USD Tekan NZD dan Yen

USD Tekan NZD dan Yen

10646870_761103587281008_8810102944400907309_nMata uang USD masih berada di level harga tertinggi apresiasinya dalam enam tahun terhadap mata uang yen Jepang pada perdagangan awal minggu ini setelah pada minggu lalu, berhasil membukukan penguatan empat pekan beruntun. Apresiasi mata uang USD/ JPY pagi ini sempat diperdagangkan pada kisaran harga 109.45. Penguatan mata uang USD terjadi saat Departemen Perdagangan melaporkan bahwa produk domestik bruto Amerika direvisi naik menjadi 4,6% dalam tiga bulan hingga Juni dari perkiraan sebelumnya 4,2%. Angka tersebut merupakan tingkat ekspansi tercepat sejak kuartal keempat tahun 2011. Indeks USD diperdagangkan menugat mencapai level tertinggi sejak Juni 2010. Indeks USD menyelesaikan sesi perdagangan Jum’at (26/ 09/ 2014) minggu lalu dengan keuntungan sebesar 42 pips atau 0.49% berakhir pada 85.65, setelah sebelumnya indeks USD sempat diperdagangkan hingga setinggi 85.67 dan serendah 85.12.

Naiknya proyeksi tingkat suku bunga dari Federal Reserve mendongkrang penguatan mata uang USD dalam beberapa minggu terakhir. Proyeksi tersebut semakin mempertegas kebijakan moneter antara bank sentral Amerika dan Jepang. Suku bunga oleh The Fed diperkirakan akan menyentuh 1,375% akhir tahun depan, naik dibandingkan dengan 1,125% pada bulan Juni. Sedangkan untuk akhir tahun 2016, proyeksi dinaikkan menjadi 2,875% dari 2,50%. Selain itu, 14 dari 17 anggota The Fed saat ini mengharapkan kenaikan suku bunga akan terjadi tahun depan. Bertambah dari 12 anggota pada bulan Juni. Mata uang yen juga melemah karena terbebani adanya spekulasi pemerintah Jepang akan terus mendorong upaya reformasi yang memungkinkan penggunaan Government Pension Investment Fund senilai $1,2 triliun untuk membeli lebih banyak aset di luar negeri. Menteri Kesehatan Yasuhisa Shiozaki, yang juga bertugas mengawasi GPIF, pada hari Jumat lalu mengatakan bahwa lembaga dana pensiun itu akan melakukan beberapa reformasi dalam bidang hukum. Dari Selandia Baru dilaporkan bahwa, apresiasi kiwi merosot ke level terendah dalam satu tahun terakhir terhadap mata uang USD. Hal ini dipicu oleh pernyataan Reserve Bank of New Zealand yang mengatakan untuk menjual kiwi dalam dalam jumlah terbesar dalam satu tahun terakhir di bulan Agustus. Graeme Wheeler, Gubernur RBNZ, menjadi lebih perhatian dalam pernytaannya dengan mengatakan nilai kiwi terlalu tinggi. RBNZ melakukan intervensi dengan menjulan kiwi sebesar NZ$521 juta. Perdana Menteri John Key mengatakan nilai kiwi perlu untuk lebih rendah, dan jika RBNZ melakukan intervensi, itu adalah hal yang logis untuk dilakukan. “Kebetulan saya benar-benar mendukung pandangan Gubernur (RBNZ) bahwa nilai tukar terlalu tinggi, jadi mereka melakukan intervensi, itu akan menjadi masalah buat mereka, namun terlihat sangat logis. Saya kira pada level saat ini 0,7800, kita masih berada pada level yang sangat tinggi” demikian kata John Key. Apresiasi mata uang NZD/ USD diperdagangkan pada kisaran 0.7743 setelah sempat menyentuh level terendah harian 0.7705, dengan level tertinggi 0.7866.

Pada sesi perdagangan hari ini, para pelaku pasar fokus pada data Personal Income, Personal Spending dan Pending Home Sales Amerika nanti. Masing-masing data diperkirakan akan menunjukkan hasil yang lebih baik dari periode sebelumnya. Minggu ini para pelaku pasar akan fokus pada data pengangguran Negara-negara kawasan Eropa, ADP Employment dan Non-Farm Payrolls Amerika. Diperkirakan bahwa, data ketengakerjaan Amerika pada akhir minggu akan menunjukkan hasil yang baik, dan berpotensi memberikan tekanan besar pada gerak harga emas. Menjelang masuk pada bulan Oktober dalam dua hari kedepan, pasar akan berspekulasi atas kenaikan suku bunga Amerika dan berakhirnya program pembelian asset oleh Federal Reserve. Juga para pelaku pasar akan menunggu juga pertemuan FOMC Minutes pada minggu ke-3 Oktober.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Yen Menembus Support 87.70

Yen saat ini berada dekat area 87.54, kembali dari area sebelumnya di 87.64 di tingginya hari Jumat dan kemarin, di area dekat 88.39. Yen juga menemukan support di rendahnya sesi

Komoditas 0 Comments

Emas Tampak Perkasa Minggu Lalu, Index USD Bisa Menguat Kembali

Telah dilaporkan bahwa dalam sepanjang minggu lalu, gerak harga harga emas di divisi Comex New York Exchange berhasil naik 2,31 % ke level $ 1.184,6 US/ ons. Gerak harga emas

Berita 0 Comments

Minyak Merangkak Naik, Apresiasi Kiwi Bergerak Flat

Gerak nilai apresiasi mata uang NZD/ USD bergerak mendatar meski data ekonomi dari Selandia Baru dirilis jauh lebih baik dari perkiraan. Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang NZD/ USD

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image