USD Tergerus Di Pasar Zona Eropa, Pada Sementara Ini

USD Tergerus Di Pasar Zona Eropa, Pada Sementara Ini

Apresiasi EUR/ USD mengalami lonjakan di awal perdagangan pekan ini. Mata uang euro membuka pergerakan harga di pekan ini dengan catatan yang positif terhadap USD. Mata uang euro diperdagangkan naik di angka 1.3115 di sesi Senin kemarin. Keadaan ini terjadi seiring dengan adanya antusiasme pemerintahan baru Italia. Meski demikian, walau telah ada rilis data ekonomi Amerika yang menunjukkan consumer confidence dan gerak laju spending di kawasan tersebut masih di level terendah 3 tahun, namun dalam sejauh ini pergerakan reli harga pada apresiasi mata uang tersebut masih terhenti di level harga 1.3100. Memasuki sesi perdagangan hari ini, mata uang euro diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran harga 1.3145 - 1.3030 terhadap USD.

Mata uang USD tengah melemah terhadap mata uang euro untuk yang kedua harinya menjelang laporan yang diperkirakan pasar akan menunjukkan tingkat consumer spending Amerika yang stagnan, menguatkan spekulasi bahwa The Federal Reserve akan kembali berkomitmen terhadap pembelian obligasi pekan ini. “Dollar akan tetap berada di bawah tekanan. Pertemuan Fed pekan ini nampaknya tidak akan mengubah pernyataan maupun kebijakan mereka,” ucap Joseph Capurso, straetgis mata uang asing pada Commonwealth Bank of Australia di Sydney. Indeks USD dilaporkan menurun untuk ketiga harinya dalam spekulasi perekonomian Amerika yang masih akan terus melambat setelah laporan pekan lalu menunjukkan perekonomian berekspansi kurang dari perkiraan analis pada kuartal pertama. Sementar euro menguat terhadap sebagian besar mata uang pasca Perdana Menteri Italia Enrico Letta dilantik kemarin, mengakhiri kebuntuan politik selama 2 bulan. Parlemen pemerintah Italia akhirnya memilih PM Enrico Letta yang diambil sumpahnya hari Senin sebagai perdana menteri Italia yang baru. Enrico Letta sendiri merupakan politik dari tengah kiri dan berbagai kekuasaan dengan Angelino Alfano yang merupakan pendukung Silvio Berlusconi. Pemerintahan baru ini diharapkan cukup seimbang mendapatkan dukungan dari parlemen. Respon positif para pelaku pasar tidak hanya tampak di bursa mata uang. Respon positif ini juga terjadi pada pasar obligasi setelah lelang obligasi Italia yang menunjukkan penurunan yield obligasi pada tenor 5-tahun dan 10-tahun ke level terendahnya sejak Oktober 2010. Rilis data kemarin, data negatif datang dari zona eropa. Data ekonomi dari kawasan zona eropa bagaimanapun juga masih membatasi antusiasme, setelah dirilis laporan indeks ritel PMI zona eropa hanya naik ke 44.2. pencapaian ini masih dibawah Benchmark ekspansi 50.00. Sementara consumer confidence di level -22, sedangkan survey bisnis dan konsumen melorot ke 88.6 dibanding bulan sebelumnya 90.1. Indeks harga konsumen Jerman pada bulan April mengalami penurunan sebesar 0.5% dari 0.5% pada bulan sebelumnya. Serta dibawah ekspektasi pasar untuk penurunan sebesar 0.2%. Diikuti dengan indeks harga konsumen pada tingkat tahunan yang juga mengalami penurunan sebesar 1.2% dari tahun sebelumnya sebesar 1.4%, serta tidak sesuai forecast untuk menetap pada 1.4%. Dalam data sebelumnya, yield untuk Obligasi Italia jangka 10 tahun mengalami penurunan sebesar 3.94% dari 4.66%, yang turut mendukung euro bergerak lebih rendah selama sesi pasar eropa. Secara keseluruhan data ekonomi zona Euro masih menunjukkan pelemahan ekonomi zona eropa sehingga menegaskan pentingnya stimulus tambahan. Oleh sebab itu, meskipun bertahan di atas level psikologis 1.3000 dan selalu gagal menembus ke level 1.3100, EUR/ USD masih berkutat di range harga yang cukup sempit. Para pelaku pasar mengharapkan bila rapat kebijakan moneter ECB pada minggu ini dapat menghasilkan keputusan pemangkasan suku bunga menjadi 0.50% dibanding level saat ini 0.75%.

Meskipun data Jerman dan Italia menunjukkan penurunan dan pertumbuhan data Amerika. Akan tetapi, sentiment pasar menunjukkan sebaliknya dan bergerak naik. Sentimen pasar sedang beralih terhadap data ADP Nonfarm yang akan dirilis pada sesi perdagangan AS Rabu (01/ 05/ 2013), diikuti dengan pertemuan Bank Sentral Eropa pada kamis (02/ 05/ 2013), serta Non-Farm payrolls AS yang akan dirilis pada Jum’at (03/ 05/ 2013). Data rilis di Amerika, angka untuk pengeluaran pribadi dan penjualan rumah yang tertunda pada bulan April mengalami peningkatan sebesar 0.2% dan 1.5% dari bulan sebelumnya sebesar 0.7% dan defisit 1% (direvisi naik dari defisit sebesar 0.4%), serta angka menujukkan peningkatan dari forecast masing - masing sebesar 0.1% dan 1.0%.

About author

You might also like

CFD News 0 Comments

Menjelang Rapat ECB Euro Anjlok ke Posisi Terendah

Versus Dollar AS Euro anjlok ke posisi terendah 1½-bulan, European Central Bank masih akan menjaga komitmen suku bunga rendah guna menopang pemulihan yang baru dimulai yang dipicu ekspektasi. Kontras dengan

Forex News 0 Comments

Sterling Menguat di Awal Pekan

Meski akhir pekan kemarin berhasil menguat dua hari beruntun terhadap dollar, namun sterling tetap mencatat penurunan dalam dua minggu beruntun, setelah terbebani pernyataan Gubernur Bank of England, Mark Carney. Pada

Berita 0 Comments

Revisi PDB Jepang Dirilis Sesuai Harapan, USD Masih Tekan Yen dan AUD

Di awal sesi perdagangan pasar asia pada hari Senin (08/ 09/2014), mata uang negara Jepang, yen, melemah apresiasinya. Hal ini terjadi setelah laporan kuartal kedua revisi PDB Jepang dirilis sesuai

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image