Sterling Berpeluang Catat Penguatan Mingguan

Sterling Berpeluang Catat Penguatan Mingguan

Meski melemah dalam dua hari beruntun, namun sterling kini berpeluang mencatat penguatan mingguan untuk pertama kalinya dalam tiga pekan terakhir terhadap dollar. Sterling pada perdagangan kemarin melemah setelah diterpa profit taking pasca rilis data GDP Inggris pengukuran kedua tidak menunjukkan perubahan dari pengukuran pertama, serta defisit fiskal yang lebih besar dari estimasi ekonom.

Penguatan sterling sebelumnya ditopang oleh kenaikan inflasi Inggris pada bulan April. Office for National Statistic merilis data inflasi inggris pada bulan April sebesar 1,8% pada bulan April dari tahun sebelumnya, lebih tinggi dari bulan Maret ketika naik 1,6%, dan di atas estimasi sebesar 1,7%. Sementara penjualan ritel di bulan April melonjak 1,3%, dari bulan sebelumnya, jauh di atas estimasi sebesar 0,4%. Data penjualan ritel di bulan Maret juga direvisi naik menjadi 0,5% dari sebelumnya 0,1%.

Minutes rapat terakhir Bank of England juga menunjukkan beberapa pejabat mulai lebih banyak membahas kenaikan suku bunga pertama sejak tahun 2007. Kurva SONIA (sterling overnight interbank average) menunjukkan investor masih menempatkan kemungkinan Bank of England akan menaikkan tingkat suku bunga dalam sembilan bulan kedepan.

GBPUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.6864 dengan level terendah harian 1.6852 dan tertinggi 1.6869.

About author

You might also like

CFD News 0 Comments

Greenback Tertekan Yen, Minyak Bergerak Menguat

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback telah kembali diperdagangkan melemah terhadap mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Gerak nilai apresiasi Greenback telah

Emas Sempat Koreksi Kemarin, Pasar Tunggu Data Hari Ini

Pada sesi pasar hari Selasa (23/ 09/ 2014) ini, harga emas diperdagangkan lebih rendah menjelang dirilisnya data PMI Manufaktur Tiongkok pada pagi tadi. Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas

Fundamental 0 Comments

Aussie Terjerembab Keras, Minyak Tunggu Kemungkinan Lain

Negara China, yang merupakan mitra dagang utama Negara Australia, kembali memberikan pukulan telak bagi nilai apresiasi mata uang negeri Kangguru itu. Dilaporkan bahwa mata uang dollar Australia, atau lazim disebut

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image