Tekanan USD dan Daya Tarik Saham Amerika Rontokkan Emas

gold bricks 3Gerak harga emas berjangka pada sesi pasar hari Selasa (31/ 03/ 215) ini, telah dilaporkan mengalami perlemahan. Gerak harga Emas merosot pada sesi kedua di awal sesi perdagangan pasar. Hal ini dikarenakan apresiasi mata uang USD yang tengah menguat. Faktor pendukung penguatan USD adalah hasil rilis data Pending Home Sales dan Personal Income Amerika dirilis dengan hasil yang cukup baik. Dan hal ini semakin menjadikan emas sebagai asset yang kurang diminati ketika USD mulai melambung tinggi. Selain itu, faktor lain yang juga sangat mendukung perlemahan gerak harga emas adalah pergerakan bursa saham Amerika yang bergerak dengan secara positif. Hal itu mendorong para pelaku pasar untuk segera keluar dari berspekulasi di pasar emas.

Telah dilaporkan bahwa gerak harga emas mengakhiri perdagangannya dini hari tadi dengan kembali membukukan penurunan untuk dua sesi berturut-turut (Selasa, 31/ 03/ 2015). Kenaikan mata uang USD akibat meningkatnya kemungkinan The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan mulai tahun ini mengakibatkan harga emas yang lazim digunakan sebagai sarana lindung nilai terhadap pelemahan USD kini bergerak melemah. Dalam pidatonya pada hari Jumat (27/ 03/ 2015) lalu, Gubernur The Fed, Janet Yellen, mengatakan bahwa kenaikan suku bunga acuan The Fed sudah pasti akan terjadi tahun ini melihat pemulihan yang berkesinambungan kondisi ekonomi di Amerika. Telah dilaporkan bahwa data Personal Income Amerika sebesar 0.4% selama periode Februari. Data dirilis lebih tinggi dari perkiraan para pelaku pasar dan data sebelumnya yaitu pada pada +0.3% (F) dan +0.3% (P). Untuk data Pending Home Sales Amerika telah dilaporkan mencatatkan kenaikan sebanyak 3.1% selama periode Feruari. Data dirilis lebih tinggi dari perkiraan para pelaku pasar dan data sebelumnya yakni pada 0.4% (F) dan 1.2% (P). Indeks USD menguat telah mendorong pelaku pasar menghindari komoditas emas. Komentar kepala bank sentral China terhadap kebijakan moneternya membuat bursa saham Amerika menguat sehingga menekan harga emas. Mata uang USD terus bergerak menguat dengan dukungan yang lebih kuat hari ini. Dilaporkan bahwa index USD berada pada level 97.82 dimana level harga ini telah mendekati level harga tertinggi yang dicapai pada hari Jum’at (27/ 03/ 2015) lalu, yaitu pada level harga 97.95. Dperkirakan oleh para pelaku pasar bahwa, jika USD terus lanjutkan penguatan dan berhasil menembus level harga 98.00, maka major currencies dan komoditas emas akan mengalami tekanan turun yang cukup kuat. Gerak harga emas untuk pengiriman April di divisi Comex New York Mercantile Exchange, dilaporkan bergerak naik 1,3 % ke level $ 1.184,80 US/ ons. “Emas sedang berjuang untuk reli di tengah kekuatan USD menguat,” demikian menurut Chief Executive Officer Sharps Pixley, Ross Norman, seperti dikutip dari laman Marketwatch, hari Selasa (31/ 03/ 215). Norman mengatakan, saat ini perdagangan di pasar emas bisa terdukung saat aksi pembelian ketika gerak harga emas jatuh. Akan tetapi hal itu tidak memadai untuk mendorong harga emas keluar dari level $ 1.198 US dan level psikologis $ 1.200 US. Selain pendapat tersebut, analis HSBC menilai, kekhawatiran terhadap ekonomi global dapat mendorong permintaan komoditas emas seperti yang terjadi di awal pekan lalu. Hal itu juga dapat menghambat para pelaku pasar untuk mencari investasi di portofolio lainnya. “Secara historis kalau ketegangan politik dapat memberikan keuntungan pada gerak harga emas. Namun saat ini, gerak harga emas akan tetap peka terhadap perkembangan konflik di Timur Tengah,” tulis analis HSBC. Berdasarkan situs resmi Logam Mulia Antam, telah dilaporkan bahwa harga beli emas di Antam tercatat Rp 546.000/gram. Turun dibandingkan perdagangan hari sebelumnya yaitu Rp 548.000/gram. Sementara harga buyback juga turun dari Rp 488.000/gram menjadi Rp 487.000/gram. Berikut ini adalah merupakan daftar harga emas Antam hari ini: 500 gram Rp 253.300.000, 250 gram Rp 126.750.000, 100 gram Rp 50.750.000, 50 gram Rp 25.400.000, 25 gram Rp 12.725.000, 10 gram Rp 5.120.000, 5 gram Rp 2.585.000, dan 1 gram Rp 546.000. Juga dilaporkan bahwa harga perak melemah 2,3 % ke level $ 16.674 US/ ons. Gerak harga emas yang tidak memberikan imbal hasil bunga mengalami lonjakan di tengah kondisi suku bunga acuan rendah dan kebijakan moneter akomodatif yang ditetapkan oleh bank sentral. Saat ini gerak harga emas melemah akibat makin dekatnya rejim suku bunga rendah di Amerika. Kenaikan suku bunga acuan yang telah dipertahankan di level rekor terendah sejak tahun 2008 lalu berpotensi untuk menekan gerak harga emas yang merupakan instrumen safe haven. Sinyal bahwa rally yang terjadi sebelumnya sudah berlebihan ditunjukkan dengan turunnya kepemilikan dalam SPDR Gold Trust, institusi penyedia reksadana berbasis emas terbesar di dunia. Permintaan emas fisik di Asia juga sudah mulai berkurang minggu lalu.

Pada minggu ini, para pelaku pasar akan berfokus pada data tenaga kerja Amerika di Maret 2015. Sentimen tersebut juga akan mempengaruhi gerak harga emas. Pada sesi perdagangan hari har ini, gerak harga emas berpotensi untuk mencoba sampai ke level resistance pada posisi 1194 US/ troy ons. Apabila ternyata gerak harga emas berhasil tembus, maka gerak harga akan melanjutkan kenaikan lagi ke kisaran level $1200 US. Ada juga kemungkinan gerak harga akan mencoba level support pada posisi $1176 US. Jika berhasil ditembus harga akan melanjutkan pelemahan ke posisi $1170 US.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

USD Alami Perlemahan Akibat Data Domestik Negatif

Apresiasi valuta Yen kembali menguat atas Dolar AS pada perdagangan Senin (01/04/2013),  setelah data ekonomi AS yang menyatakan penurunan aktifitas manufaktur secara tidak terduga. Data ekonomi AS sebagaimana yang diterbitkan

Berita 0 Comments

Yen Melemah ke Level Terendah dalam 2 Minggu

Mata uang yen Jepang mengalami penurunan yang signifikan (6/3). Mata uang Jepang ini melemah ke posisi paling rendah dalam dua minggu terhadap dollar AS. Turunnya minat terhadap mata uang safe

Komoditas 0 Comments

Euro Dilaporkan Bergerak Menguat, Minyak Tampak Terus Menguat Naik

Telah dilaporkan pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa bahwa gerak nilai apresiasi mata uang EUR/ USD menguat. Gerak nilai apresiasi mata uang EUR/ USD telah sempat bergerak menguat ke

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image