Sterling Unggul Atas USD Semalam, Harga Minyak Merosot, Gerak Harga Emas Flat

10629821_712130022194364_1781650397271338874_nDilaporkan bahwa gerak harga emas terpantau naik tipis pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat (22/ 05/ 2015) ini. Penguatan gerak harga emas secara sempit terjadi, adalah karena ditopang oleh adanya sentimen kebijakan moneter secara global. Pada sesi perdagangan pasar Amerika, dilaporkan bahwa gerak harga emas diperdagangkan secara flat.Hal ini terjadi karena para pelaku pasar mengambil langkah sangat berhati-hati dan cenderung wait and see, meski telah banyak data yang dirilis sepanjang sesi perdangan pasar Amerika semalam.

Gerak harga emas hanya mampu untuk bergerak tipis dan bahkan cenderung melemah walapun data ekonomi Amerika yang telah dirilis menunjukkan hasil yang tidak terlalu bagus. Para pelaku pasar sepertinya menimbang hasil data dan press conference dua member The Fed pada pertengahan sesi perdagangan. Gerak harga emas terpantau mengalami penurunan dengan diperdagangkan lebih rendah setelah dirilisnya serangkaian laporan ekonomi Amerika dan hasil pertemuan kebijakan The Fed, sedangkan untuk perak berjangka masih bertahan bergerak di wilayah positif. Hasil laporan yang dirilis semalam, laporan oleh Markit yang menyatakan bahwa PMI Manufaktur Amerika telah mengalami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 53.8 di bulan Mei dari 54.1 di bulan April. Juga telah disampaikan mengenai laporan resmi yang dirilis oleh National Association of Realtors yang menyatakan bahwa penjualan rumah bekas di wilayah Amerika tengah alami penurunan sebesar 3.3%, yang disesuaikan secara musiman menjadi 5.04 juta di bulan Mei dari sebelumnya di angka 5.19 juta di bulan Maret. Disampaikan juga mengenai laporan resmi yang dirilis oleh Federal Reserve wilayah Philadelphia, dimana telah menyatakan bahwa index manufaktur telah mengalami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 6.7 di bulan Mei dari laporan sebelumnya yaitu 7.5 di bulan April. Juga telah dilaporkan bahwa klaim pengangguran di Amerika naik 10.000 ke level 274,000. Namun, rata-rata empat minggu terpantau turun sebesar 5.500 bergerak lebih rendah. Sebagai perbandingan, rata-rata empat minggu memuncak di atas 285,000 pada pertengahan April. Klaim awal turun 12.000 ke level 2. 21 juta untuk pekan yang berakhir 9 April lalu, mendekati rendah 15 tahun.

Pada sesi perdagangan pasar hari Kamis (21/ 05/ 2015) kemarin, dilaporkan bahwa gerak harga emas spot telah menyelesaikan sesi perdagangannya dengan mencatatkan angka kerugian sebesar $3.00 US atau 0.25% dengan berakhir pada level harga $1,206.300 US/ troy ons. Gerak harga emas spot sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,212.680 US dan serendah $1,201.455 US. Dalam pergerakan harga kurun waktu sepekan lalu, gerak harga emas telah mencatatkan angka keuntungan sebesar $35.80 US atau 3.02%. Gerak harga emas berjangka kontrak Juni di Divisi Comex New York Mercantile Exchange dilaporkan telah menyelesaikan sesi perdagangan sesi perdagangan pasar hari Kamis (21/ 05/ 2015) kemarin, dengan mencatatkan angka keuntungan sebesar $4.60 US atau 0.40% berakhir pada level $1,204.10 US/ ons. Dalam pergerakan harga di kurun waktu sepekan lalu, gerak harga emas berjangka telah mencatatkan angka keuntungan sebesar $36.40 US atau 3.06%. Telah dilaporkan juga bahwa pada hari Jumat (22/ 05/ 2015) ini, dengan mengacu pada situs resmi logam mulia bahwa, harga emas yang dijual PT. Aneka Tambang, Tbk (Antam) menjadi Rp 555 ribu/ gram. Untuk harga buyback logam mulia milik Antam menjadi Rp 498 ribu/ gram. Berikut ini adalah merupakan daftar harga emas yang dijual oleh Antam pada hari Jumat (22/ 05/ 2015) ini, yaitu untuk emas pecahan 500 gram - Rp 257.800.000, pecahan 250 gram - Rp 129.000.000, pecahan 100 gram - Rp 51.650.000, pecahan 50 gram - Rp 25.850.0000, pecahan 25 gram - Rp 12.950.000, pecahan 10 gram - Rp 5.210.000, pecahan 5 gram - Rp 2.630.000, dan untuk pecahan 1 gram - Rp 555.000. Mengenai gerak harga perak, dilaporkan bahwa gerak harga perak berjangka pengiriman Juli telah diperdagangkan lebih tinggi dengan mencatat kenaikan sebesar 0.20% di level $17.148 US/ troy ons. Gerak harga perak sejak pagi terlihat telah bergerak menyentuh level $17.015 US untuk sesi terendah harian dan level $17.248 US untuk sesi tertinggi harian.

Menyinggung komoditas minyak, dilaporkan bahwa gerak harga minyak jatuh pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat (22/ 05/ 2015) ini. Hal ini terjadi karena banyak kalangan para pelaku pasar yang melihat dari hasil rilis data mingguan ekonomi Amerika pada aktivitas pengeboran emas hitam tersebut. Di New York Mercantile Exchange, minyak WTI untuk pengiriman Juli turun 0,11% ke level $60.66 US/ barel. Para pelaku pasar menunggu data mingguan dari layanan perusahaan minyak Baker Hughes untuk indikasi lebih lanjut pada pasokan tingkat nasional. Pekan lalu, jumlah rig pengeboran minyak di Amerika jatuh dengan delapan untuk 660, menandai 23 penurunan mingguan secara berturut-turut. Gerak harga minyak mentah berjangka semalam dilaporkan bergerak melonjak memperbesar keuntungan dari satu sesi sebelumnya, di tengah-tengah kekhawatiran pasokan dan konflik di Timur Tengah. Di Intercontinental Exchange (ICE), minyak Brent untuk pengiriman Juli naik $1.54 atau 2,37% menjadi $66.57 US/ barel. Dalam perkembangan yang positif bagi perusahaan energi, stok minyak mentah telah menurun selama tiga minggu berturut-turut di tengah permintaan peningkatan kilang. Para pelaku pasar tentunya tidak akan menutup mata pada output minyak di Alaska setelah minggu lalu menarik dari 112.000 barel/ hari. Hal tersebut sempat mengejutkan para pelaku pasar, karena yang diharapkan penurunan produksi menjadi terkonsentrasi di shale fields Amerika. Kondisi ketegangan meningkat di kawasan Timur Tengah setelah ISIS merebut kota bersejarah Suriah, Palmyra. Mengikuti kemajuan, pejuang ISIS dilaporkan dikontrol sekitar 40% wilayah Suriah, termasuk semua ladang minyak.

Dari China dilaporkan, gerak nilai Indeks Hang Seng Hong Kong rebound pada perdagangan hari ini, dipimpin oleh penguatan indeks Shanghai China, membuat saham-saham perusahaan China daratan yang diperdagangkan di bursa Hong Kong turut menguat. Indeks Shanghai melanjutkan penguatan hari ini setelah pada Kamis kemarin meyentuh level tertinggi sejak tahun 2008. Indeks Shanghai sendiri kini menuju penguatan dalam empat hari beruntun. Sektor finansial menjadi terbaik di kedua pasar untuk saat ini. Perusahaan pialang Guotai Junan International Holdings Ltd. melesat 9% di Hong Kong, dan Huatai Securities Co. naik 6,6% di Shanghai. Saham New China Life Insurance Co.menguat 2,8% di Hong Kong dan 4,2% di Shanghai. Spot Shanghai Composite menguat 1,17% menjadi 4582.31, dan spot Hang Seng naik 1,27% menjadi 27873,00. Dilaporkan Hang Seng Futures telah diperdagangkan dikisaran 27882, dengan level terendah harian 27624 dan tertinggi 27921.

Nilai apresiasi mata uang USD terhadap major currencies melonjak pada sesi perdagangan hari Selasa lalu. Penguatan nilai apresiasi mata uang USD tersebut terjadi setelah pejabat ECB mengeluarkan pernyataan yang cukup mengejutkan bagi pelaku pasar. Dalam pernyataannya, pejabat European Central Bank mengungkapkan bahwa langkah stimulus moneter yang telah dilakukan dalam beberapa waktu terakhir ternyata belum bisa mendongkrak angka inflasi. Dengan kata lain, pertumbuhan perekonomian di wilayah zona Eropa belum akan pulih dalam waktu dekat. Sesaat setelah pernyataan tersebut keluar, nilai tukar mata uang Euro langsung melemah dan membuat nilai apresiasi mata uang USD perkasa. Penguatan mata uang USD tersebut membuat keuntungan yang diperoleh pelaku pasar yang bertransaksi menggunakan mata uang lainnya menjadi turun. The Wall Street Journal melaporkan Indeks USD naik 1 % menjadi 85,56. Selain itu, data-data yang dikeluarkan oleh pemerintah Amerika Serikat menunjukkan bahwa telah terjadi pemulihan perekonomian yang cukup baik. Beberapa pelaku pasar melihat bahwa membaiknya data tersebut akan mendorong terjadinya aksi jual sehingga menekan harga emas. “Keadaan seperti ini bisa diibaratkan lebih dari lubang yang menganga di tengah jalan,” demikian jelas George Gero, Senior Vice President RBC Capital Markets Global Futures. Gerak harga emas bisa mendaki jika pasar yakin bahwa pertumbuhan perekonomian di Amerika masih belum membaik sehingga membuat The Fed kembali menunda kenaikan suku bunga acuan. Selain itu, stimulus yang diberikan oleh ECB akan meningkatkan inflasi sehingga memberikan alasan bagi para pelaku pasar untuk memborong komoditas emas. Para pelaku pasar menggunakan logam mulai sebagai sarana lindung nilai terhadap kenaikan harga.

Nilai apresiasi mata uang Inggris, Poundsterling yang mencapai level tertinggi enam bulan terhadap mata uang USD. Mata uang Sterling pada pergerakan nilai apresiasi sempat merosot tajam di awal pekan, sterling bangkit melesat naik pada ssi perdagangan pasar hari Kamis kemarin. Pergerakan tersebut tidak lepas dari data ekonomi Inggris yang dirilis variatif, data menunjukkan Inggris mengalami deflasi pada bulan lalu, sementara penjualan ritel melonjak tajam. Office for National Statistic (ONS) pada hari Selasa melaporkan indeks harga kosumen (year-on-year) sebesar -0,1% atau terjadi deflasi, yang membuat sterling merosot tajam. Kemudian pada hari Kamis ONS melaporkan penjualan ritel melesat 1,2% di bulan April, yang membuat sterling berbalik naik tajam. Sebaliknya dari Amerika melaporkan hal yang berlawanan, pada hari Selasa lalu dirilis laporan kenaikan jumlah izin membangun, dan pengerjaan awal rumah baru yang naik lebih tinggi dari estimasi. Namun pada hari Kamis kemarin data yang dirilis menunjukkan penurunan aktivitas manufaktur, naikknya klaim pengangguran serta turunnya penjualan rumah second. Hari ini pergerakan pasangan mata uang tersebut akan dipengaruhi data inflasi Amerika serta pernyataan Chairwomen Federal Reserve, Janet Yellen, yang dijadwalkan berbicara di Rhode Island. Apresiasi mata uang GBP/ USD sempat diperdagangkan di kisaran 1.5664, dengan level terendah harian 1.5655, dan tertinggi 1.5679.

Gerak harga emas semalam diperdagangkan pada kisaran sempit menyimak hasil data klaim pengangguran Amerika yang memberikan hasil buruk. Hasil rilis data yang seharunya mendukung gerak harga emas, namun yang terjadi justru harga bergerak lebih rendah mencapai level terendah hariannya pada kisaran $1,203 US. Gerak harga emas berjangka sempat diperdagangan di wilayah positif ketika munculnya spekulasi kenaikan suku bunga oleh The Fed akan ditunda. Pejabat resmi Federal Reserve mengatakan bahwa kenaikan suku bunga di wilayah Amerika nampaknya tidak akan terjadi pada bulan Juni melainkan pengetatan kebijakan tersebut dapat dilakukan pada akhir tahun 2015 ini. Berdasarkan hasil pertemuan yang dilakukan pada bulan April lalu, The Fed juga mengkonfirmasikan bahwa pertumbuhan akan kembali mengalami pemulihan setelah alami penurunan di kuartal pertama tahun ini.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Euro Bergerak Terbatas, Berpotensi Turun oleh Kebijakan Moneter Longgar ECB

Mata uang euro terpantau bergerak cenderung sideways pada perdagangan hari ini (9/6). Euro masih belum memperoleh arahan pergerakan yang jelas Pekan lalu ECB telah mengeluarkan keputusan untuk menurunkan suku bunga

CFD News 0 Comments

Pihak Korea Pertimbangkan Adakan BitLicense, Suku Bunga Amerika Diperkirakan Ada Kenaikan Di Tahun Ini

Dilaporkan bahwa gerak nilai Bitcoin naik 9,7 persen dan akan diperdagangkan diatas level psikologi $9,000, mencapai level tinggi 10 hari ditengah peningkatan sentimen pasar terkait peraturan pemerintah. Kriptokurensi naik menjadi

Fundamental 0 Comments

Hang Seng 33 Positif Respons Wall Street’ Stocks Movement, Greenback Terkoreksi Major Usai FOMC

Telah dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang Inggris, yaitu mata uang Pounsterling, bergerak menguat. Gerak nilai apresiasi mata uang Sterling bergerak positif, melonjak signifikan terhadap Greenback ke level terkuatnya

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image