Yen Lanjutkan Pelemahan Pasca Trade Balance

Yen Lanjutkan Pelemahan Pasca Trade Balance

Nilai tukar Yen - Jepang melanjutkan pelemahannya pada perdagangan hari Selasa (22/4) seiring sebagian investor masih terlihat kecewa pasca rilis defisit neraca perdagangan (trade balance) yang kian membengkak di bulan Maret.

Data yang rilis hari Senin kemarin mencatat, neraca defisit Jepang semakin bertambah menjadi 1,45 triliun yen (US$ 14.1). Angka itu jauh berbeda dengan estimasi median dari 28 ekonom dalam survei Bloomberg yang memperkirakan defisit sebesar ¥ 1.08 triliun.

Buruknya data tersebut kian menambah sederet daftar hitam fundamental Jepang termasuk belanja modal dan konsumsi sektor swasta sehingga membangkitkan kembali ekspektasi bahwa Bank of Japan (BoJ) akan merilis stimulus tambahan pada musim panas ini demi menopang tingkat pertumbuhan.

Sehingga eskpektasi stimulus tersebut menyebabkan kurs yen hari ini kian tergerus setelah sepanjang minggu lalu nilai valuta ini mengalami pelemahan. Hari ini Yen di transaksikan pada kisaran 102.65 setelah terpuruk hingga level 102.72 terhadap dollar AS (USD). Kurs pagi ini terbilang lebih lemah bila dibanding sesi Senin kemarin yang di tutup pada level 102.60 dengan titik terlemahnya pada harga 102.70 terhadap USD.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Euro Tunggu Data, Gerak Harga Minyak Berimbas Pada Emas

Dilaporkan bahwa mata uang USD sedikit menguat nilai apresiasinya pada sesi perdagangan pasar Asia hari Jumat (14/ 08/ 2015) ini. Hal tersebut terjadi karena PBOC (People Bank of China) tampaknya

CFD News 0 Comments

Kondisi Geopolitik Tengah Tegang, Greenback Tersungkur Jelang Thanksgiving

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback mencoba pulih dari kerugian besar pada awal sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Hal tersebut terjadi, seiring langkah para pelaku pasar yang memangkas posisi

Fundamental 0 Comments

USD Dominasi Arah Pasar

Apresiasi mata uang USD bertahan di level 115 terhadap mata uang yen pada sesi perdangan pasar Asia hari ini. Mata uang USD tengah menuju penguatan apresiasi dalam tiga minggu beruntun.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image