Yen Melemah Akibat Isu Pelonggaran Topang Dollar

Yen Melemah Akibat Isu Pelonggaran Topang Dollar

Hingga sesi siang di perdagangan hari Selasa (3/6) nilai tukar yen ditransaksikan lemah di atas kisaran 102 terhadap dollar AS seiring meningkatnya permintaan greenback terkait munculnya isu rencana pelonggaran moneter dari Bank Sentral Eropa (ECB).

Kabar tersebut merebak setelah data-data manufaktur/service PMI di negara-negara kawasan Eropa, muncul lebih rendah dari prediksi sehingga hal ini memberikan keuntungan bagi nilai tukar dollar AS.

Sementara permintaan terhadap mata uang tunggal Eropa nampak terbatas menjelang di rilisnya laporan inflasi zona Euro hari ini yang di proyeksikan akan melambat di bulan Mei. Sehingga hal itu memperkuat kemungkinan bagi Bank Sentral Eropa untuk menambah pelonggaran nya pada tanggal 5 Juni mendatang, sekaligus menguntungkan dollar AS.

Dollar AS kian menguat setelah PMI Manufaktur China dan Amerika yang solid mendorong penguatan indeks saham AS pada sesi kemarin. Adapun solidnya data PMI tersebut turut mengindikasi bahwa ekonomi kini memang sedang bertumbuh. Sehingga sentimen risk appetite kembali masuk ke pasar keuangan dan otomatis mendongkrak nilai valuta dollar AS .

Di pasar uang antar bank di Tokyo, nilai tukar yen ditransaksikan pada kisaran 102.32 setelah melamah hingga 102.45. Angka itu sedikit lebih rendah dibanding level penutupan hari Senin kemarin yang berakhir pada 102.38, dan di bawah level tinggi 102.48.

About author

You might also like

Rilis Data Amerika Berimbas Pada Sterling dan Yen

Di awal sesi perdagangan Amerika kemarin, telah dirilis laporan data Durable Goods. Durable Goods Amerika dirilis dengan hasil yang cukup baik. Indeks USD diperdagangkan menguat ke level tertingginya sejak Juli

Fundamental 0 Comments

Greenback Tekan Kiwi, Minyak Tampak Menguat

Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang New Zealand Dollar, atau lazim disebut dengan istilah Kiwi, telah bergerak melemah. Gerak nilai apresiasi Kiwi telah bergerak melemah pada awal sesi perdagangan

CFD News 0 Comments

BOK Rilis Kebijakan Defensif, Kondisi China Masih Jadi Perhatian Global

Gerak nilai apresiasi mata uang Australia dan Selandia Baru/ New Zealand, yang lazim disebut dengan istilah Aussie dan Kiwi, dilaporkan bergerak menguat terhadap Greenback. Gerak penguatan nilai apresiasi ke dua

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image