USD Terkoreksi Terimbas Summers, Para Pelaku Pasar Amati Perkembangan Fundamental Ke Depan

USD Terkoreksi Terimbas Summers, Para Pelaku Pasar Amati Perkembangan Fundamental Ke Depan

1150298_559720064086029_1522109104_n

Mata uang USD bergerak melemah setelah Lawrance Summers mengundurkan diri sebagai kandidat pimpinan Federal Reserve berikutnya. Summers merupakan calon terkuat untuk menggantikan Bernanke sebagai ketua The Fed pada awal tahun depan. Dengan keluarnya Summers maka ini akan meningkatkan peluang bagi Janet Yellen untuk menggantikan Bernanke. Summers adalah merupakan mantan penasihat ekonomi presiden Obama pasca krisis subprime 2008 lalu. Dia juga merupakan mantan menteri keuangan pada era pemerintahan presiden Bill Clinton di tahun 1999-2001 lalu. Pasar menganggap Summers lebih hawkish jika dibandingkan dengan Yellen yang cenderung dovish. Jika Yellen menjabat sebagai ketua The Fed, maka ini berarti bank sentral Amerika tersebut akan tetap menjalankan kebijakan moneter longgar untuk waktu yang lebih lama. “Saya telah berbicara dengan Larry Summers dan menerima keputusannya untuk mengundurkan diri sebagai calon pimpinan Federal Reserve,” ujar Presiden Obama.

Summers melihat proses konfirmasi yang sulit sehingga dapat menyulitkan agenda ekonomi Presiden dan juga institusi Federal Reserve. Sebagian anggota Kongress dan Senat telah utarakan ketidak-setujuan atas pencalonan Summers sebagai pimpinan otoritas moneter Amerika berikutnya. Indeks USD kini diperdagangkan 81.17, menjauhi level penutupan harian Jumat yang berada di level 81.45. Rapat The Fed pekan ini sepertinya akan berada diatas seluruh event dan data ekonomi utama di Asia, akibat pelaku pasar akan lebih banyak menunggu sampai adanya kepastian akan pengurangan stimulus moneter yang akan dilakukan Federal Reserve. Banyak para analis dan ekonom mempresiksi, bahwa The Fed akan mengurangi program pembelian obligasi sebesar 85 miliar USD pada rapat tersebut. Seberapa besar pengurangan yang akan dilakukan akan memberikan dampak untuk pasar keuangan di Asia. “Pengurangan diatas 10 miliar USD akan berdampak pada aset beresiko dam berdampak negatif pada pasar negara berkembang di Asia” kata Mitul Kotecha kepala strategi mata uang global di Credit Agricole. Selain rapat tersebut fokus pada pekan ini juga berada pada siapa yang akan menggantikan posisi Bernanke sebagai pimpinan Federal Reserve. Mantan Menteri Keuangan AS, Lawrence Summers, mengundurkan diri sebagai kandidat pimpinan Federal Reserve selanjutnya. Dengan mundurnya Summers maka peluang kandidat lainnya yaitu Janet Yellen untuk menduduki posisi tersebut menjadi lebih besar. Para pelaku pasar berspekulasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan pelonggaran moneter lebih lama dibawah kepemimpinan Janet Yellen. Dampak pengunduran diri tersebut setidaknya terlihat dari penguatan bursa saham di Asia pada perdagangan hari ini. Pada sesi perdagangan di Asia hari ini nilai tukar mata uang yen terhadap USD mengalami peningkatan tajam. Mata uang ini mencapai posisi paling tinggi dalam dua minggu belakangan terhadap USD setelah adanya laporan prihal Mantan Menkeu Amerika, Larry Summers, yang telah membatalkan pencalonan dirinya sebagai pengganti Ben Bernanke selaku Gubernur The Fed. Hari ini yen terpantau berada pada posisi 98.84 USD. Posisi yen saat ini mengalami peningkatan tajam dibandingkan dengan posisinya pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu yang ada di level 99.37 USD. Hari ini, apresiasi yen bahkan sempat mengalami peningkatan hingga mencapai posisi 98.54 USD yang merupakan level tertinggi sejak tanggal 2 September yang lalu. Diperkirakan bahwa pergerakan apresiasi USD/ JPY pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami peningkatan terbatas. Mata uang ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran level harga 98.50 - 99.00 USD.

Mengenai mata uang negara Australia, apresiasi mata uang aussie melejit dan tercatat tertinggi dalam 3 bulan terakhir mendekati level 0.94 hari ini. Hal ini terjadi setelah adanya spekulasi pasar, bahwa wakil dari chairman Federal Reserve, Janet Yellen, akan menjadi pengganti Ben Bernanke. Yellen ini terkenal dengan karakter pendukung stimulus yang berkelanjutan yang artinya memberi peluang asset yang beresiko lebih dicari pelaku pasar tentunya. Selain itu, penguatan aussie juga terdukung oleh obligasi negara Australia yang melejit tajam setelah mantan menteri k

euangan Amerika, Lawrence Summers mengundurkan diri dari pencalonannya sebagai pemimpin The Fed selanjutnya. Penguatan mata uang aussie juga terimbas positif oleh kesepakatan antara Amerika dan Rusia dalam pemusnahan senjata kimia Suriah sehingga asset yang mempunyai imbal hasil yang lebih tinggi dicari kembali. Para pelaku pasar juga memang sedang memantau penuh perkembangan di Timur Tengah yang merupakan kawasan kaya minyak dunia. Saat ini Amerika Serikat dan Rusia sedang berdiskusi soal pemindahan senjata kimia di Suriah. Pelaku pasar juga sedang menunggu berakhirnya paket stimulus The Fed akan mengakhiri program stimulusnya pekan depan. Amerika Serikat benar - benar mengingatkan pemerintah Bashar al Assad untuk mematuhi kesepakatan soal penyerahan senjata kimia Syria. Melalui Menlu John Kerry, Gedung Putih menyatakan ancaman aksi militer ke negara sekutu Iran dan Rusia itu bukanlah gertak sambal semata. Niat invasi bisa saja kembali menguat apabila presiden Bashar al Assad tidak mematuhi kesepakatan bersama. Namun demikian, penguatan mata uang Australia ini terbatas karena pelaku pasar kembali kuatir jelang RBA minute yang akan rilis esok pagi dan FOMC meeting minggu ini.

 

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Emas Tampak Perkasa Minggu Lalu, Index USD Bisa Menguat Kembali

Telah dilaporkan bahwa dalam sepanjang minggu lalu, gerak harga harga emas di divisi Comex New York Exchange berhasil naik 2,31 % ke level $ 1.184,6 US/ ons. Gerak harga emas

Forex News 0 Comments

BoC Tentukan Keputusan, Bursa Saham Asia Dibuka Terkoreksi

Telah dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD/ CAD bergerak melemah pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu kemarin. Gerak nilai apresiasi Loonie telah bergerak melemah di kisaran level

Berita 0 Comments

Data FOMC Dirilis, Emas dan Euro Rawan Tekanan

Gerak harga emas telah terkoreksi cukup tajam dan menutup rentang harga gap yang sebelumnya telah terjadi pada waktu awal pekan lalu, setelah menyimak rilis hasil pertemuan FOMC Minutes semalam yang

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image