Sterling Menguat Atas Greenback, Minyak dan Bursa Saham Asia Menggeliat

0a0a_0a0_0001_12651_0a0aaa01_00100504_02665411_nGerak nilai apresiasi mata uang Inggris, yaitu mata uang Pounsterling, dilaporkan telah bergerak menguat tajam pada sesi perdagangan pasar di hari Senin ini. Hasil jajak pendapat terbaru yang mengindikasikan keunggulan kelompok pro bertahan di Uni Eropa memberi sentimen positif.

Dilpaorkan bahwa pada pekan lalu, suara yang menyerukan Inggris agar keluar dari Uni Eropa sangat kuat sehingga gerak nilai apresiasi mata uang Pounsterling bergerak melemah menurun tajam dan pasar aset berisiko terkoreksi tajam. Meski demikian, namun hal itu tidak berlanjut pada awal pekan ini karena situasi berbalik arah dengan keunggulan suara pro Bertahan di Uni Eropa, melambungkan gerak nilai apresiasi mata uang nilai Poundsterling.

Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi Sterling mengalami kenaikan hingga 1,4% ke kisaran level $1,4559. Kondisi tersebut, telah menempatkan Poundsterling sebagai mata uang global yang menguat paling banyak terhadap Greenback. Penguatan gerak nilai apresiasi mata uang GBP/ USD tersebut, adalah yang terbesar sejak 17 Maret lalu.

Kenaikan ini merupakan lanjutan penguatan 1,1% pada hari Jumat lalu. Hal tersebut terjadi, di mana pada akhir pekan lalu kampanye dari dua kubu dihentikan sementara karena kasus terbunuhnya anggota parlemen Jo Cox.

Telah dilaporkan bahwa, konstruksi rumah baru di Amerika tidak banyak berubah selama bulan Mei, indikasi bahwa industri real-estate rumah tinggal hanya berkontribusi sedikit terhadap pertumbuhan ekonomi selama kwartal kedua. Dilaporkan bahwa, rilis data Housing starts di bulan Mei merosot -0.3% ke laju 1.16 juta unit dibanding bulan sebelumnya di 1.17 juta unit, dilaporkan Departemen Perdagangan dari Washington.

Progress real estate rumah tinggal kemungkinan terhenti bersamaan dengan bagian ekonomi lainnya akibat para pembangun rumah lebih bersikap menunggu akselerasi momentum sebelum membangun proyek perumahan baru. Biaya pinjaman juga masih menarik, sehingga seharusnya masih membantu daya tarik pembeli rumah, meski demikian masih dibutuhkan laju pertumbuhan upah yang lebih kuat agar pembeli rumah pertama dapat memasuki pasar ketika harga jatuh.

Sedangkan Building permits menanjak 0.7% di bulan Mei ke 1.14 juta unit laju tahunan. Pada basis year-on-year total rumah baru di Amerika naik 9.5% di bulan Mei dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Gerak nilai harga di bursa saham Asia dilaporkan telah dibuka di jalur positif pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Senin. Hal tersebut terjadi, di tengah berkurangnya kekhawatiran para pelaku pasar atas keluarnya Inggris dari Uni Eropa, setelah hasil jajak pendapat di akhir pekan lalu menunjukkan keunggulan suara kelompok pro Uni Eropa.

Gerak nilai harga indeks saham Australia, indeks saham ASX 200, dilaporkan telah bergerak menguat sekitar 1,34% di awal sesi perdagangan pasar. Penguatan gerak nilai harga indeks saham Australia ASX 200, dipimpin oleh gerak nilai harga saham perusahaan di sektor keuangan.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga saham perusahaan di sektor keuangan dalam blue chips indeks saham ASX 200, telah naik 1,64%, karena sektor ini menguasai hampir setengah kapitalisasi bursa. Dilaporkan juga bahwa, gerak nilai harga saham perusahaan di sektor energi dan material juga mengalami kemajuan sebesar 3,61% dan 1,72%.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga di bursa saham Jepang, terjadi juga gerak penguatan nilai harga. Dilaporkan bahwa gerak nilai harga di indeks saham Nikkei 225 telah bergerak naik sekitar 2,62%. Hal tersebut terjadi, seiring melemahnya gerak nilai apresiasi mata uang Yen yang berhasil mengurangi tekanan.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga di indeks saham Korea Selatan, yaitu indeks saham Kospi juga tengah bergerak menguat. Dilaporkan bahwa gerak nilai harga di indeks saham Kospi telah bergerak menguat sekitar 1,16%.

Chris Weston, chief market strategist di spreadbettor IG, menyatakan minat beli pada aset berisiko meningkat setelah hasil jajak pendapat Brexit berbalik arah dengan kelompok pro Bertahan memimpin perolehan suara. “Volume di pasar saham akan menjadi kunci pada perdagangan hari ini, apakah pembelian berdasarkan fundamental atau hanya teknikal saja,” papar Weston.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah Amerika dilaporkan bergerak naik pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat minggu lalu. Kondisi tersebut adalah merupakan untuk pertama kalinya dalam kurun waktu sepekan, karena melemahnya gerak nilai apresiasi Greenback dan para pelaku pasar yang berhati-hati melakukan tindakan beli beberapa aset beresiko.

Hal tersebut teradi, ditengah keadaan dimana para pelaku pasar masih dihantui ketidakpastian terhadap kemungkinan Inggris keluar dari Uni Eropa. Meski demikian, namun gerak nilai harga komoditas minyak mentah masih membukukan kerugian mingguan setelah penurunan harian mulai hari Senin sampai dengan hari Kamis.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) dilaporkan berakhir dengan 3.8% lebih tinggi, atau naik sekitar $1.77 US, di kisaran harga $47.98 US/ barel. Kontrak turun sebesar 3.8% pada sesi sebelumnya. Untuk pekan ini, WTI berakhir 2% lebih rendah.

Perusahaan layanan minyak Baker Hughes melaporkan bahwa, jumlah rig aktif pada tingkat mingguan naik sebanyak 9 dengan total menjadi 337. Pada saat ini di tahun lalu, jumlah pengeboran aktif sebanyak 631 rig di kilang minyak Amerika.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Kiwi Tekan Balik Greenback, Minyak Terkoreksi Melemah

Gerak nilai apresiasi mata uang NZD/ USD dilaporkan telah bergerak menguat dan menyentuh level tinggi harian 0.7249 atau naik lebih dari 30 poin dibandingkan level penutupan sebelumnya. Hal tersebut terjadi,

Berita 0 Comments

Yen Berada Di Jalur Penguatan Mingguan Sebelum BOJ

Yen berada di jalur penguatan mingguan terhadap sebagian besar dari 16 mata uang utama sebelum berakhirnya pertemuan Bank of Japan yang ekonom perkirakan tidak ada perubahan kebijakan, ekspektasi tersebut mendukung

Forex News 0 Comments

Yen Menguat Terkait Aksi Profit-Taking Terhadap USD

Yen terus bergerak menguat terhadap dollar AS dan Euro di awal sesi perdagangan hari Rabu ini walau ekspektasi adanya pelonggaran kebijakan lanjutan dari Bank of Japan masih bertahan, saat para

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image