USD Melemah terhadap Yen, China Tunjukkan Surplus

10462515_293497884157725_85497840815534023079_nMata uang dolar AS melemah terhadap yen Jepang hari Jumat menyusul berita bahwa Presiden AS Barack Obama setuju serangan udara di Irak, pasar gelisah atas pergolakan geopolitik mendidih dan melembutkan risk appetite. Dalam pidatonya, Obama mengatakan ia izinkan serangan yang ditargetkan untuk melindungi minoritas Yazidi dan personil AS di Irak setelah pemerintah negara itu meminta bantuan. “Risk Assets dan apresiasi mata uang dolar / yen yang dijual setelah berita serangan udara itu. Sudah ada pembicaraan tentang serangan udara (otoritas yang diberikan) semalam dan sekarang telah dikonfirmasi, pasar sedang mencoba untuk mencernanya,” kata seorang trader di sebuah bank Jepang besar. Terhadap yen, greenback turun 0,3% menjadi 101,79 ¥, menurun serendah ¥ 101,58 dalam dua minggu palung. Greenback telah menderita kerugian semalam di kesengsaraan atas konflik yang meningkat di Ukraina dan Rusia memberlakukan larangan impor makanan Barat.

Dolar Kanada bergerak turun melawan mata uang utama di transaksi Asia hari Jumat. Loonie turun ke 92,84 melawan yen, terrendah sejak 22 Mei, dan kerendahan 2 hari 1,0947 melawan greenback. Loonie turun ke 1,0142 melawan aussie, dari awal ketinggian 1,0109. Melawan euro, loonie melemah ke 1,4627. Loonie akana menemukan support sekitar 92,5 melawan yen, 1,10 melawan greenback, 1,03 melawan aussie dan 1,47 melawan euro.

Cina menunjukkan surplus perdagangan barang $47,3 milyar di bulan Juli. Kantor bea cukai mengatakan hari Jumat. Angka tersebut melebihi perkiraan untuk surplus $26,0 milyar menyusul surplus $31,56 milyar di bulan Juni. Ekspor naik tahunan 14,5 persen, juga mengalahkan ekspektasi untuk kenaikkan 7,5 persen menyusul kenaikkan 7,2 persen di bulan sebelumnya. Impor turun 1,6 persen satu tahun melawan perkiraan untuk kenaikkan 3,0 persen. Angka tersebut menyusul kenaikkan satu bulan sebelumnya.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Gerak Harga Emas Masih Rawan Koreksi

Dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar hari Selasa (07/ 04/ 2015) ini, gerak harga emas cenderung diperdagangkan lebih rendah dengan bergerak di wilayah negatif menjelang pernyataan dari Bank Sentral Australia

Fundamental 0 Comments

Inggris Hadapi Dilema Besar Jangka Panjang, USD Menggeliat Kembali

Gerak nilai apresiasi mata uang USD dilaporkan tengah meneruskan penguatan atas mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen. Kondisi tersebut terjadi, setelah dua petinggi Federal Reserve, John Williams dan Dennis

Berita 0 Comments

Response Pasar Saham Setelah The Fed Release

Sebagian besar saham Asia naik pada hari Senin (26/ 08/ 2013), setelah penurunan yang terjadi pada penjualan rumah hari Jum’at kemarin yang membuat sebagian kalangan berharap the Fed akan menunda

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image