Senat Sepakat, USD Menguat, … Meski Pasar Menganggap Sebagai Pembelokan Keadaan

Senat Sepakat, USD Menguat, … Meski Pasar Menganggap Sebagai Pembelokan Keadaan

1380121_10151928506508205_1146524859_nMata uang USD dan mata uang zona eropa, euro, bergerak melonjak ke level tertinggi terhadap mata uang yen. Hal ini terjadi seiring dengan kondisi bahwa senat Amerika mendukung untuk mengakhiri keadaan federal shutdown pemerintah Amerika, dan menaikkan batas hutang, meredam permintaan untuk aset haven. Sementara itu ketua kongres, John Boehner, mengatakan bahwa kongres yang mayoritas merupakan dari partai Republik tidak akan menghalangi kesepakatan dari senat.

Mata uang USD bergerak melesat kuat ke level puncak 3-minggu terhadap mata uang yen pada hari Rabu kemarin, dan menguat terhadap mayoritas mata uang utama lainnya. Mata uang USD mempertahankan penguatan terhadap mata uang negeri Jepang, yen, setelah naik tajam pada perdagangan hari Rabu kemarin menyusul harapan akan tercapainya kesepakatan peningkatan batas utang dan membuka kembali pemerintahan pada menit-menit akhir. Senat telah mencapai kesepakatan memperpanjang kewenangan pinjaman sampai 7 Februari, dan mendanai pemerintahan sampai 15 Januari. Namun senat dan kongres masih harus melakukan voting. Ketua kongres, John Boehner mengatakan bahwa kongres yang mayoritas merupakan dari partai Republik tidak akan menghalangi kesepakatan Senat. “Sebagian besar pelaku pasar cukup yakin bahwa kesepakatan akan tercapai pada saat-saat akhir. Tercapainya kesepakatan akan membantu risk appetite, yang berpotensi mendorong apresiasi mata uang USD/ JPY beranjak lebih tinggi mendekati level 100.” demikian kata Niels Christensen, analis forex pada Nordea di London. Apresiasi mata uang USD/ JPY pada perdagangan kemarin ditutup pada level harga 98.77. Mata uang yen melemah turun terhadap sebagian mata uang utama seiring menguatnya bursa Asia. Meski demikian, asumsi para pelaku pasar masih menganggap kesepakatan senat ini hanya untuk membelokkan kondisi saat ini saja. “Yen berjalan dengan sedikit di bawah tekanan. Masih ada beberapa ketidakjelasan karena kesepakatan ini secara efektif, hanya meminggirkan masalah dari jalannya,” kata Emma Lawson, analis mata uang di National Australia Bank Ltd yang berbasis di Sydney. Mata uang USD kemarin pertahankan kerugian terhadap mata uang beryield tinggi seperti mata uang NZD dengan pasar mengukur dampak dari kebuntuan akhir-akhir ini pada pertumbuhan ekonomi dan prospek Federal Reserve untuk kurangi stimulus. Para pembuat kebijakan termasuk presiden The Fed New York, William Dudley, yang akan berpidato hari ini. Aussie mencapai level tertinggi dalam empat bulan sebelum dirilisnya laporan China besok yang di perkirakan menunjukkan pertumbuhan yang meningkat.

Berbicara mengenai mata uang Inggris, sterling mengabaikan laporan pemerintah yang menunjukkan klaim pengangguran di Inggris mencatat penurunan tertajam dalam 16-tahun, dengan tingkat pengangguran stabil pada 7,7% dalam periode 3 bulan hingga Agustus. Laporan Office for National Statistics memperlihatkan klaim tunjangan pengangguran turun sebesar 41.700 pada bulan lalu. “Setiap penguatan Sterling nampaknya cukup terbatas. Pasar benar-benar terpaku dengan apa yang terjadi di Washington,” kata David Simmonds, kepala strategi mata uang pada Royal Bank of Scotland Group Plc. di London. Sempat menyentuh level tertinggi 1-minggu, mata uang sterling terpaksa harus berbalik melemah tehadap mata uang greenback, atau USD. Hal ini, kembali lagi, menyusul tercapainya kesepakatan di antara para pemimpin senat Amerika untuk membuka kembali pemerintahan dan menaikkan plafon hutang negara.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Jelang Data GDP, Sterling di Bawah Level 1.7000

Sterling belum banyak bergerak pada perdagangan sesi Asia pagi ini, jelang dirilisnya data gross domestic product sore ini. Hingga perdagangan Kamis kemarin sterling telah melemah tujuh hari beruntun terhadap dollar,

Komoditas 0 Comments

Perlemahan Emas Masih Potensial, Amerika Didukung Negara – negara Arab

Perlemahan harga emas terpantau masih menurun pada perdagangan hari Jumat siang ini. Pada sesi perdagangan pasar hari Kamis (11/ 09/ 2014) kemarin, pasar emas kembali diperdagangkan melemah. Hal ini terjadi

Komoditas 0 Comments

Koreksi Pagi Nilai Apresiasi Aussie, Gerak Harga Minyak Merambat

Dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Rabu (16/ 09/ 2015) ini, gerak nilai apresiasi mata uang USD tampak tertekan dan terkoreksi. Hal tersebut terjadi, karena naiknya yield

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image