Yen Koreksi dari 5.5 Minggu Tertinggi

Yen Koreksi dari 5.5 Minggu Tertinggi

Pada perdagangan hari ini mata uang yen Jepang terpantau mengalami retreat yang cukup signifikan terhadap dollar AS (1/7). Mata uang yen Jepang tampak berbalik melemah setelah kemarin mengalami peningkatan hingga mencapai posisi paling tinggi dalam 5.5 minggu. Retreat yen hari ini tidak lepas dari rilis data aktivitas manufaktur Tiongkok yang mengalami ekspansi. Membaiknya kondisi ekonomi di Tiongkok mengakibatkan para investor kembali melepaskan mata uang safe haven seperti yen dan mencapai instrument investasi lain yang memberikan imbal hasil lebih tinggi.

Data PMI manufaktur resmi dari pemerintah di bulan Juni berada di level 51 poin. Angka ini cukup sesuai dengan ekspektasi para analis. Indeks manufaktur mengalami peningkatan dibandingkan dengan level bulan Mei yang ada di 50.8. Para investor masih menantikan data HSBC Final Manufacturing PMI yang akan diumumkan pagi ini juga.

Indeks HSBC Final Manufacturing PMI juga dirilis pagi ini dan mengonfirmasi ekspansi aktivitas sektor manufaktur tersebut. Indeks dari HSBC berada di angka 50.7 poin, naik dibandingkan dengan indeks final di bulan Mei yang berada di level 49.4 poin.

Hari ini yen terpantau berada pada posisi 101.46 per dollar AS. Mata uang Jepang tersebut mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 101.33 per dollar. Posisi yen kemarin sempat menguat ke level yang paling tinggi sejak tanggal 10 April yang lalu.

Nilai tukar yen terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan mengalami pergerakan yang menguat. Diperkirakan mata uang ini akan mengalami pergerakan pada kisaran 10120 - 101.75 per dollar AS.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

USD Menemukan Momentumnya Kembali, Kondisi China Masih Hantui Australia

Pada perdagangan hari Selasa (09/ 07/ 2013) kemarin, mata uang USD kembali menemukan momentum pendukung daya penguatan harga jualnya. USD kembali menyentuh level harga tertinggi dalam 3 tahun terakhir, setelah

Laporan OPEC Bertolak Belakang Dengan Rencana, Hang Seng Terhempas

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD tampak masih melanjutkan tren positif terhadap mata uang Yen, dengan naik tipis di awal sesi perdagangan pasar di hari Kamis. Hal tersebut

Forex News 0 Comments

Aussie Sempat Tertekan Tidak Respons Perumahan, Indonesia Keluarkan Obligasi Ritel

Greenback, atau mata uang USD, dilaporkan tengah bergerak di dekat level tertinggi hampir dalam kurun waktu dua pekan ini pada awal perdagangan pasar di hari Selasa (22/ 09/ 2015). Hal

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image