Yen Tampak Menguat, Pasar Respon Trump

10367563_543860745758302_4228659764416743971_nGerak nilai apresiasi mata uang Yen tampak terus menguat pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis, dengan dibuka di level 115.40. Hal tersebut terjadi, pasca dirilisnya data niaga Jepang yang positif.

Melanjutkan trend penurunan gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY setelah adanya konferensi pers dari presiden terpilih Amerika Donald Trump di hari Rabu. Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY telah bergerak turun ke kisaran level 114.60 pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Kamis.

Para pelaku pasar tampak cenderung meragukan gerak rally Greenback. Hal tersebut terjadi, setelah Donald Trump gagal memberikan rencana kebijakan yang konkrit pada pertemuan pertamanya dengan jurnalis di hari Rabu kemarin.
Dilaporkan bahwa, neraca perdagangan bulan November menunjukkan surplus sebesar 313.4 milyar Yen, atau setara dengan $2.72 milyar US. Hal tersebut terjadi, seiring tingkat impor turun jauh lebih tajam disbanding ekspor.

Angka surplus tersebut jauh di atas ekspektasi para pelaku pasar sebelumnya. Para pelaku pasar sebelumnya telah memperkirakan bahwa angka surplus adalah sebesar 250 milyar Yen, namun di bawah surplus sebesar 587.6 milyar Yen di bulan Oktober lalu.

Dilaporkan bahwa angka neraca berjalan berada pada posisi surplus untuk ke-29 bulan berturut-turut. Neraca berjalan Jepang telah mencatatkan angka sebesar 1.415 trilyun Yen, naik 28% tahun ini. Data lainnya menunjukkan bahwa tingkat pinjaman bank naik sebesar 2.6% di bulan Desember.

Gerak nilai harga di bursa saham Asia dilaporkan telah ditutup di zona hijau pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Hal tersebut terjadi, karena dibayangi oleh sentimen penantian pasar terhadap pidato presiden Amerika terpilih yang ke 45, yaitu Donald Trump. Pidato perdana Donald Trump pada malam ini dinilai akan membuahkan insight - insight kebijakan perekonomian Trump selama masa jabatannya secara detail.

Gerak nilai harga indeks saham Kospi tampak memimpin gerak penguatan nilai harga. Gerak nilai harga indeks saham Kospi telah ditutup menguat sekitar 1.91% atau sebanyak 5.05 poin di kisaran level harga 269.05.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham Hong Kong, Hang Seng, telah ditutup menguat sekitar 1.03% atau sebesar 235 poin di kisaran level harga 22974. Gerak nilai harga indeks saham Nikkei dilaporkan telah ditutup sekitar 0.28%, dengan menguat 55 poin di kisaran level harga 19365.

Penguatan gerak nilai harga komoditas minyak mentah pada sesi perdagangan pasar Eropa dilaporkan telah mencapai 1% ke kisaran level harga $51.31 US/ barel. Hal tersebut terjadi, karena telah dipicu oleh adanya laporan penurunan suplai minyak dari Arab Saudi ke Asia. Kenaikan gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan telah mencapai $0.56 dari level penutupan sebelumnya. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah menguat dari harga sebelumnya, yaitu di kisaran harga $50.75 US/ barel.

Produsen minyak mentah terbesar ketiga dunia, yaitu Arab Saudi, diberitakan akan mengurangi suplai minyak mentahnya. Pihak Arab Saudi akan kurangi suplainya, termasuk ke India dan Malaysia.

Meskipun demikian, tampak para pelaku pasar juga tengah menantikan laporan jumlah suplai minyak mentah mingguan di Amerika. Laporan pihak dari Energy Information Administration (EIA) dijadwalkan akan dirilis nanti, dengan ekspektasi terdapat kenaikan 900.000 barel suplai minyak mentah. Konfirmasi kenaikan suplai minyak mentah di Amerika akan berpotensi menghambat kenaikan gerak nilai harga komoditas minyak mentah.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Yen Terdongkrak Kondisi China dan Minyak, Pasar Ragukan Kesepakatan di OPEC

Gerak nilai apresiasi mata uang negara Australia, yang lazim disebut dengan Aussie, dilaporkan masih tampil kokoh terhadap semua Major currencies. Hal tersebut terjadi, karena menjelang keputusan kebijakan dari Reserve Bank

Yen Tengah Perkasa, Minyak Tengah Terkapar

Gerak nilai apresiasi mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, dilapporkan bergerak menguat. Gerak nilai apresiasi mata uang Yen bergerak melesat ke level terkuat sejak Agusrus. Hal tersebut terjadi adalah

Valuta Major Diprediksi Masih Bisa Tekan USD, Suriah Masih Akan Disuplay Senjata Oleh Rusia

Mata uang USD terlempar dari level puncak 7-pekan terhadap euro pada sesi pasar mingu lalu. Hal tersebut terjadi setelah data krusial ketenagakerjaan Amerika mengecewakan para pelaku pasar. Rilis laporan NFP

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image