USD Tertekan Kembali, Ekspektasi  Pasar Tak Terpenuhi

USD Tertekan Kembali, Ekspektasi Pasar Tak Terpenuhi

Apresiasi USD melemah terhadap mata uang yen pada hari Senin (29/ 04/ 2013), bertahan setelah turun hari Jumat (26/ 04/ 2013) lalu. USD terakhir tercatat di 97.86 yen, turun sebanyak 0.1% dari perdagangan hari Jumat dan bertahandi tingginya 4 tahun di angka 99.95 yen yang terjadi pada 11 April. Perlemahan ini terjadi setelah adanya data yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Amerika dibawah perkiraan para analis di kuartal awal tahun ini. USD telah turun kurang lebih sekitar 1.3% terhadap yen hari Jumat lalu saat data pertumbuhan kuartal pertama tahun ini tumbuh dibawah perkiraan. Dalam data resmi AS kemarin, produk domestik bruto pada kuartal pertama mengalami peningkatan sebesar 2.5%, dari 0.4% dari sebelumnya. Namun, masih dibawah ekspektasi pasar untuk kenaikan sebesat 3%, yang turut mendukung pelemahan dolar terhadap mata uang lainnya.

Laporan GDP tersebut selain juga melaporkan akan terulangnya inflasi, juga memberikan kesan dan pesan bagi The Feds untuk kemungkinan besar akan menyediakan peluang untuk mempertahankan stimulus. “Angka GDP AS yang lebih lemah dari ekspektasi telah melukai Dollar, karena bisa mengarah ke penurunan suku bunga dan menekan yield obligasi Amerika,” kata Joseph Trevisani, kepala analis pasar pada WorldWideMarkets di Woodcliff Lake, New Jersey. Penguata yen juga ditunjang dengan adanya rilis laporan dalam negeri negara Jepang dari kebijakan BoJ. Mata uang yen bergerak semakin jauh dari posisi terendah 4-tahun terhadap USD setelah pengumuman kebijakan BoJ, yang pada akhirnya memutuskan untuk tidak meluncurkan kebijakan baru pada hari Jumat. Keadaan ini karena adanya perbedaan pendapat di antara pembuat kebijakan tentang langkah pencapaian target inflasi 2% dalam 2 tahun. Beberapa pelaku pasar berpendapat, bahwa stimulus moneter yang agresif diluncurkan BoJ pada awal April telah memicu aksi jual masif pada mata uang yen. Namun kegagalan untuk melewati 100 yen beresiko menempatkan USD ke dalam posisi yang cukup rentan. Mengenai pasar valuta zona eropa, mata uang Euro bergerak naik di awal sesi Asia hari ini, membuat gap naik sebanyak 36 pips dari penutupan sebelumnya dan saat ini diperdagangkan di angka 1.3063. Selama sesi perdaganan Jum’at (26/ 04/ 2013) lalu, perdagangan euro ditutup sedikit lebih tinggi sebesar 0.14% menjadi 1.3029, mencapai titik terendah hariannya pada 1.2991 dan titik tertingginya sebesar 1.3048. Euro menguat terhadap USD selama sesi perdagangan Jum’at kemarin dan sempat diperdagangkan naik dan mendekati titik resistance pada 1.3055. Penguatan terjadi setelah data negatif datang dari data pertumbuhan ekonomi Amerika. Akan tetapi kemudian mata uang euro dikonsolidasi turun dan mendekati titik support pada 1.2990. Keadaan ini akibat kekhawatiran pasar atas pernyataan bahwa ECB dimungkinkan akan melakukan penurunan suku bunga acuan. Mata uang euro sepertinya terangkat oleh kabar terpilihnya Enrico Letta sebagai perdana menteri Italia yang baru.

Memasuki sesi perdagangan minggu ini, pasar akan terfokus pada hasil kesepakatan kebijakan Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa, serta dari data lainnya Non-Farm yang akan dirilis pada hari Jum’at (03/ 05/ 2013) pekan ini. Mata uang euro diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 1.3095 - 1.2985. Para pelaku pasar akan terfokus pada data obligasi Itali serta CPI Jerman yang akan dirilis pada hari ini. Hari ini di sesi Asia sepertinya tidak banyak baik untuk Jepang dan China yang ditutup untuk hari libur. Menurut analisa dari FXstreet.com, setelah dua bulan mengalami deadlock politik, Enrico Letta, 46 tahun, dan sebagai anggota dari partai demokrasi Italia, disumpah jabatan sebagai perdana menteri Italia yang baru hari Minggu.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Stanley Fischer Di Peru Buka Komentar, Greenback Rebound Atas Major

Pada sesi perdagangan pasar di hari Senin (12/ 10/ 2015) ini, dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD tampak kembali menguat atas mata uang mayor, sepertihalnya terhadap mata uang

Berita 0 Comments

Senat Sepakat, USD Menguat, … Meski Pasar Menganggap Sebagai Pembelokan Keadaan

Mata uang USD dan mata uang zona eropa, euro, bergerak melonjak ke level tertinggi terhadap mata uang yen. Hal ini terjadi seiring dengan kondisi bahwa senat Amerika mendukung untuk mengakhiri

Forex News 0 Comments

Mata Uang USD Akan Dominasi Pasar, Dukungan Rilis Data Amerika

Gerak rally apresiasi mata uang USD terhadap mata uang yen Jepang dilaporkan untuk sementara terhenti di perdagangan sesi Asia awal minggu ini. Pada gerak mata uang USD minggu lalu telah

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image