Tragedi Terorisme Terjadi Di Paris, Gerak Nilai Harga Minyak Berhasil Rebound

oil-minyak-forex-ayotradingDilaporkan bahwa kebijakan ECB akan mengacu pada petunjuka indikator ekonomi jangka panjang. Menurut yang diucapkan oleh Dewan Eksekutif ECB, Yves Mersch, bahwa pihak berwenang dari European Central Bank (ECB) akan memutuskan pada awal Desember apakah akan melonggarkan langkah kebijakan moneter lebih lanjut dan akan mempertimbangkan trend jangka-panjang daripada indikator jangka pendek. Gerak laju inflasi diperkirakan akan kembali berakselarasi di awal tahun depan berkat dampak dari harga energi, demikian menurut Yves Mersch. Bagaimanapun, para pelaku pasar seharusnya tidak terlalu fokus pada data jangka pendek atau indeks ekspektasi inflasi, pendekatan kami lebih menyeluruh, demikian ditambahkan oleh Yves Mersch.

Pihak berwenang dari ECB telah mengatakan pada tanggal 3 Desember nanti akan memuruskan mengenai pelonggaran kebijakan lebih lanjut untuk mendongrak laju inflasi. Pihak berwenang dari ECB telah mengatakan penambahkan program pembelian aset senilai 60 milyar Euro/ bulan. Selain itu, pihak berwenang ECB juga telah menyampaikan untuk melakukan pemangkasan suku bunga tabungan. Pemangkasan suku bunga adalah merupakan opsi yang sedang didiskusikan.

Yves Mersch telah mengatakan bahwa kebijakan dengan memangkas tingkat suku bunga tabungan lebih dalam ke area negatif merupakan salah satu opsi, dengan konsekuensi negatif dan positif. Langkah pemangkasan suku bunga tersebut dapat melemahkan gerak nilai apresiasi mata uang Euro, yang mana dapat mendorong laju inflasi dan pertumbuhan ekonomi, namun memperngaruhi nilai apresiasi mata uang bukanlah merupakan tujuan dari kebijakan moneter, meski mata uang merupakan channel transmisi utama kebijakan.

Mata uang Indonesia, Indonesian Rupiah, dilaporkan gerak nilai apresiasinya telah bergerak melemah. Mata uang Rupiah terkoreksi melemah, bergerak anjlok ke level rendah 5-pekan seiring aksi serangan teror di Paris, Prancis. Kondisi tersebut telah menekan sentimen resiko para pelaku pasar menjelang data yang diperkirakan akan menunjukkan penurunan lebih lanjut pada tingkat eksim (ekspor impor) Indonesia. Tingkat ekspor diperkirakan akan kembali turun untuk ke-12 bulannya di bulan Oktober, menurut estimasi ekonom menjelang data neraca perdagangan yang akan dirilis sekitar pukul 11:00 WIB di Jakarta.

Indeks harga saham gabungan pada sesi perdagangan pasar di pekan ini diprediksi akan berkonsolidasi melemah seiring masih terkoreksinya bursa global. Dilaporkan bahwa dalam sepanjang pekan lalu, indeks harga saham gabungan (IHSG) merosot 2,05% meski di penutupan akhir perdagangan IHSG menguat sendirian di kawasan Asia Pasifik. Pada penutupan akhir pekan, IHSG bergerak menguat sekitar 0,24% atau 10,61 poin ke level 4.472,84.

Direktur Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, telah mengatakan secara keseluruhan, bahwa IHSG pada pekan lalu cukup tertetam seiring The Fed yang mengindikasikan akan menaikan suku bunga pada Desember 2015. Indikasi tersebut dinyatakan oleh Janet Yellen pada pertemuan The Fed, pada hari Kamis lalu. “Untuk pekan ini, IHSG masih berpeluang konsolidasi melemah disebabkan oleh koreksi bursa global, ini masih difaktori oleh peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve pada Desember,” demikian kata Hans Kwee, pada hari Minggu (15/ 11/ 2015).

Selain itu, turunnya sektor ritel dan earning perusahaan di sektor tersebut juga turut menekan IHSG. Gerak nilai harga saham di sektor tersebut berpeluang melemah. Ditambah, turunnya harga komoditas dunia yang membuat harga saham komoditas ikut terjatuh. “Beberapa laporan earning di Amerika dan Euro juga lemah.” Hans Kwee memprediksi, IHSG akan berada di level support 4.425-4.400 dan level resisten 4.518-4.555. “Saham pilihan untuk akumulasi pelaku pasar bisa pilih saham BBCA, INDF, JSMR, dan MNCN,” jelasnya.

Kepala Riset PT. NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, mengatakan pada perdagangan di pekan ini IHSG akan berada pada rentang support 4.415-4.448 dan resisten 4.512-4.560. Menurut Reza Priyambada, cecara pergerakan mingguan masih terlihat pola pelemahan. Meski demikian, di tengah masih adanya pelemahan tersebut gerak laju nilai harga IHSG mulai mencoba untuk bertahan di mana terefleksi dari pergerakan nilai harga sahamnya yang mencoba berbalik naik meski tipis.

Dengan masih maraknya aksi profit taking para pelaku pasar dan masih adanya beberapa hutang gap yang belum terpenuhi dapat menjadi penghalang IHSG untuk dapat menguat. “Diharapkan sentiment yang akan dirilis dapat memberikan sentiment positif. Namun demikian, tetap antisipasi sentimen yang akan datang,” demikian pendapat dari Reza Priyambada. Sejumlah data yang ditungu oleh pelaku pasar adalah pengumuman BI rate dan neraca perdagangan.

Telah dilaporkan bahwa, pesawat tempur Perancis telah membombardir markas ISIS di kota Raqqa setelah negara-negara di Eropa mengatakan bahwa serangan tersebut berasal dari Suriah. Indonesia, sebagai negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggah masih rendah terhadap volatilitas pasar global setelah data hari Jumat lalu menunjukkan neraca berjalan masih tetap berada dalam kondisi defisit untuk ke-16 kuartal berturut-turut.

Ada sentimen risk aversion menyusul serangan di Paris, hampir semua mata uang mata uang berkembang dan asia melemah, demikian menurut pengamatan ekonom. Defisit neraca berjalan mencapai $ 4 milyar US di kuartal ketiga, kurang dari $ 4.3 milyar US di kuartal sebelumnya, menurut laporan bank sentral pada hari Jumat. Tingkat ekspor diprediksi turun sebanyak 17.2% di bulan Oktober dari setahun lalu, sementara tingkat impor diprediksi turun sebanyak 22% dari tahun lalu.

Serangan teror yang terjadi di kota Paris, Prancis, ditakutkan berdampak negatif terhadap penyelenggaraan Euro 2016. Bek Tim Nasional Italia, Leonardo Bonucci, juga menjadi salah satu pihak yang khawatir sekaligus turut berduka cita atas tragedi tersebut. Prancis sedang menjamu Jerman dalam laga persahabatan ketika Stade de France menjadi salah satu target serangan teror. Setelah itu, Federasi Sepakbola Prancis (FFF) mengonfirmasi ada tiga korban tewas akibat bom yang meledak di Gate J.

“Ini mengerikan terutama mengingat malam ini kami di Brussel untuk mengenang tragedi lain (tragedi Heysel). Akhirnya, adalah orang-orang tak bersalah yang harus membayar mahal semua ini,” ujar Leonardo Bonucci kepada Rai Sport, Sabtu (14/ 11/ 2015). “Ini membuat kami berpikir apa yang akan terjadi di masa mendatang. Kami semua memikirkan risiko saat Euro 2016. Semua pihak yang berwenang harus melakukan tugas secara semestinya,” lanjut Leonardo Bonucci.

Adapun Italia kalah 3-1 atas Belgia dalam pertandingan persahabatan di Brussel. Antonio Conte juga ikut berbelasungkawa atas tragedi di Paris. “Tak ada alasan untuk mengesampingkan hal ini. Jujur memang terdapat rasa takut setelah situasi yang mengerikan ini,” demikian yang dituturkan oleh Antonio Conte.

Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) menyampaikan rasa simpati mereka terhadap insiden serangan bom di Paris, hari Jumat (13/ 11/ 2015) malam waktu setempat. Sedikitnya, ada 150 orang yang dikonfirmasi terenggut nyawanya akibat serangan yang terjadi di beberapa daerah di Prancis itu.

AFC turut bereaksi lantaran salah satu lokasi kejadiannya adalah di luar Stade de France, ketika berlangsung uji coba Prancis kontra Jerman. Pada laga itu, memang sempat terdengar suara ledakan ketika laga berjalan 17 menit. Salah satu bunyi ledakan ada di Pintu J Stadion, ketika seseorang melakukan bom bunuh diri yang menewaskan tiga orang fans.

“Semua orang di sepakbola Asia ikut merasakan pengaruh dari tindakan keji ini, seperti komunitas olahraga lainnya kami terkejut dan sedih,” kata Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, Presiden AFC seperti dilansir laman resmi AFC. “Hari ini, kita berdiri bahu-membahu dengan semua orang di seluruh dunia mengutuk dan marah dengan serangan ini. Simpati kami yang besar untuk semua orang yang terkena dampak,” demikian tambah Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa.
Aksi simpati terus mengalir dari seluruh dunia terkait tragedi tersebut. Tak ketinggalan juga para pelaku sepakbola dunia, yang ikut menyampaikan rasa duka mereka terhadap para korban yang terkena dampak tragedi itu. Di antaranya dua mega bintang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Para peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Negara-negara yang tergabung dalam Group 20 atau G-20 mengapresiasi kondisi Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim besar di dunia dengan kondisi yang relatif baik dan memiliki toleransi. “Mereka sadar pentingnya Indonesia dengan penduduk muslim yang besar di mana ada situasi dan kondisi yang baik, ada tolerasi,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan di Hotel IC Santai Antalya Turki, Minggu (15/ 11/ 2015) malam waktu setempat, seperti dikutip dari laman resmi Setkab.

Presiden Jokowi mengemukakan, dalam KT G-20 itu dirinya menyampaikan sebagai negara terbesar berpenduduk muslim, Indonesia mendorong adanya Islam yang modern, moderat dan toleran. Pada kesempatan itu Presiden Jokowi kembali menyampaikan duka cita Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar, terhadap rakyat Perancis dan mengutuk keras aksi kekerasan itu.

Sebagaimana diketahui, G-20 tediri dari 19 negara ditambah dengan Uni Eropa. Negara-negara G-20 ini menguasai 75 persen perdagangan dunia, dan Indonesia adalah satu-satunya negara ASEAN yang menjadi anggota G-20. Namun dalam KTT G-20 ini, selain negara anggota, hadir juga pimpinan negara non anggota yaitu Azerbaijan, Spanyol, Malaysia, Senegal, Singapura, dan Zimbabwe.

Azebaijan hadir sebagai undangan tuan rumah Turki, sementara Spanyol merupakan negara yang menjadi undangan tetap G-20. Adapun Malaysia diundang selaku Ketua ASEAN, Senegal diundang sebagai Wakil New Partnership for Africans Development (NEPAD), Singapura sebagai Ketua 3G, dan Zimbabwe hadir sebagai Ketua Uni Eropa.

Gerak nilai harga minyak jenis WTI berhasil rebound pada awal sesi perdagangan pasar Asia hari Senin (16/ 11/ 2015). Gerak nilai harga minyak telah dilaporkan sempat anjlok sebanyak 2.4% pada sesi sebelumnya. Gerak nilai harga minyak telah terkorekasi anjlok ke level terendah dalam lebih dari 2 bulan. Kondisi tersebut terjadi, karena suplai minyak di sejumlah Negara maju telah mencapai rekor tinggi dan terus meningkat.

Suplai minyak mentah telah bertambah hingga rekor hampir 3 milyar barel akibat output yang kuat dari OPEC dan lainnya, menurut International Energy Agency (IEA) dalam laporan hari Jumat lalu. Suplai minyak mentah Amerika dilaporkan naik menjadi 487 juta barel pekan lalu, menurut data pemerintah Amerika.

Pasar menghadapi keenaikan pada suplai, gerak nilai harga minyak dapat segera menguji levle rendah 6-tahun yang dicapai bulan Agustus, menurut strategis. Gerak nilai harga minyak mentah turun sebanyak 45% bulan lalu seiring Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) memproduksi di atas kuota gabungannya. Selain itu, adanya kondisi dimana output minyak Rusia melambung ke level tinggi pasca Soviet, mengakibatkan kelebihan suplai minyak global.

Negara Iran akan mencoba kembali untuk mendapatkan hak penjualan minyaknya yang hilang akibat sanksi setelah di bulan Juli sepakat untuk menerima pembatasan proyek nuklirnya agar dapat kembali mendapatkan akses ke pasar. Kompetisi harga minyak di Eropa akan mengetat saat minyak dari negara Iran kembali memasuki pasar, demikian menurut IEA.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Poundsterling Bergerak Melemah Terbatas; Pola Sideways Masih Bertahan

Pada perdagangan hari ini mata uang pounsterling Inggris terpantau mengalami penurunan yang cukup signifikan terhadap dollar AS (28/4). Mata uang ini terpukul melemah di tengah kekhawatiran bahwa krisis di Ukraina

Gerak Nilai Apresiasi Mata Uang Jepang Menguat, Rusia dan OPEC Berpeluang Kerja Sama

Gerak nilai apresiasi mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, dilaporkan bergerak menguat terhadap mata uang USD. Hal tersebut terjadi, pasca laporan hasil pertemuan Federal Reserve dan laporan penurunan penjualan

Pasar Berharap FOMC Bisa Membawa Perubahan Suasana Pasar Komoditi Emas

Pada akhir perdagangan kemarin, pergerakan harga baik emas spot maupun berjangka komoditi emas tampak mengalami penurunan untuk tiga kali dalam empat sesi (09/10/ 2013). Dini hari tadi, gerak harga emas

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image