Yen Masih Mendominasi, Jepang Target Inflasi

Yen Masih Mendominasi, Jepang Target Inflasi

euro yen dollar berita forex ayotrading

Forex news

Jepang melalui  Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mungkin sedang membayangkan bagaimana mencapai tonggak kejayaan ekonominya setelah beberapa dekade berada dalam jurangresesi.

Sementara langkah-langkah pro-growth  abe untuk melengkapi kebangkitan ekonomi jepang  melalui anggaran dan stimulus moneternya, disambut dingin oleh sebagian kalangan  bertepatan dengan gejolak  pasar keuangan ditengah  pembalikan tajam dalam arus modal global.

Tanpa diketahui  media, ternyata kementerian Keuangan Jepang diam-diam kembali ke pasar obligasi setelah absen selama lima tahun.

Mereka bereaksi atas permintaan investor akan alat investasi yang bisa mengimbangi kampanye inflasi dari bank sentral Jepang.

Kementerian  akan menerbitkan dua seri obligasi pemerintah bertenor 10 tahun yang terlindung dari inflasi, demikian pernyataan kementerian pada Jumat. Surat utang senilai ¥300 miliar itu akan terbit pada Oktober dan Januari.

Rencana obligasi inflasi muncul di tengah kampanye Perdana Menteri Shinzo Abe untuk membalikkan kemerosotan tingkat harga yang telah berlangsung selama 15 tahun.

Pemerintah Jepang telah mematok target inflasi sebesar 2%. Tokyo melihat kuatnya permintaan akan obligasi yang indeksnya mengacu kepada inflasi sebagai indikator yang baik mengenai perkiraan inflasi.

Yen melanjutkan dominasi terhadap Dollar AS dengan mencatat kinerja mingguan terbaik sejak awal tahun 2010, seiring gejolak pasar saham terus mendorong investor memburu mata uang Jepang sebagai safe haven.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Data Current Account Jepang Bebani Yen

Yen diperdagangankan melemah dua hari generic cialis 5 mg beruntun terhadap dollar setelah data menunjukkan surplus current account Jepang pada bulan Maret menipis. Kementrian Keuangan Jepang mengatakan surplus current account

Berita 0 Comments

Pernyataan RBA’s Stevens Bebani Kinerja Aussie

Aussie terlihat kesulitan mempertahankan momentum penguatan setelah RBA’s Stevens kembali memperingatkan resiko pelemahan Dollar Australia. “Pasar terlalu remeh menghadapi resiko pelemahan Dollar Australia. Akan cukup mengejutkan jika aussie dapat mempertahankan

Fundamental 0 Comments

Pasar Amati Perkembangan Capres Amerika, Greenback Terimbas Langkah FBI dan Rilis The Fed

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD tampak masih melanjutkan gerak pelemahan terhadap Loonie pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Hal tersebut terjadi, menyusul rilis data ketenagakerjaan Amerika

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image