Yen Menguat 2 Hari Berturut-turut; Eksportir Lakukan Repatriasi

Yen Menguat 2 Hari Berturut-turut; Eksportir Lakukan Repatriasi

Nilai tukar yen Jepang terpantau melanjutkan penguatannya terhadap dollar AS pada sesi perdagangan hari ini (10/6). Yen terangkat menguat untuk dua hari berturut-turut setelah sempat mencapai posisi paling tinggi dalam satu bulan belakangan.

Mata uang dollar terkena aksi jual terhadap yen yang dilakukan oleh para eksportir Jepang. Investor melakukan repatriasi atau pengalihan keuntungan yang diperoleh di luar negeri kembali ke negaranya sendiri. Dengan adanya kondisi ini permintaan yen tampak menguat dengan signifikan.

Di samping akibat repatriasi, kenaikan yen Jepang juga didukung oleh aksi ambil untung terhadap pelemahan mata uang tersebut yang terjadi di awal bulan Juni. Untuk perdagangan hari ini mata uang yen berada pada posisi 102.32 per dollar AS. Posisi yen menguat dengan signifikan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 102.54 per dollar AS.

Yen akan cenderung bertahan di teritori positif terhadap rival utamanya, dollar AS. Untuk hari ini mata uang Jepang tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 102.00 - 102.80 per dollar AS.

About author

You might also like

Pasar Tak Hiraukan Kondisi Bursa Shanghai, Gerak Nilai Harga Komoditas Minyak Rebound

Dilaporkanbahwa gerak nilai apresiasi mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, tengah menuju gerak penurunan nilai mingguan pertama sejak Januari. Gerak nilai apresiasi mata uang Yen tersebut, mengurangi penguatan bulanan

Forex News 0 Comments

Aussie Bertahan Di Level Tinggi

Berita hari ini tentang Aussie AUD/USD. Menjelang pertemuan antara pemangku kebijakan RBA, AUD/USD mencetak level tinggi baru satu pekan di 1.0321 namun pergerakan nilai tukar valuta kembali terkoreksi tak lama

Forex News 0 Comments

Dollar Lanjutkan Dominasi Terhadap Euro & Yen

Dollar terhampar dekat level tinggi dalam beberapa tahun terhadap yen dan euro pada hari Selasa, sempat tertekan oleh aksi profit taking namun kemungkin kembali kokoh seiring spekulasi perbedaan kebijakan moneter.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image