USD Tertekan Akibat Merebaknya Spekulasi Atas Keputusan The Fed

USD Tertekan Akibat Merebaknya Spekulasi Atas Keputusan The Fed

419526_411072608947528_255875050_nMata uang USD tidak banyak berubah diperdagangan pasar asia menjelang dimulainya rapat The Fed selama dua hari untuk menentukan kelanjutan program stimulus moneter. The Fed diperkirakan academic research paper akan tetap memepertahankan program pembelian obligasi senilai 85 miliar USD per bulan hingga Maret 2014. Secara umum pergerakan mata uang USD masih tertekan akibat spekulasi tersebut, ditambah dengan data non-farm payrolls yang sebelumnya dirilis lebih rendah dari perkiraan semakin menekan USD. Beberapa data ekonomi Amerika yang dirilis pekan lalu juga dirilis negatif untuk USD. Data klaim pengangguran dirilis lebih tinggi dari perkiraan, pesanan barang inti dan sentimen konsumen dirilis lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.

Federal Reserve dikabarkan ingin melihat bukti pemulihan ekonomi lebih lanjut sebelum mengurangi stimulus moneter, dan sejauh mana penutupan sebagian layanan pemerintahaan Amerika sebelumnya melukai perekonomian. Indeks USD tercatat berada pada kisaran 97,20 dengan level tertinggi harian 79,23 dan terendah 79,15. Terhadap yen, apresiasi USD/ JPY diperdagangkan pada kisaran 97,48 dengan level tertinggi harian 97,64 dan terendah 97,43. Yen membuka pekan dengan gap terhadap mata uang utama setelah Deputi Gubernur BoJ, Kikuo Iwata, menegaskan komitmen pelonggaran moneter BoJ. Iwata mengatakan BoJ akan tetap melakukan pembelian obligasi sampai inflasi mencapai target 2% . Kebijakan fiskal dan moneter merupakan poin kritis untuk mengakhiri deflasi. BoJ akan mengadakan rapat pada 31 Oktober mendatang, dan diperkirakan akan tetap mempertahankan pembelian obligasi senile 7 triliun yen per bulan. “Bank of Japan, The Fed, dan Bank of England secara masih mencetak uang, dan ECB tidak. Saya masih berfikir yen akan melemah” kata Derek Mumford, yang mengomentari pelemahan yen terhadap euro. Mata uang euro masih diperdagangkan dekat level tertinggi dalam dua tahun terakhir jelang rapat yang akan dilakukan The Fed selama dua hari mukai besok. Apresiasi cross EUR/ JPY bergerak pada kisaran harga134,66 dengan level tertinggi intraday 134, 84 dan terendah 134,55. Mata uang euro tergelincir dari sekitar level puncak 2-pekan untuk kemudian diperdagangkan flat terhadap USD setelah rilis sebuah survey menunjukkan sentimen bisnis di negara Jerman turun untuk pertama kalinya dalam 6 bulan. Sehingga memicu kembali kekhawatiran tentang dampak penguatan Euro terhadap eksportir di kawasan itu. Laporan IFO itu dirilis sehari setelah indeks aktivitas sektor swasta mengindikasikan jika pemulihan zona Euro mulai terhenti. Namun ekspektasi penundaan tapering stimulus The Fed masih membatasi pelemahan mata uang euro. “Meningkatnya harapan bahwa Federal Reserve akan melanjutkan program QE mereka hingga tahun depan terus mendorong para pelaku pasar untuk melepas USD dan membeli euro. Sebaliknya, pelaku pasar tidak mengharapkan akan adanya perubahan dalam kebijakan moneter ECB. Dan itu telah membantu menjaga kinerja euro, setidaknya terhadap USD,” demikian menurut kata Boris Schlossberg, direktur manajer strategi forex pada BK Asset Management di New York. Apresiasi EUR/ USD masih diperdagangkan delak level tertinggi dalam dua tahun terakhir pada kisaran 1,3806. Untuk apresiasi mata uang GBP/ USD pergerakan harga pada kisaran 1,6180 dengan level tertinggi harian 1,6188 dan terendah 1,6166.

Laporan terbaru, mata uang aussie menguat terhadap mata uang utama jelang pidato Gubernur RBA, Glenn Stevens, dan rapat Federal Reserve selama dua hari besok. Aussie menguat untuk pertama kalinya dalam empat hari terakhir akibat penguatan bursa saham Asia, menopang permintaan terhadap mata uang dengan yield lebih tinggi. Glenn Stevens di jadwalkan untuk berpidato besok, sementara RBA akan mengadakan rapat pada tanggal 5 November. RBA 94% diperkirakan akan tetap mempertahankan tingka suku bunga acuan pada rekor terendah 2,50%, spekulasi tersebut sempat menguatkan aussie hingga mendekati level tertinggi dalam lima bulan terakhir. Apresiasi mata uang AUD/ USD diperdagangkan pada kisaran level 0,9595 dengan level terendah harian 0,9584 dan tertinggi 0,9614.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Yen Di Jalur Penguatan Mingguan Beruntun Atas Kejadian Malaysia Airlines

Yen berada di jalur penguatan mingguan back-to-back pertama dalam dua bulan terhadap dollar AS seiring para investor memburu aset safe haven setelah pesawat Malaysia Airlines di tembak jatuh di Ukraina

Berita 0 Comments

Gerak Nilai Harga Minyak Terjerembab, Jepang Terbeban Pajak Tinggi

Gerak nilai apresiasi mata uang uni Eropa, yaitu mata uang Euro, pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis (08/ 10/ 2015) ini, tampak bergerak agak jatuh terhadap Greenback. Hal tersebut

Fundamental 0 Comments

Asumsi Positif Ekonomi Amerika Tekan Gerak Harga Emas

Gerak perlemahan harga emas masih cukup dominan pada sesi perdagangan hari Selasa (04/ 11/ 2014) ini, sejak dibukanya sesi pasar Asia. Selama sesi perdagangan hari Senin (03/ 11/ 2014) kemarin,

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image