Sterling Menggeliat Kuat Usai Sesi Amerika, Referendum Inggris Imbas Kuat Pasar Global

brexitDilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang GBP/ USD telah bergerak menguat di awal sesi perdagangan pasar di hari Kamis (23/ 06/ 2016). Gerak nilai apresiasi mata uang Sterling dilaporkan telah bergerak menguat sekitar 137 pips hingga mampu sampai ke kisaran level 1.4843.

Penguatan dari gerak nilai apresiasi mata uang Poundsterling terhadap Greenback terjadi, sebelum referendum keanggotaan Uni Eropa dimulai siang nanti. Hasil dua jajak pendapat yang dipublikasikan setelah penutupan sesi perdagangan pasar Amerika membuka peluang lebih tinggi akan kelanjutan keanggotaan Inggris dalam Uni Eropa atau “Bremain.”

Jajak pendapat lewat telepon yang dilakukan lembaga survei ComRes menunjukkan grup “bertahan” (Bremain) mencapai 48%, lebih unggul dari grup “keluar” (Brexit) sebesar 42%. Pada saat bersamaan, YouGov juga mengumumkan kesimpulan yang sama dengan hasil dukungan untuk “bertahan” sebesar 51% sementara “keluar” sebesar 49%.

Penguatan gerak nilai apresiasi mata uang Poundsterling mendukung perdagangan mayoritas mata uang utama seperti mata uang Euro dan mata uang Aussie untuk ikut bergerak menguat terhadap mata uang USD. Penurunan peluang guncangan pasar akibat Brexit menjadikan mata uang safe haven seperti mata uang Yen dan mata uang Franc terkoreksi melemah terhadap Greenback.

Inggris dijadwalkan memulai referendum hari ini sekitar pukul 13:00 WIB dan berakhir sekitar pukul 4:00 WIB hari Jumat 24 Juni. Penghitungan suara langsung dilakukan dan hasil untuk beberapa area awal diharapkan telah diumumkan mulai pukul 7:30 WIB hari Jumat 24 Juni. Hasil akhir berikut pengumuman resmi diekspektasikan tersedia pukul 13:00 WIB.

Gerak nilai harga di bursa saham Asia dilaporkan telah bergerak variatif di awal sesi perdagangan pasar Asia di hari Kamis (23/ 06/ 2016). Keadaan tersebut terjadi, setelah gerak nilai ahrga di bursa Wall Street berakhir melemah pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Rabu, karena perhatian para pelaku pasar global mulai kepada Inggris, menjelang dimulainya referendum Inggris.

Dilaporkan bahwa, gerak nilai harga indeks saham spot Nikkei telah bergerak menguat. Gerak nilai harga indeks saham spot Nikkei menguat sekitar 0,31% sehingga menjadi 16155,34.

Gerak nilai harga indeks saham Hang Seng, Hong Kong, dilaporkan bergerak flat. Gerak nilai harga indeks saham Hang Seng berkutat di kisaran level harga 20790,54.

Dilaporkan juga bahwa, gerak nilai harga indeks saham Shanghai Composite China tengah bergerak melemah. Gerak nilai harga indeks saham Shanghai Composite China terkoreksi melemah sekitar 0,30% sehingga menjadi 2896,74.

Dilaporkan juga bahwa gerak nilai harga di indeks saham Korea Selatan, tengah terkoreksi turun seperti halnya dengan gerak nilai harga di indeks saham China. Gerak nilai harga di indeks saham Kospi (KS200) telah terkoreksi melemah dan bergerak turun sekitar 0,26% sehingga menjadi 246,10.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah bergerak berbalik turun pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Hal tersebut terjadi, setelah pemerintah Amerika merilis laporan.

Pemerintah Amerika telah melaporkan bahwa, penurunan jumlah suplai minyak mentah yang jauh lebih rendah dari ekspektasi dan laporan institusi swasta. Para pelaku pasar juga bersiap menghadapi volaitlitas pasar seiring fluktuasi Greenback dalam ketidakpastian kelanjutan keanggotaan Inggris dalam Uni Eropa.

Berdasarkan data dari pihak Energy Information Administration (EIA) pada rilis pekan lalu, jumlah suplai minyak mentah Amerika telah berkurang 917.000 barel. Angka tersebut lebih rendah dari ekspektasi penyusutan 1,7 juta barel dan hanya sepertiga dari penurunan 5,2 juta barel berdasarkan data dari pihak American Petroleum Institute (API).

Padahal tingkat permintaan bensin pada pekan lalu memecahkan rekor tertinggi, ungkap EIA. Dilaporkan bahwa tingkat permintaan bensin mencapai rata-rata 9,815 juta barel/ hari, karena seiring dengan persiapan menghadapi “musim berkendara” di Amerika.

Permintaan bensin di Amerika untuk tahun ini telah meningkat 4,1% dibandingkan setahun yang lalu. Peningkatan permintaan seharusnya menjadi sentimen positif bagi gerak nilai harga komoditas minyak mentah karena dapat berefek mengurangi surplus suplai yang menjadi sumber pelemahan pasar.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah ditutup di level harga $49.00 US/ barel pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Rabu (22/ 06/ 2016). Gerak nilai harga komoditas minyak mentah telah bergerak turun sebesar $1.20 dari level harga penutupan di sesi perdagangan pasar sebelumnya.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah berpotensi untuk bergerak melemah untuk jangka pendek. Level harga support terdekat dari gerak nilai harga komoditas minyak mentah berada di kisaran level harga $48.10, dan level harga resisten terdekat dari gerak nilai harga komoditas minyak mentah berada di kisaran level harga $49.80.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Yen Potensial Ke Rendahnya Sesi: Pernyataan Kuroda

Yen mencoba untuk menguji rendahnya sesi di 93.33, turun dari tingginya sesi di angka 93.73. Kandidat NoJ, Kuroda, masih berbicara dengan parlemen Jepang menjelang pemilihan pada 11 Maret, yang mengatakan

Forex News 0 Comments

Wall Street Terkapar Pada Akhir Sesi Perdagangan Pasar Minggu Lalu, Pasar Global Terimbas Minyak

Loonie, sebutan lazim bagi mata uang Dollar Kanada, dilaporkan telah bergerak melemah, anjlok ke kisaran C$1.40 US gerak nilai apresiasinya terhadap mata uang USD. Kondisi tersebut terjadi untuk pertama kalinya

Berita 0 Comments

Menjelang Data Konstruksi Inggris Pound Bergerak naik

Sterling mencapai level tertinggi dalam 10-pekan terhadap serangkaian mata uang utama sebelum para pembuat kebijakan Bank of England mengadakan pertemuan pada pekan ini. Markit Economics dan Chartered Institute of Purchasing

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image