The Fed Tetap Tahan Kebijakan, Yen Tekan Greenback

6a011560f371ca6970c0120a65aa8803970bTelah dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY bergerak turun ke level 112.84 pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Kamis. Hal tersebut terjadi, menyusul pelemahan gerak nilai apresiasi Greenback setelah adanya keputusan dari pihak The Fed.

Dilaporkan bahwa pihak Federal Reserve mengeluarkan keputusan untuk tetap mempertahankan suku bunga.
Adanya bantahan dari pejabat senior pemerintah Jepang atas tuduhan manipulasi nilai tukar mata uang juga turut memicu penguatan gerak nilai apresiasi mata uang Yen. Pejabat senior pemerintahan Jepang menekankan bahwa pihak Tokyo mematuhi kesepakatan negara grup G-20 untuk tidak melakukan devaluasi mata uang kompetitif.

Sebelumnya dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang USD sempat melemah setelah Donald Trump dan penasehatnya, Peter Navarro, mengkritik kebijakan dari negara China, Jerman, dan Jepang. Presiden terpilih Donald Trump dan penasehatnya, Peter Navarro, telah mengatakan bahwa ketiga negara tersebut telah mendevaluasi mata uang mereka untuk merugikan Amerika.

Gerak nilai harga di bursa saham Amerika dilaporkan telah bergerak variatif pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu (01/ 02/ 2017) kemarin. Dilaporkan bahwa, para pelaku pasar lebih banyak menanti hasil pengumuman kebijakan moneter oleh pihak Federal Reserve.

Meski diperkirakan bahwa pihak The Fed masih akan mempertahankan suku bunga, namun para pelaku pasar akan menanti proyeksi perekonomian Amerika ke depannya. Terlebih beberapa kebijakan dari Presiden Donald Trump kerap memicu kontroversi.

Telah dilaporkan pula bahwa hasil rilis data ekonomi Amerika menunjukkan ketangguhan perekonomian Amerika. Pihak ADP melaporkan pada bulan Januari sektor swasta Amerika menambah 246.000 tenaga kerja di bulan Januari, jauh lebih tinggi dari perkiraan 165.000, dimana angka kenaikan tersebut juga merupakan yang tertinggi sejak bulan Juni 2016.

Pihak dari Institute for Supply Management (ISM) menyusul rilis laporannya dengan melaporkan data indeks aktivitas manufaktur yang naik menjadi 56,0 di bulan Januari. Angka tersebut juga lebih tinggi dari perkiraan sebesar 55,0, dan merupakan lebih tertinggi sejak November 2014.

Gerak nilai harga indeks saham Dow Jones dilaporkan telah bergerak menguat sekitar 0,11% menjadi 19886,41, dan gerak nilai harga indeks saham Nasdaq dilaporkan naik sekitar 0,23% menjadi 5627,94. Untuk gerak nilai harga indeks saham S&P 500, dilaporkan telah bergerak melemah sekitar 0,14% menjadi 2275,75.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporka telah bergerak melemah ke level $53.49 pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis. Hal tersebut terjadi, setelah semalam data pemerintah Amerika menunjukkan cadangan minyak mentah dan bensin naik banyak, meskipun ada sinyal bahwa OPEC dan produsen lain masih melakukan pengurangan output untuk menopang harga.

Berdasarkan laporan dari pihak Energy Information Administration (EIA) pada hari Rabu bahwa cadangan minyak mentah Amerika kembali naik pada pekan lalu, bersamaan dengan cadangan bensin dan minyak suling, di tengah kilang membiarkan cadangan naik lebih lanjut dalam musim produksi yang lambat. Dilaporkan bahwa cadangan minyak mentah Amerika naik 6.5 juta barel dalam pekan yang berakhir sampai 27 Januari, jauh lebih tinggi dari ekspektasi analis untuk kenaikan 3.3 juta barel.

Dilaporkan juga bahwa cadangan bensin Amerika naik 3.9 juta barel dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam survei Reuters untuk kenaikan 1 juta barel. Permintaan bensin saat ini sedang dalam tren pelemahan, turun 5.7% dari setahun yang lalu dalam empat pekan terakhir. Meski demikian, namun indikasi bahwa produsen dari OPEC dan lainnya yang termasuk Rusia telah membantu meredam penurunan gerak nilai harga lebih lanjut.

About author

You might also like

CFD News 0 Comments

Pendapat Patrik Harker Semakin Dukung Ekspektasi Pasar, Minyak Dihantui Stok Melimpah Kembali

Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, telah bergerak lebih tinggi di sesi perdagangan pasar Asia pada hari Selasa. Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata

Fundamental 0 Comments

Green Menarik Perhatian Pasar, Zona Eropa Tergencet

USD kian menekan mata uang major lainnya pada sesi perdagangan valuta dunia beberapa waktu ini. Kondisi ekonomi di zona eropa sedang mengalami tekanan yang sangat kuat, terutama pengaruh negative atas

Forex News 0 Comments

Aussie Paling Banyak Mereaksi Greenback, Minyak Terus Bergerak Menguat

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang Dollar Australia, yang lazim disebut dengan istilah Aussie, bergerak menguat menuju angka kenaikan terbesar dalam kurun waktu empat pekan. Hal tersebut terjadi, setelah

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image