Sterling Didera Tekanan, Suku Bunga Amerika Berperan

66190_659233600865427_4414594465686129502_nDilaporkan bahwa sejak awal pekan ini, gerak nilai apresiasi mata uang GBP/ USD tampak terus mengalami tekanan. Gerak nilai apresiasi mata uang GBP/ USD kemungkinan akan membukukan penurunan dalam kurun waktu empat hari beruntun.

Hal tersebut terjadi, karena adanya ekspektasi kenaikan suku bunga di Amerika adalah yang merupakan menjadi faktor utama yang membawa GBP/ USD bergerak turun, selain faktor politik dari dalam negeri Inggris. Para pelaku pasar melihat probabilitas kenaikan suku bunga di Amerika adalah sebesar 90% berdasarkan perangkat FedWatch milik CME Group.

Telah dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang Poundsterling kembali diterpa isu politik, di saat masalah Brexit belum tuntas. Hal tersebut tentunya telah membuat gerak nilai apresiasi mata uang GBP/ USD merosot.

Sejak pertengahan 2014, isu politik terus memberikan tekanan bagi gerak nilai apresiasi mata uang Poundsterling. Terpaan isu politik yang terus menekan gerak nilai apresiasi mata uang GBP/ USD, dimana sebelumnya gerak nilai apresiasi mata uang Poundsterling telah mampu mencapai level tertinggi dalam kurun waktu enam tahun terhadap Greenback ketika itu.

Dilaporkan bahwa Skotlandia dikabarkan akan kembali mengadakan referendum untuk menentukan keanggotaannya di Inggris Raya. Skotlandia pernah mengadakan referendum yang sama pada bulan September 2014, dan hasilnya 55,3% warga negara tersebut memutuskan tetap bersama Inggris Raya, meski hasil polling sebelumnya menunjukkan jumlah responden yang ingin bertahan dibandingkan dengan yang ingin keluar dari Inggris Raya bersaing ketat.

Semenjak adanya referendum Skotlandia 2014, gerak nilai apresiasi mata uang Poundsterling tidak pernah lagi pulih ke level pra-referendum dikisaran 1.6500. Bahkan gerak nilai apresiasi mata uang GBP/ USD turun hingga ke level terendah tiga dekade setelah keputusan Brexit pada tahun lalu.

Tingginya probabilitas kenaikan suku bunga di Amerika tersebut terjadi, karena dipicu oleh hasil rilis data tenaga kerja Amerika yang dirilis ADP pada hari Rabu lalu. Hasil rilis data klaim tunjangan pengangguran Amerika yang dirilis malam ini menunjukkan kenaikan namun masih dikategorikan bagus.

Hasil rilis data - data ekonomi Amerika tersebut dapat menjadi gambaran akan hasil rilis data tenaga kerja Amerika versi pemerintah yang akan dirilis pada hari Jumat ini. Telah dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang GBP/ USD telah sempat berada di kisaran level 1.2147.

Telah dilaporkan bahwa gerak nilai harga di bursa saham Wall Street berakhir lebih tinggi pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Kamis, setelah terombang-ambing antara keuntungan dan kerugian. Hal tersebut terjadi, karena respon dari para pelaku pasar atas adanya keputusan dari pihak berwenang dari European Central Bank (ECB).

Dilaporkan bahwa keputusan dari pihak berwenang dari pihak berwenang ECB adalah tetap mempertahankan suku bunga utamanya. Mario Draghi, Presiden ECB, telah mengatakan pada konferensi pers bahwa, ECB terus memperkirakan suku bunga utama tetap pada tingkat saat ini atau lebih rendah untuk jangka waktu.

Mario Draghi menegaskan kembali bahwa ECB tetap mengikuti ketentuan yang diputuskan oleh Rapat Dewan Gubernur pada Desember lalu. Ketentuan yang diputuskan oleh Rapat Dewan Gubernur tersebut yaitu, melanjutkan program pembelian aset (QE) pada kecepatan bulanan saat ini 80 miliar Euro, atau setara dengan $84,7 miliar US sampai akhir bulan ini dan 60 miliar Euro mulai April dan seterusnya, hingga akhir Desember 2017 atau lebih jauh jika perlu.

Dilaporkan bahwa suku bunga dasar Eurozone, yaitu suku bunga pada operasi pembiayaan kembali (refinancing) utama, akan tetap di 0,00 %. Suku bunga pinjaman marjinal dan suku bunga deposito tetap 0,25 % dan minus 0,40 %.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham Dow Jones Industrial Average telah bergerak menguat naik tipis 2,46 poin atau sekitar 0,01 % menjadi ditutup pada 20.858,19 poin. Gerak nilai harga indeks saham S&P 500 dilaporkan telah bertambah 1,89 poin atau sekitar 0,08 % menjadi berakhir di 2.364,87 poin, dan gerak nilai harga indeks saham Nasdaq telah bergerak menguat 1,26 poin atau sekitar 0,02 % menjadi 5.838,81 poin.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah bergerak berbalik melemah di sesi perdagangan pasar Eropa. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah menyentuh level rendah $49.19 dalam merespon data kenaikan cadangan minyak mentah lainny dari Amerika.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah sudah turun lebih dari 5% di sesi perdagangan pasar sebelumnya. Hal tersebut terjadi, setelah pihak berwenang dari Energy Information Administration (EIA) melaporkan bahwa pasokan minyak mentah Amerika naik 8.2 juta barel pada pekan lalu untuk membuat cadangan di level tertinggi di 528.4 juta barel.

Angka tersebut adalah kenaikan dalam sembilan pekan beruntun di dalam cadangan minyak mentah Amerika, telah memberikan kecemasan terhadap melimpahnya cadangan minyak global. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah diasumsikan memiliki level support terdekat berada di level $48.80 dan level resisten di $49.50.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Minyak Tergencet Stock OPEC, Aussie Berangsur Tekan Greenback

Pergerakan nilai apresiasi mata unag Australia, yang lazim disebut dengan Aussie, pada sesi perdagangan pasar Asia hari Selasa (13/ 10/ 2015) ini, tampak masih melanjutkan gerak dominasinya atas Greenback, atau

Fundamental 0 Comments

Kondisi Global Dukung Geliat Emas

Gerak harga emas kembali diperdagangkan menguat diawal sesi perdagangan hari Selasa (21/ 10/ 2014) ini, setelah kekhawatiran seputar ekonomi zona eropa kembali meningkat. Meskipun demikian keuntungan yang tercatatkan dalam perdagangan

Berita 0 Comments

BOK Rilis Kebijakan Defensif, Kondisi China Masih Jadi Perhatian Global

Gerak nilai apresiasi mata uang Australia dan Selandia Baru/ New Zealand, yang lazim disebut dengan istilah Aussie dan Kiwi, dilaporkan bergerak menguat terhadap Greenback. Gerak penguatan nilai apresiasi ke dua

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image