Tunggu Rilis Data, Emas Masih Tidak Menarik Bagi Para Pelaku Pasar

Tunggu Rilis Data, Emas Masih Tidak Menarik Bagi Para Pelaku Pasar

gold bricks 3Harga emas diperdagangkan naik pada sesi pasar Asia pada Kamis siang, namun masih berada dekat dengan level terendah dalam tiga bulan. Pergerakan harga emas kembali diperdagangkan melemah selama sesi perdagangan pasar hari Rabu (10/ 09/ 2014) kemarin. Hal ini akibat dampak dari krisis geopolitik dunia yang terjadi meskipun saat ini sudah mereda. Para pelaku masih merasa khawatir pada kebijakan moneter The Fed bias mengurangi harga emas dunia dan meredanya ketegangan krisis di Ukraina dan Rusia. Meredanya ketegangan krisis di Rusia ketika, Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengatakan bahwa Rusia telah menarik dua per tiga dari pasukannya dari wilayah Ukraina. Selain itu, faktor lain yang membuat harga emas sulit koreksi adalah adanya pula tekanan dari pelemahan harga minyak mentah dunia terus melemah dan mencatatkan level terendah sejak setahun terkahir. Pada sesi pasar sebelumnya, harga minyak mentah berjangka berakhir rendah selama 8 bulan. Crude Oil untuk pengiriman pada Oktober turun $1,08 US, atau 1,2%, di kisaran harga $91.67 US/ barel di New York Mercantile Exchange. Angka tersebut merupakan level terendah sejak 9 Januari.

Emas kehilangan daya tariknya pada pasar setelah melemahnya tekanan inflasi dan menguatnya mata uang USD yang terus mencatatkan level tertinggi baru. Mata uang USD menjadi tantangan terbesar untuk pasar emas. Mata uang USD terus menguat catatkan level tertinggi baru sejak Juni. Indeks USD diperdagangkan naik sebesar 6 pips atau 0.07% berakhir pada kisaran level 84.23. Harga emas berjangka untuk kontrak Desember pada sesi perdagangan hari Rabu kemarin ditutup dengan tercatatnya nilai kerugian sebesar $3.20 US atau 0.30%, harga berakhir pada $1,245.30 US/ troy ons di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Harga emas dilaporkan untuk sesi ini, untuk pengiriman di bulan Desember naik 0,27% di level $1,248.70 per ounce di Comex, menghentikan tiga hari penurunan di level $1,244.50, level terendah sejak 5 Juni. Nilai harga emas di pasar spot dilaporkan turun sebesar $6.70 US atau 0.53%, berakhir pada kisaran harga $1,249.90 US, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga mencapai harga $1,257.60 US dan $1,243.65 untuk harga capaian terendahnya. Dilaporkan juga bahwa harga Perak untuk pengiriman di bulan Desember diperdagangkan naik 0,14% di level $18,953 US/ ons dari $18,9678 US kemarin. Platinum berada di $1,381.88 US/ ons dari $1,382.75 US kemarin, ketika harga jatuh ke harga $1,378.88 US, terendah sejak 7 Februari. Palladium naik 0,1% menjadi $852,50 US/ ons, setelah turun kemarin untuk $846 US, harga terendah sejak 6 Agustus. Harga minyak mentah dunia yang terus diperdagangkan melemah akibat banyaknya supply, telah mendorong spekulasi atas melemahnya laju inflasi. Keputusan OPEC untuk mengurangi permintaan minyak mentah ditetapkan karena melonjaknya permintaan. Organisasi negara pengekspor minyak OPEC mengatakan, dalam pandangan minyak bulanan permintaan untuk minyak akan lebih rendah tahun depan. Lonjakan produksi Amerika diharapkan akan dipangkas karena krisis keuangan global.

Pada sesi perdagangan pasar hari ini, gerak harga emas mungkin akan diperdagangkan pada kisaran harga yang lebih besar mengingat pasar Amerika akan kembali merilis beberapa data ekonomi. Diperkirakan bahwa harga emas masih akan terus bertahan di kisaran level harga bawah, yaitu di sekitaran level harga $1,300.00 US/ troy ons. Harga emas diperkirakan hanya akan mampu bertahan pada kisaran $1,290.00 US/ troy ons, sekitar level harga $1,258.00 US - $1,237.60 US. Perkiraan ini adalah dikarenakan harga emas yang selalu melemah dibawah level harga $1,300 US. Laporan bulanan dari ECB pada sesi perdagangan pasar eropa serta rilis data mengenai klaim pengangguran Amerika akan menjadi fokus para pelaku pasar secara global.

About author

You might also like

Komoditas

Pasar Tengah Perhatikan China dan The Fed, Harga Minyak Pulih Di Awal Pekan

http://www.christianlouboutinoutlets.com Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ CAD dilaporkan pada akhir pekan lalu bahwa, telah bergerak menguat seiring melemahnya kembali gerak nilai harga komoditas minyak dunia. Gerak nilai apresiasi Loonie

Fundamental 0 Comments

Hari Penentuan Suku Bunga Amerika, Kepemilikan Treasury China atas Amerika Susut

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD pada sesi perdagangan pasar Asia pada hari Kamis (17/ 09/ 2015) pagi ini masih berada di bawah tekanan. Hal tersebut terjadi, setelah

Zona Eropa Terimbas Kondisi Referendum Italia, Perdagangan Pasar Zona Asia Tengah Tertekan

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback telah bergerak melemah terhadap mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen. Hal tersebut terjadi, karena akibat ketidakpastian risiko politik sehingga membuat para pelaku pasar

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image