Yen Melemah Sebelum Keputusan BOJ

Yen Melemah Sebelum Keputusan BOJ

Yen melemah terhadap semua dari 16 mata uang utama sebelum Bank of Japan memberi kesimpulan hasil pertemuan kebijakan selama dua hari di tengah spekulasi melemahnya ekonomi akan memerlukan lebih banyak stimulus dalam beberapa bulan mendatang.

Mata uang Jepang tergelincir terhadap mata uang AS dan Eropa setelah data kemarin menunjukkan bahwa pertumbuhan nasional di kuartal ke empat tidak mencapai estimasi analis. Dollar masih berada di level rendah terhadap sebagian besar mata uang utama sebelum di rilisnya laporan hari ini yang para analis perkirakan akan menunjukkan sektor manufaktur di New York akan melambat pada bulan ini. Euro mempertahankan penguatan selama tiga hari menjelang perilisan data yang mungkin akan menunjukkan penguatan pada indeks sentiment di Jerman.

“Meskipun ada beberapa perkiraan untuk tambahan pelonggaran dari BOJ pada hari ini, lebih banyak orang berpikir bahwa itu hanya masalah waktu jika itu tidak di lakukan sekarang,” kata Kengo Suzuki, kepala analis mata uang di Mizuho Securities Co. di Tokyo. “Saya ingin melihat apa yang akan BOJ katakan pada hari ini tentang ekonomi yang belum tentu tumbuh dengan kokoh. Jika mereka sinyalkan bahwa mereka tidak akan ragu-ragu untuk bertindak di masa depan, itu akan melemahkan yen.”

Mata uang Jepang tergelincir sebesar 0.2% menjadi 102.05 pada pukul 08.37 wib dari 101.92 kemarin, ketika mereka melemah sekitar 0.1%. Yen di perdagangkan melemah 0.1% di 139.87 per euro. Dollar hanya sedikit berubah di $1.3700 setelah tergelincir sebesar 0.8% selama tiga hari terakhir.

About author

You might also like

Sterling Stabil Dekat Level Tertinggi 5 Tahun

Mengawali perdagangan pagi sesi Asia di awal pekan ini sterling masih stabil di dekat level tertinggi dalam lima tahun terakhir terhadap dollar setelah pekan lalu berhasil membukukan penguatan dua pekan

Berita 0 Comments

GDP Australia Kuatkan Aussie

Aussie menguat setelah data GDP Australia menegaskan keberlanjutan momentum pertumbuhan ekonomi negeri Kangguru tersebut. GDP kuartalan Australia tumbuh 1,1% untuk Q1 2014; lebih tinggi dari estimasi 1,0% dan publikasi sebelumnya

Euro Menguat, Yen Mengalami Koreksi

Kembali, USD melemah apresiasinya terhadap yen pada sesi pasar hari Jumat (12/04/2013) dengan tujuan untuk menembus area 100 yen yang membuktikan adanya koreksi untuk dollar US. USD berada di angka

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image