rally setelah RBA’s Stevens tidak mengkritik nilai tukar aussie dan juga sinyalkan tidak akan melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut. Gubernur RBA, Glenn Stevens, mengatakan nilai tukar Dollar Australia

Berita 0 Comments

Oversold Pound Akan Menguji Level Tinggi 6 Tahun Atas Pandangan Suku Bunga

Pound bersiap untuk menguji level tertinggi dalam enam tahun terhadap dollar, kata analis dari Barclays Plc, seiring para trader berjangka bertaruh bahwa pound akan menguat setelah mata uang jatuh terlalu

USD Dominasi Arah Pasar

Apresiasi mata uang USD bertahan di level 115 terhadap mata uang yen pada sesi perdangan pasar Asia hari ini. Mata uang USD tengah menuju penguatan apresiasi dalam tiga minggu beruntun.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image