USD Diperkirakan Segera Terkoreksi Pasar

USD Diperkirakan Segera Terkoreksi Pasar

1234178_513764408697594_1379830677_nPergerakan indeks USD hari Rabu (27 November 2013) bergerak turun, dan mata uang tersebut terpantau didesak mata uang utama lainnya setelah dibuka pada 80.62 di awal perdagangan. Harga bergerak sekitar -7 pips atau sekitar -0.09 % dan nilai bergulir terpantau berada pada 80.55. Indeks USD pertahankan pelemahannya dari kemarin sebelum laporan yang mungkin menunjukkan klaim jumlah pengangguran naik dan jumlah pesanan barang tahan lama turun, sementara sentiment ekonomi Amerika membaik, sinyalkan pemulihan yang beragam yang dapat menjaga Federal Reserve dari pengurangan stimulus pada tahun ini.

Kalender ekonomi menunjukkan bahwa Census Bureau dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai kinerja sektor manufaktur di Amerika. Para pelaku pasar menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan. Indikator Durable Goods Orders m/m diharapkan dapat menunjukkan tanda yang kurang menguntungkan dan diperkirakan akan turun ke angka -1.5% dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 3.8%. Mata uang USD terpantau bergerak negatif merespon dini perkembangan tersebut. Berdasarkan analis fundamental forex harian USD diperkirakan bahwa range normal indeks USD pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 80.45 dan level resistance pada kisaran 80.91. Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang, indeks USD berada pola Descending Triangle. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum dan memasuki fase pembentukan bullish baru. Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa indeks USD berada pada Descending Triangle. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya kenaikan momentum dan memasuki fase akhir bearish minor.

Mata uang euro naik ke level tertinggi dalam bulan ini seiring bursa saham di Asia menghapus pelemahannya dan anggota parlemen Jerman, negara ekonomi terbesar di zona euro, mencapai kesepakatan koaliasi pada kenaikan gaji dan anggaran. Mata uang euro menguat terhadap sebagian besar mata uang utama di tengah spekulasi pada laporan pekan ini yang mungkin akan menunjukkan kenaikan inflasi, mengurangi keperluan untuk Bank Sentral Eropa untuk perluas pelonggaran moneter. Mata uang euro menguat 0.2% menjadi 1.3595 pada hari ini setelah naik ke level 1.3599, level terkuat sejak 31 Oktober. Mata uang euro menguat sekitar 0.4% menjadi 0.4% menjadi 138.06 per yen setelah menyentuh level 138.16, level tertinggi sejak Oktober 2009. Mata uang USD menguat 0.3% menjadi 101.54. “ Euro menguat dari berita bahwa Jerman semakin dekat untuk mencapai kesepakatan koalisi dan setelah mata uang menembus ke atas level psikologis. Saya tidak berpikir bahwa euro akan perpanjang penguatannya dari sini,” kata Shinichiro Kadota, analis mata uang di Barclays Plc di Tokyo.

About author

You might also like

Umum 0 Comments

FOMC Semalam Mengumumkan Pemotongan Program Pembelian Obligasi

Pada sesi pasar Asia hari Kamis (18/ 09/ 2014) pagi ini, bursa komoditi emas telah jatuh lebih dalam. Hal ini karena prospek kenaikan suku bunga The Fed tahun 2015 membebani

Fundamental 0 Comments

Rilis Data Amerika Berimbas Pada Sterling dan Yen

Di awal sesi perdagangan Amerika kemarin, telah dirilis laporan data Durable Goods. Durable Goods Amerika dirilis dengan hasil yang cukup baik. Indeks USD diperdagangkan menguat ke level tertingginya sejak Juli

EUR Terkoreksi Melemah Di Akhir Pekan Pasar Valuta, Fundamental Eropa Dukung Penguatan USD

Mata uang zona eropa, euro, dikonsolidasi turun ditengah harapan untuk penurunan suku bunga oleh ECB, serta data negatif dari indeks harga produsen Jerman menunjukkan penurunan pada bulan Maret. Pada sesi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image