USD Terkoreksi Tajam, Emas Berkilau Kembali

USD Terkoreksi Tajam, Emas Berkilau Kembali

gold-emas-forex-exchangePada perdagangan di sesi Asia hari ini (Jumat, 18/ 10/ 2013), harga emas baik spot LLG tampak sedikit terkoreksi setelah kemarin naik tajam. Harga logam mulia pada perdagangan kemarin melonjak tajam dan membukukan peningkatan paling besar dalam empat minggu setelah nilai tukar mata uang USD anjlok. Sementara itu spekulasi mengenai tapering yang tidak akan terjadi tahun ini menjadi isu hangat yang menyebabkan harga emas meroket.

Nilai tukar mata uang USD mengalami penurunan terbesar dalam satu bulan belakangan terhadap mata uang major lainnya. Anjloknya mata uang USD tersebut didasari oleh harapan pasar bahwa gangguan dari perdebatan batas atas utang dan penutupan kegiatan pemerintah Amerika selama 16 hari akan cukup untuk membuat The Fed mempertahankan kebijakan stimulusnya. Indeks USD anjlok mencapai level terendahnya sejak 2 Juli lalu. Pada sesi perdagangan kemarin USD ditutup turun 82 pips atau sekitar 1.02% berakhir pada 80.54, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi 80.56 dan serendah 79.63. Perlemahan USD senantiasa menjadikan emas sebagai alternatif investasi yang lebih menarik. Dengan demikian pergerakan melemah USD tersebut menjadi alasan bagi harga emas untuk bergerak menguat. Harga emas spot LLG pada hari ini terpantau berada di posisi 1318.40 USD, turun tipis saja sebesar 1.4 USD dari penutupan perdagangan dini hari tadi. Pada akhir perdagangan harga emas ini ditutup pada posisi 1319.80 USD/ troy ons. Harga emas ini kemarin sempat mengalami peningkatan hingga ke posisi 1324.50 USD/ troy ons yang merupakan posisi harga paling tinggi sejak tanggal 8 Oktober lalu. Harga emas berjangka Comex untuk kontrak pengiriman bulan Desember mengalami kenaikan sebesar 3.2 persen dan ditutup pada posisi 1323 USD/ troy ons dini hari tadi. Harga emas ini juga membukukan kenaikan terbesar sejak tanggal 19 September. Anjloknya nilai USD terhadap mata uang utama lainnya membuat komoditi emas melambung tinggi. Demikian juga dengan emas batangan di Jakarta ikut melambung tinggi setelah selama 12 hari perdagangan anjlok sampai ke posisi harga 2 hari terakhir di Rp.525.000. Antam menaikkan harga emas batangannya pagi ini (18/ 10/ 2013) hingga Rp.13000/gram sehingga untuk membeli minted bars ukuran 1 gram seharga Rp.538.000/gram. Harga buybacknya juga dinaikkan Rp.13000/gram menjadi Rp.468.000. Harga jual hari ini sama dengan harga jual pada tanggal 1 Oktober yang lalu. Emas batangan lebih murah lagi dijual untuk minted bars ukuran lainnya seperti ukuran 500 gram dijual Rp.498.600/gram menjadi senilai Rp. 249.300.000, sedangkan minted bars ukuran 50 gram dijual hanya R.500.000/gram menjadi Rp.25.000.000. Dan untuk ukuran 5 gram dijual Rp.509.000/gram-nya menjadi senilai Rp. 2.545.000. Akibat mata uang USD bergerak melemah, serta kondisi The Fed menunda kembali skala stimulus sehingga mendorong logam sebagai investasi alternatif.

Tahun ini, emas telah turun sekitar 21%, menuju penurunan tahunan pertama sejak tahun 2000. Beberapa pelaku pasar telah kehilangan kepercayaan pada logam sebagai investasi penyimpan nilai setelah ekuitas Amerika rally ke rekor tertinggi dan inflasi tetap stabil. Untuk hari ini tampak mata uang USD sedikit mengalami rebound. Rebound tersebut mengakibatkan para pelaku pasar di pasar emas juga memilih untuk sedikit mengendurkan aksi beli, sekaligus mengambil kesempatan untuk merealisasikan keuntungannya. Memasuki sesi perdagangan pasar pada hari ini, harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran level 1,330.00 USD - 1,302.80 USD.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Yen Melemah Sebelum Keputusan BOJ

Yen melemah terhadap semua dari 16 mata uang utama sebelum Bank of Japan memberi kesimpulan hasil pertemuan kebijakan selama dua hari di tengah spekulasi melemahnya ekonomi akan memerlukan lebih banyak

Berita 0 Comments

Emas Dibuka Lemah, Pasar Tunggu Data China

Pada sesi pasar hari Senin(22/ 09/ 2014) ini, harga emas diperdagangkan lebih rendah. Kondisi ini adalah dikarenakan oleh para pelaku pasar yang saat ini tengah fokus kepada data ekonomi China

Forex News 0 Comments

Pasar Antisipasi Pidato Gubernur The Fed Ben S. Bernanke

Para pelaku pasar saat ini terfokus pada rilis nonfarm payrolls sebagai acuan sentiment pasar, terutama menjelang pidato dari Gubernur The Fed, Ben S. Bernanke, yang akan akan menyampaikan pandangannya tentang

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image