Yen Kembali Menguat, Shinzo Abe Kecewakan Pasar

nikkei 2Gerak nilai apresiasi mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, dilaporkan telah bergerak menguat pada awal sesi perdagangan pasar Asia di hari Kamis. Hal tersebut terjadi, setelah meningkatnya sentimen risk aversion para pelaku pasar, karena tidak jelasnya pedoman dari Jepang setelah adanya keputusan penundaan kenaikan pajak konsumsi.

Gerak nilai apresiasi mata uang Yen terhadap mata uang USD dilaporkan bergerak di level 109.35, bergerak turun dari level tertinggi di level 110.83 yang telah mampu dicapai kemarin. Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY memiliki level support terdekat di kisaran level 109.00 dan level resisten terdekat di kisaran level 110.20.

Hal tersebut terjadi, karena penurunan besar dari gerak nilai harga indeks saham Nikkei 225 di Tokyo yang memicu permintaan untuk mata uang safe haven. Greenback, yang telah melonjak ke level tertinggi dalam sebulan di 111.45 yen pada sesi perdagangan pasar di hari Senin terhadap ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika dalam waktu dekat, akhirnya mendapatkan pukulan setelah Perdana Menteri Shinzo Abe pada hari Rabu umumkan bahwa dia menunda kenaikan pajak penjualan hingga dua setengah tahun.

Gerak nilai harga indeks saham Nikkei 225 pada hari Kamis setelah Perdana Menteri Shinzo Abe mengecewakan ekspektasi dari para pelaku pasar. Para pelaku pasar kecewa dengan Shinzo Abe, karena dalam pernyataanya, Shinzo Abe tidak berikan rincian dari paket stimulus ketika dia umumkan penundaan kenaikan pajak penjualan.

Shinzo Abe kemarin mengatakan bahwa kenaikan pajak akan ditunda sampai Oktober 2019 dari April 2017 dan berjanji akan mengambil tindakan yang “berani” di musim gugur, tanpa berikan informasi lebih lanjut. Ekspektasi untuk paket stimulus baru telah meningkat setelah surat kabar Nikkei melaporkan bahwa pemerintah akan menyediakan paket belanja sebesar 10 triliun yen ($91 miliar), sementara itu surat kabar Yomiuri mengatakan bahwa Perdana Menteri akan luncurkan anggaran yang ekstra “besar” pada pidatonya di hari Rabu.

Gerak nilai harga indeks saham Nikkei 225 melemah sebesar 2% atau sekitar 340 poin di 16,440, memperpanjang pelemahan dari sesi perdagangan pasar sebelumnya. Hal tersebut terjadi, setelah Shinzo Abe menegaskan bahwa kenaikan pajak penjualan akan ditunda. Gerak nilai apresiasi mata uang Yen dilaporkan telah sempat diperdagangkan di kisaran level 109.30 setelah kemarin menguat sebesar 1.1%.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga komoditas minyak mentah telah mengalami gerak pelemahan tipis di awal sesi perdagangan pasar di hari Kamis. Hal tersebut terjadi, setelah perilisan data cadangan minyak swasta pada akhir jam perdagangan hari Rabu.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah sempat bergerak di kisaran level harga $48.90 US/ barel, turun 0.14% pada pagi tadi. gerak nilai harga komoditas minyak mentah memiliki level support terdekat di kisaran level harga $48.40 dan level resisten di kisaran level harga $49.70.

Pihak berwenang dari American Petroleum Institute (API) melaporkan bahwa, jumlah pasokan minyak mentah Amerika telah naik sebanyak 2.4 juta barel untuk pekan yang berakhir 27 Mei. Sebelumnya para analis yang disurvei oleh S&P Global Platts perkirakan untuk penurunan 3.1 juta barel untuk cadangan minyak mentah Amerika.

Para pelaku pasar saat ini akan menunggu laporan dari Energy Information Administration (EIA) yang akan dirilis malam nanti. Diperkirakan oleh para pelaku pasar bahwa, jumlah cadangan akan turun sebanyak 2.7 juta barel terhadap periode sebelumnya yang turun 4.7 juta barel.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Jepang Mengalami Pertumbuhan Cepat, Emas Mengalami Penurunan

Dilaporkan bahwa aktivitas manufaktur Jepang tumbuh dengan kecepatan tercepat dalam tiga tahun di bulan November, dengan output, pesanan baru dan pesanan ekspor baru semua pemungutan, menurut sebuah survei pendahuluan. Hal

Nilai Saham Twitter Diprediksikan Turun

Twitter Inc., yang nilai sahamnya melonjak pada saat penawaran pertama ke publik (IPO), sahamnya akan turun dalam enam bulan mendatang, menurut hasil jajak pendapat Bloomberg terhadap investor. Nilai saham dari

Komoditas 0 Comments

Yunani Pilih ‘No”, Market Amerika Siap “On”, Emas dan Minyak Bearish di Sesi Asia

Gerak harga emas dilaporkan telah dibuka dengan kondisi gerak harga mengalami gap-up pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Senin (06/ 07/ 2015) pagi ini. Hal ini terjadi karena gerak

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image