Yen Melemah di Hari Jumat, Minyak Turut Koreksi

67207_820802597993772_4206871762351445813_nDilaporkan bahwa, setelah melonjak ke tingkat yang terlihat sebelum Brexit, gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY terlihat bergerak melemah. Hal tersebut terjadi, seiring permintaan mata uang Yen melonjak. Kondisi tersebut terjadi, adalah karena para pelaku pasar mencerna secara optimis hasil rilis laporan angka perdagangan dan laporan ekonomi bulanan Jepang.

Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY dilaporkan telah bergerak melemah, surut ke kisaran level 106,47, masih naik + 0,32% sejauh sesi ini. Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY mengalami aksi jual, setelah adanya pembukaan sesi perdagangan China, seiring JPY mengalami bullish merespons data perdagangan Jepang yang diharapkan lebih baik. Hasil laporan ekonomi bulanan Jepang menunjukkan bahwa, laju ekonomi Jepang tengah berada pada jalur pemulihan yang moderat.

Gerak nilai harga saham Jepang yang mulai menurun, sentimen risiko tampaknya datang di bawah tekanan ringan dan dengan demikian, meningkatkan tawaran safe haven untuk mata uang Yen. Dilaporkan bahwa, gerak nilai harga indeks saham Nikkei 225 bergerak naik sekitar 0,38% di kisaran level harga 16690 poin.

Fokus para pelaku pasar sekarang bergeser ke arah keputusan kebijakan BOJ dan The Fed pada akhir pekan ini, dengan harapan membesar bahwa BOJ akan mengeluarkan kebijakan stimulus minggu ini. Sementara The Fed diharapkan dapat memberikan beberapa petunjuk tentang kenaikan suku bunga September nanti, terutama ditopang lebih baiknya berita makro yang terlihat pekan lalu.

Gerak nilai harga di bursa saham Amerika dilaporkan telah ditutup lebih tinggi untuk pekan keempat secara beruntun pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat. Dilaporkan bahwa, gerak nilai ahrga indeks saham S&P telah menyentuh rekor tertinggi baru, di tengah kondisi dimana para pelaku pasar yang dibayangi laporan earnings yang bervariasi dan laporan manufaktur Amerika yang optimis.

Gerak nilai harga indeks saham Dow Jones Industrial Average dilaporkan telah ditutup naik sekitar 0.29% di kisaran level harga 18,750.8. Gerak nilai harga saham Visa memimpin gerak penguatan harga di indeks blue chips.

Dilaporkan bahwa, gerak nilai harga dari saham perusahaan General Electric (GE) adalah beban terbesar pada gerak nilai harga indeks saham. Meskipun melampaui estimasi Wall Street, GE adalah beban terbesar di indeks saham Dow Jones, setelah perusahaan tersebut melaporkan penurunan pemesanan sebesar 2% untuk kuartal kedua.

Gerak nilai harga indeks saham S&P 500 pada akhir hari ditutup dengan kenaikan 0.46% lebih tinggi, di kisaran level harga 2.175.03, dengan sektor utilitas dan telekomunikasi pimpin semua dari sepuluh sektor di zona hijau. Gerak nilai harga saham industrial adalah beban terbesar indeks saham S&P 500, karena akibat terimbas oleh gerak turun saham dari GE.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga saham American Airlines adalah salah satu yang menguat paling besar di blue chips indeks saham S&P 500, memimpin sektor transporttasi lebih tinggi setelah mencapai estimasi kuartal kedua. Gerak nilai harga saham Honeywell, Stanley Black & Decker dan Whirpool juga melampaui estimasi, sementara itu saham Starbuck, Chioptole, dan Skechers adalah yang tidak mencapai estimasi.

Gerak nilai harga indeks saham Nasdaq akhiri sesi perdagangan pasar di hari Jumat dengan lebih. Gerak nilai harga indeks saham Nasdaq telah naik sekitar lebih dari setengah persen lebih tinggi di kisaran level harga 5,100.16.

Dilaporkan bahwa, gerak nilai harga komoditas minyak telah bergerak melemah pada awal sesi perdagangan pasar Asia di hari Senin. Gerak nilai harga komoditas minyak dilaporkan bergerak tidak beranjak jauh dari level terendah dua bulan terakhir seperti akhir pekan lalu. Hal tersebut terjadi, di tengah kekhawatiran para pelaku pasar mengenai kelebihan stok persediaan global.

Menguatnya gerak nilai apresiasi mata uang USD, dan jumlah rig minyak Amerika yang meningkat untuk minggu keempat, telah membantu meringankan tekanan pada gerak nilai harga minyak berjangka.

Dilaporkan bahwa, gerak nilai harga komoditas minyak Brent London untuk pengiriman September telah turun sebesar 4 sen ke kisaran harga $45.65 US/ barel. Gerak nilai harga komoditas minyak Brent London untuk pengiriman September sebelumnya telah bergerak turun 51 sen pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat. Kontrak acuan nilai harga komoditas minyak ini sempat menyentuh harga $45.17, yang merupakan level harga terendah sejak 11 Mei lalu.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah NYMEX untuk pengiriman September dilaporkan telah bergerak turun sebesar 5 sen ke kisaran level harga $44.14 US/ barel, setelah pada Jumat lalu turun 56 sen. Harapan Libya meningkatkan ekspor minyak mentah terbuka setelah ada kesepakatan antara pimpinan perusahaan minyak nasional Libya dengan pemerintah untuk membuka kembali pelabuhan-pelabuhan kunci.

Gerak nilai harga komoditas minyak Amerika melemah pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat, melengkapi penurunan mingguan menjadi hampir 4%. Hal tersebut terjadi, seiring sentimen pasar terbebani oleh potensi kenaikan ekspor minyak mentah Irak dan data persediaan Amerika yang bearish.

About author

You might also like

Umum 0 Comments

Data Release Amerika Minggu Ini, Impact Bearish Atas Emas Sangat Bisa Terjadi

Pasar emas kembali diperdagangkan flat selama sesi perdagangan hari Jum’at (11/ 07/ 2014) setelah pasar sepi dari pemberitaan ataupun isu politik. Pasar emas nampak tenang selama sesi perdagangan berlangsung mencatatkan

Fundamental 0 Comments

Tentukan Arah USD, Pernyataan Yellen Ditunggu Di Sesi Pasar Amerika

Dilaporkan bahwa pada perdagangan pasar di hari Jumat (17/ 10/ 2014) pagi tadi, mata uang USD sedang bergerak menunju arah pelemahan mingguan terhadap sebagian besar major currencies. Hal ini terjadi

Forex News 0 Comments

Dollar AS Ungguli Franc Swiss

Pergerakan Dollar AS dini hari ini terpantau naik, dan mata uang tersebut terpantau menekan Swissie setelah dibuka pada 0.93456 di awal perdagangan (00.00 GMT). Terhdap Franc Swiss pada pair USDCHF,

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image