Yen Melemah Setelah Komentar Kiuchi-BOJ

Yen Melemah Setelah Komentar Kiuchi-BOJ

Nilai tukar yen Jepang berangsur melemah di perdagangan hari Rabu (19/3) setelah muncul komentar yang bernada hawkish dari salah satu anggota dewan bank sentral Jepang (Bank of Japan) Takahide Kiuchi.

Dalam forum pertemuan para pemimpin bisnis di Jepang itu, Kiuchi mengatakan bahwa Bank of Japan (BOJ) tidak harus melanjutkan kebijakan pelonggaran masifnya, dan pihaknya harus berhati-hati terhadap langkah-langkah selanjutnya, seperti dilansir Dow Jones Newswires.

Tidak lama setelah komentar itu muncul, kurs yen nampak melemah sekitar 30 pips lebih dari sebelumnya di area 101.30 dan tergerus cukup dalam hingga 101.63. Sedangkan pada sesi kemarin, kurs yen berakhir ditutup pada 101.43.

Namun kemarin yen sempat terpuruk hingga 101.95 terhadap dollar AS. Sementara indeks Nikkei juga turut melejit hingga 1.4% pada kisaran 14630-an. Kini USDJPY terpantai stabil pada area 101.55.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Defisit Perdagangan Australia Lemahkan Aussie

Aussie melemah setelah memburuknya kinerja perdagangan Australia menggerogoti optimisme investor terhadap outlook perekonomian negeri kangguru tersebut. Defisit neraca perdagangan Australia mencapai A$1,9 miliar untuk bulan Mei; lebih buruk dari estimasi

Forex News 0 Comments

Aussie Cemaskan Outlook Perekonomian Cina

Aussie melemah setelah data manufaktur Cina membuat investor khawatir dengan outlook perekonomian terbesar No.2 di dunia tersebut. Indeks manufaktur Cina (versi HSBC) mencapai level 48.3 untuk bulan Februari; lebih rendah

Komoditas 0 Comments

Rusia Turunkan Quota Produksi Minyak, Sterling Tampak Bergerak Menguat

Gerak nilai apresiasi mata uang GBP/ USD dilaporkan telah terpantau kokoh di atas level 1.2900 saat memasuki sesi perdagangan pasar Amerika. Telah dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Poundsterling telah mampu

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image