Sterling Melemah Jelang Data Inflasi

Sterling Melemah Jelang Data Inflasi

poundsterling-gbp2Sterling diperdagangkan melemah terhadap dollar pada perdagangan sesi Asia pagi ini jelang dirilisnya data inflasi Inggris hari ini. Sterling sebelumnya berhasil mencapai level tertinggi dalam lima tahun terakhir ditopang oleh pernyataan Gubernur Bank of England yang mengatakan tingkat suku bunga kemungkinan akan naik lebih cepat dari perkiraan pasar sebelumnya.

Selain itu Deputi Gubernur Bank of England, Charlie Bean, mengatakan kenaikan tingkat suku bunga pertama dari rekor terendah saat ini merupakan indikasi bahwa ekonomi Inggris mulai kembali normal. Data ekonomi Inggris menunjukkan produk domestic bruto pada kuartal I lalu bereskpansi 0,8%, dan berada pada jalur pertumbuhan tertinggi di antara negara G7. Tingkat pengangguran Inggris dalam tiga bulan yang berakhir April sebesar 6,6% turun dari bulan sebelumnya sebesar 6,8%, dan menjadi yang terendah sejak bulan Januari 2009. Sementara divisi Halifax Lloyds Banking Group Plc. mengatakan rata-rata harga rumah di Inggris naik 3,9% di bulan Mei menjadi £184.464, dan menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir.

Office for National Statistic hari ini akan merilis data inflasi year on year Inggris bulan Mei yang diperkirakan sebesar 1,7% lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 1,8%. Menurunnya inflasi memberikan ruang bagi BOE untuk mempertahankan tingkat suku bunga, namun jika inflasi dirilis lebih tinggi dari estimasi tekanan bagi BOE akan meningkat, dan sterling berpotensi menguat lebih lanjut.

GBPUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.6966 atau melemah 0,11%, dengan level tertinggi harian 1.6982 dan terendah 1.6957.

About author

You might also like

Zona Eropa dan Global Imbas USD

Pada sesi hari Jumat siang apresiasi mata uang USD bergerak melemah terhadap sebagaian besar major currencies. Perlemahan apresiasi ini terjadi ditengah kakhawatiran para pelaku asar terhadap program kebijakan The Fed

Draghi Batasi Kebijakan Suku Bunga Negatif, Pasar Asia Terimbas Dampak

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang Uni Eropa, yaitu mata uang Euro, tetap mempertahankan gerak penguatannya di sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat ini. Dilaporkan bahwa gerak nilai

Berita 0 Comments

Zona Eropa Tertekan Kondisi Rating Kredit Prancis, Asumsi Pasar Menjadi Kian Negatif

Mata uang USD mempertahankan penguatan selama 2 minggu terhadap mata uang negara Jepang, yen. Kondisi ini terjadi menjelang pidato petinggi Federal Reserve besok di tengah sinyal bahwa perekonomian negara Amerika

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image