Suplai Minyak Cemaskan Pasar, Sterling Masih Cenderung Menurun

16249_506996652707703_964692965_nGerak nilai apresiasi mata uang Inggris, yaitu mata uang Poundsterling, dilaporkan telah diperdagangkan secara flat pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu, sehari setelah menyentuh level terendah sebulan. Hal tersebut terjadi, seiring pelemahan gerak nilai apresiasi Greenback mengimbangi kekhawatiran tentang kejatuhan imbal hasil Gilt dan putaran pertama pembelian obligasi pemerintah oleh Bank of England (BoE) yang meleset dari target.

Gerak nilai apresiasi mata uang Sterling terpaksa harus kembali terbebani oleh hasil survey yang menambah bukti perlambatan ekonomi, setelah terpukul oleh langkah kebijakan dari pihak berwenang BoE yang agresif. Meskipun output industri dilaporkan tumbuh pada laju tercepat sejak 1999 di kuartal ke-2, defisit perdagangan tercatat melonjak pada bulan Juni, yang mengindikasikan berkurangnya arus masuk investasi.

Bersama dengan putaran pertama pembelian obligasi pemerintah yang meleset hingga £52 juta, hal itu telah menghantarkan imbal hasil Gilt 10-tahun ke rekor terendah 0,52% atau sekitar 1/4 dari level di awal tahun ini. Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang GBP/ USD telah sempat diperdagangkan pada kisaran level $1.3005 atau hanya 0,02% di atas harga penutupan sesi perdagangan pasar di hari Selasa, setelah sempat menyentuh level tertinggi intraday di $1.3092.

Gerak nilai harga di bursa saham Wall Street dilaporkan telah ditutup melemah pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Gerak nilai harga di bursa saham Wall Street dilaporkan telah terkoreksi dari rekor tinggi.

Hal tersebut terjadi, setelah adanya penurunan gerak nilai harga komoditas minyak mentah, yang menekan gerak nilai harga saham perusahaan sektor energy. Kondisi tersebut juga telah menutupi hasil penguatan dari gerak nilai harga saham Walt Disney.

Gerak nilai harga indeks saham Dow Jones dilaporkan telah ditutup turun sebesar 37.39 poin, atau sekitar 0.2%. Gerak nilai harga indeks saham Dow Jones telah ditutup turun pada level harga 18,495.66.

Gerak nilai harga indeks saham S&P 500 dilaporkan juga telah bergerak melemah sebesar 6.25 poin, atau sekitar 0.29%. Gerak nilai harga indeks saham S&P 500 telah ditutup turun pada kisaran level harga 2,175.49.

Gerak nilai harga indeks saham Nasdaq turut juga dilaporkan telah mengalami pula kondisi koreksi harga, sehingga bergerak melemah. Gerak nilai harga indeks saham Nasdaq dilaporkan telah terkoreksi turun sebanyak 20.895 poin atau sebesar 0.4%, menuju ke kisaran level harga 5,204.585.

Berdasarkan laporan yang dirilis dari Job Openings and Labor Turnover Summary (JOLTS), data ekonomi telah menunjukkan bahwa, jumlah pembukaan lapangan pekerjaan bertambah menjadi 5.624 juta di bulan Juni. Kejelasan mengenai kondisi perekonomian Amerika dan langkah suku bunga selanjutnya Federal Reserve dapat diperoleh dari rilis data penjualan ritel bulan Juli hari Jumat dan pidato oleh Janet Yellen, gubernur Federal Reserve, tanggal 26 Agustus nanti.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah terkoreksi turun sekitar 3% pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Hal tersebut terjadi, setelah penurunan terbesar kedua pada suplai bensin Amerika musim panas ini tertutupi oleh kenaikan suplai minyak mentah.

Hasil rilis data yang menunjukkan tingkat produksi minyak Arab Saudi berada pada rekor tinggi di bulan Juli, dimana hal tersebut semakin menambah kecemasan para pelaku pasar atas kondisi kelebihan suplai minyak global. Suplai komoditas minyak mentah Amerika dilaporkan telah bertambah sebanyak 1.1 juta barel pekan lalu, demikian menurut laporan dari pihak berwenang Energy Information Administration (EIA).

Hasil laporan dari pihak berwenang Energy Information Administration (EIA) menunjikkan bahwa, adanya penambahan stok selama 3 pekan berturut-turut yang mengejutkan pasar. Para analis memperkirakan sebelumnya bahwa, angka penurunan sebanyak 1 juta barel.

Outlook untuk harga minyak juga tertekan setelah Arab Saudi mengatakan pada Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) bahwa output minyak miliknya mencapai rekor tinggi 10.67 juta barel per hari di bulan Juli. Sebagian anggota OPEC masih tetap positif terhadap harga minyak, terkait usaha terbaru dari Venezuela untuk bekerjasama dengan negara produsen minyak lain pada pasar menyusul kegagalan di bulan April lalu.

About author

You might also like

CFD News 0 Comments

USD Terkoreksi Yen di Akhir Sesi, Pasar Tunggu Kebijakan Pajak Trump

Telah dilaporkan bahwa pergerakan nilai apresiasi mata uang USD/ JPY bergerak menguat menuju ke level 112.90 di awal sesi perdagangan pasar di hari Senin. Hal tersebut terjadi, seiring perilisan angka

Berita 0 Comments

Yen Terkoreksi Oleh Major Currencies, Para Pelaku Pasar Tunggu Rilis Data Minyak

Gerak nilai apresiasi mata uang Yen dilaporkan telah diperdagangkan dengan keadaan cenderung melemah terhadap major currencies lainnya pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Rabu. Hal tersebut terjadi, setelah adanya

Fundamental 0 Comments

Pernyataan Yellen Versus Atas Draghi’s Comment, Greenback Tekan Kuat Para Oposan

Telah dilaporkan bahwa, pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu (04/ 11/ 2015) kemarin gerak nilai harga emas mengalami koreksi yang kuat. Gerak nilai harga emas melemah dan terperosot tajam.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image