Shutdown Federal Berlaku, Sentimen Pasar Bereaksi

Shutdown Federal Berlaku, Sentimen Pasar Bereaksi

946646_497573186983383_229394670_nPasar emas menyelesaikan sesi perdagangan hari Selasa (1/ 10/ 2013) kemarin dengan penurunan harga yang terbilang tajam. Gerak harga terkoreksi turun sebanyak 40 USD/ troy ons. Keadaan ini terjadi, setelah kongres Amerika gagal mencapai kesepakan untuk menaikkan limit hutang negara dan shutdown otomatis pun akhirnya terjadi. Perdagangan elektronik di pasar Asia hari ini, harga emas mengalami peningkatan (Rabu, 02/ 10/ 2013). Harga emas rebound dari level terendah dalam delapan minggu belakangan yang dicapainya kemarin. Rebound harga emas ini terjadi setelah kondisi harga komoditas ini mencapai posisi jenuh jual.

Kemarin akhirnya pemerintah federal Amerika dengan terpaksa menutup kegiatannya untuk pertama kali dalam 17 tahun terakhir. Hal ini terjadi setelah pembicaraan kesepakatan mengenai anggaran tidak tercapai di kongres. Para petinggi di kongres gagal menyetujui konsep anggaran. Hingga kini tampaknya belum ada negosiasi lanjutan yang akan dilakukan mengingat baik partai Republik maupun Demokrat masing-masing bertahan pada keputusannya. Para pelaku pasar yang mengharapkan bahwa harga emas akan menguat didorong minat terhadap safe haven tampak kecewa karena hal tersebut tidak terjadi. Bahkan perlemahan apresiasi mata uang USD juga tidak mampu mendongkrak gerak harga emas. Disaat yang bersamaan, pasar juga khawatir mengenai hutang luar negeri yang diperkirakan akan bertambah mengingat semakin besarnya jumlah pengeluaran dalam negeri. Memasuki hari baru pasca shutdown Amerika, banyak lembaga pemerinah yang ditutup sejak kemarin setelah kegagalan pembicaraan kongres. Gambaran inflasi diatas 2% pada ekonomi Amerika terlihat akan semakin jauh dari harapan dan mungkin justru akan terjadi hal yang sebaliknya. Harga emas terdepresi di tengah bayangan deflasi atas gambaran semakin berkurangnya jumlah lapangan kerja dari sektor negeri. Setelah kondisi shutdown diberlakukan, maka bisa dipastikan tingkat pengagguran akan semakin bertambah, daya beli masyarakat akan berkurang seiring dengan berkurangnya pendapatan. Sirkulasi ekonimi melemah pada area defalsi. Dari keadaan tersebut, maka akan mendorong kembali dewan Federal Reserve Amerika untuk terus meneruskan program QE hingga ekonomi tidak lagi membutuhkan langkah pelonggaran moneter. Sebagai rememory, The Fed akan mnyudahi QE dan menaikkan suku bunga acuan berdasarkan beberapa hal. Beberapa hal tersebut antara lain adalah apabila tingkat pengagguran berada dbawah 6.5%, tingkat inflasi naik diatas level 2%, membaiknya sektor perumahan, serta membaiknya sektor lain diluar hal-hal yang disebutkan sebelumnya. Setelah kondisi shutdown terjadi, maka faktor-faktor tersebut telah jauh dari harapan. Harga emas berjangka kontrak Desember ditutup anjlok 40.90 USD atau 3.10%, berakhir pada level harga 1,286.10 USD/ ons di divisi Comex New York Mecrchatile Exchange. Minggu lalu, emas berjangka kontrak Desember mencatatkan keuntungan sebesar 11.60 USD atau 0.87%. Pada kuartal ketiga, harga emas berjangka mencatatkan keuntungan sebesar 103.3 USD atau 8.44%. Dalam pasar spot, harga emas ditutup turun ke level harga 40.50 USD atau 3.05%, berakhir pada level harga 1,287.60 USD/ ons. Harga sempat diperdagangkan hingga mencapai rentangan level harga 1,337.10 USD dan rendahnya di kisaran level harga 1,282.45 USD. Selama sepekan, harga emas spot mencatatkan keuntungan sebesar 9.10 USD atau sekitar 0.69%. Sesi perdagangan hari ini, pasar emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran level harga 1,296.50 USD - 1,267.00 USD.

Perdagangan logam perak pada Desember naik tipis 1 sen atau 0,1% menjadi 21,19 USD/ ons. Perak kehilangan 7,7% di bulan September dan naik 11,5% pada kuartal tersebut. Pada perdagangan platinum, harga mengalami rebound 3,80 USD atau 0,3% menjadi 1,389.10 USD/ ons. Untuk paladium di bulan Desember naik 90 sen atau 0,1% ke 719,80 USD/ ons dan untuk perdagangan komoditi logam tembaga tetap stabil di kisaran harga 3,27 USD/ pon.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Gerak Harga Emas Menggeliat, Zona Eropa Dipusingkan Yunani

Gerak harga emas berjangka dilaporkan bergerak naik ke level tertinggi dalam lebih dari seminggu terakhir. Penguatan gerak harga emas terjadi karena meningkatnya kekhawatiran dari para pelaku pasar atas negara Yunani

Berita 0 Comments

Mata Uang USD Masihkah Akan Terkoreksi Lagi?

Mata uang USD kembali melemah di perdagangan awal Senin, 15/ 07/ 2013). Perlemahan terjadi setelah sepanjang minggu lalu mengalami kemerosotan di tengah meredanya kekhawatiran terhadap pengurangan stimulus moneter Amerika Serikat.

Forex News 0 Comments

Meski Stabil, Angin Belum Berpihak ke Rupiah

Rupiah hari ini (Jumat 06/03) nyaris tidak bergeming dari posisi penutupannya kemarin terhadap US Dollar. Terbuka kemungkinan pelemahan susulan dalam beberapa hari ke depan seiring dengan menguatnya indikasi pengetatan moneter

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image