Voting Ditunggu Pasar, Emas Belum Bergairah

Voting Ditunggu Pasar, Emas Belum Bergairah

18588_293630764071735_1109926390_nPada sesi perdagangan pasar di hari Jumat (19/ 09/ 2014) ini, gerak harga emas telah diperdagangkan lebih tinggi. Para pelaku pasar masih berfokus kepada kenaikan tingkat suku bunga di wilayah Amerika tahun 2015 mendatang. Selama perdagangan di sesi Asia berlangsung, gerak harga emas berjangka pengiriman Desember di divisi Comex, New York Mercantile Exchange telah diperdagangkan lebih rendah 0.20% di level $1.224.50 US/ troy ons. Sedangkan untuk perak pengiriman Desember juga diperdagangkan lebih rendah 0.02% di level $ 18.513 US/ troy ons. Pada sesi perdagangan pasar hari Kamis kemarin (18/ 09/ 2014), gerak harga emas diperdagangkan pada kisaran sempit walaupun indeks USD diperdagangkan melemah dari sesi tertinggi hariannya.

Indeks USD dilaporkan telah melemah dan ditutup turun sebesar 34 poin atau 0.40% berakhir pada 84.29. Sebelumnya indeks USD sempat diperdagangkan kuat hingga setinggi 84.69 dan serendah 84.89. Harga emas bergerak flat setelah kehilangan daya tarik menjelang hasil akhir voting atas Referendum Scotlandia. Harga emas mengalami perlemahan gerakan dalam dua sesi perdagangan terakhir. Hal itu dikarenakan dalam sesi perdagangan hari Kamis kemarin pasar diwarnai dengan sentiment yang terimbas oleh hasil kebijakan The Fed setelah pertemuan FOMC. Harga emas berjangka di Divisi Comex New York Mercantile Exchange kontrak Desember menyelesaikan sesi perdagangan Kamis (18/9) dengan kerugian tipis sebesar $9 US atau 0.07% berakhir pada $1,226.90 US/ troy ons. Harga spot emas turun sebesar $1.80 US atau 0.15% berakhir pada $ 1,225.90 US, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,227.75 US dan serendah $1,215.60 US. Dalam pertemuan FOMC tersebut, Janet Yellen, Kepala Federal Reserve, mengumumkan pemotongan program pembelian obligasi sebesar $10 miliar US menjadi $15 miliar US pada September. The Fed juga menetapkan suku bunga tetap pada level rendah 0.25% pada waktu yang tidak ditentukan, dan mengatakan bahwa suku bunga bank sentral diperkirakan akan mulai dilakukan perubahan pada pertengahan tahun 2014. The Fed juga menambahkan bahwa saat ini mereka akan tetap mempertahankan tingkat suku bunga berada di level rendah saat ini, meski bank sentral telah disarankan untuk segera menaikan acuan biaya pinjaman yang lebih cepat dari yang telah diantisipasi sebelumnya ketika mereka akan segera melakukan pengetatan kebijakan moneter selanjutnya. Federal Reserve mengungkapkan bahwa suku bunga bank ditargetkan akan berada pada kisaran 3.75% hingga akhir tahun 2017. Rilis data lain juga telah dilaporkan, bahwa laporan pada pasar tenaga kerja dan pasar properti Amerika tadi malam menunjukkan beragam hasil, namun masih tetap memberikan pelemahan bagi emas. Departemen Tenaga Kerja menyatakan bahwa angka klaim pengangguran telah mengalami penurunan yang disesuaikan secara musiman menjadi 280.000, dilanjutkan dengan laporan yang dirilis oleh Biro Sensus Amerika menyatakan bahwa ijin bangunan di wilayah Amerika telah mengalami penurunan yang disesuaikan secara musiman menjadi 1 juta, dan pembangunan rumah juga mengalami penurunan menjadi 960.000. Berita - berita rilis data ekonomi tersebut dalam minggu ini tetap memberikan dampak negatif untuk harga emas, dan menguatkan mata uang USD, mengingat bahwa pergerakan emas dan perak cenderung berlawanan terhadap USD.

Untuk sesi perdagangan hari ini, harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $ 1,234.80 US - $ 1,215.80 US. Level harga support emas yang kuat adalah pada kisaran $ 1,180 US yang merupakan level terendah sejak tahun lalu. Level support terdekat emas adalah pada kisaran $ 1,215.80 US, dan berpotensi lanjutan bergerak pada kisaran $ 1,207.40 US. Untuk level harga resistance emas yang cukup kuat adalah pada kisaran level $ 1,243.70 US, dengan target potensial pada $ 1,258.00 US. Para pelaku pasar hari ini akan terfokus pada hasil Referendum Skotlandia. Berdasarkan informasi sementara, hasil voting menunjukkan bahwa sebesar 49.01% memilih setuju dan 50.9% memilih untuk tidak setuju. Proses voting Referemdum sendiri telah dimulai sejak kemarin. Jika ternyata hasil voting menunjukkan bahwa mayoritas peserta memilih untuk setuju merdeka dari Inggris, maka hal ini akan menjadi perpecahan negeri Inggris untuk yang pertama kalinya sejak 307 tahun berlangsung.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Kurs Pound Hari Ini, Pasar Wait and See

Pergerakan mata uang Poundsterling hari ini (Rabu, 5 Maret 2014, 03:18:21 GMT) terpantau turun, dan mata uang tersebut terpantau didesak tipis mata uang utama lainnya Dollar AS setelah dibuka pada

Umum

Pertemuan OPEC Terancam Gagal Sepakat, Nilai Saham Eropa Menguat

lululemon black friday online Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD bergerak melemah terhadap major currencies pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat. Hal tersebut terjadi, karena penurunan di

Forex News 0 Comments

Selesai Profit Taking Manfaatkan Rally USD Sebelumnya, Pasar Menanti FOMC

Tercatat oleh pasar bahwa sedari kemarin pergerakan apresiasi mata uang USD masih pertahankan penurunannya terhadap major currencies. Koreksi perlemahan ini adalah merupakan penurunan terbesar dalam tiga bulan. Hal ini adalahkarena

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image