Tingginya Permintaan Safe-haven Picu Yen Rally

Tingginya Permintaan Safe-haven Picu Yen Rally

Nilai tukar yen Jepang terpantau menguat di perdagangan hari Rabu (7/6) terutama akibat meningkatnya permintaan safe-haven serta pelemahan dollar AS setelah data-data ekonomi kembali mengecewakan.

Dollar AS (USD) terus mengalami tekanan setelah data neraca perdagangan Amerika bulan Maret masih mengalami defisit sebesar $40.38 milyar dari bulan sebelumnya di angka defisit sebesar $41.87 milyar. Sedangkan data IBD economic optimism juga merosot ke level 45.8 di bulan Mei dari bulan sebelumnya 48.0.

Greenback juga tertekan oleh mata uang Euro dan Sterling, dimana Euro menguat setelah data retail sales yang menunjukkan perbaikan, dan Sterling yang menguat berkat lonjakan data service PMI.

Sementara permintaan yen sebagai safe-haven semakin bertambah akibat kekhawatiran terhadap Ukraina yang kembali memanas di wilayah timur negeri tersebut. Pemberontak separatis di dekat Slaviansk mengklaim telah menembak jatuh sebuah helikopter Ukraina dan menyerang tentara Ukraina pada hari Senin lalu. Sedangkan Kiev telah menampatkan Pasukan Khusus di barat daya kota Odessa guna meredam meluasnya pemberontakan.

Hingga sesi siang, nilai tukar yen ditransaksikan pada kisaran 101.58 setelah menguat hingga 101.51 terhadap USD. Sedangkan semalam (perdagangan overnight), yen sempat melejit hingga level 101.48 seetlah akhirnya di tutup pada level 101.68 versus USD. platform Reuters.

About author

You might also like

CFD News 0 Comments

USD Tampak Hanya Mampu Atasi Yen, Tunggu Realisasi Kebijakan Shinzo Abe

Telah dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY bergerak menguat tipis. Hal tersebut terjadi, meskipun di sisi lain Greenback tengah tertekan terhadap sebagian besar major currencies. Dilaporkan bahwa,

Berita 0 Comments

Pound Menguat Terhadap Euro Jelang Testimoni BOE

Pound menguat ke level tertinggi dalam tujuh tahun terhadap euro sebelum pejabat Bank of England yang termasuk Gubernur Mark Carney berikan testimoni ke anggota parlemen pada perkiraan ekonomi terbaru bank

Komoditas 0 Comments

Kebijakan China Kembali Berimbas Kuat, Produksi Minyak Iran Segera Ditingkatkan

Mata uang USD dilaporkan masih cenderung melemah nilai apresiasinya terhadap mata uang Uni Eropa, Euro, dan mata uang Jepang, Yen, pada hari Rabu (26/ 08/ 2015) ini. Hal tersebut terjadi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image