Yen Tekan USD, Zona Eropa Mulai Berbenah

Yen Tekan USD, Zona Eropa Mulai Berbenah

946059_644074825642839_65381070_nPada sesi perdagangan hari Senin (27/ 10/ 2014) ini, para pelaku pasar akan fokus pada data Pending Home Sales Amerika yang diperkirakan mencatatkan kenaikan sebesar 0.5% selama periode September. Gerak harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran yang tidak terlalu besar terlebih menjelang pertemuan FOMC pada hari Kamis ini. Pertemuan FOMC akan menjadi fokus pasar secara global karena sebagai penentuan apakah program pembelian oboligasi Fed (QE3) akan segera berakhir. Jika QE3 dihentikan maka, secara fundamental seharusnya gerak harga emas akan mengalami penurunan tajam. Hasil pertemuan The Fed minggu ini besar kemungkinan akan membuat para pelaku pasar melakukan aksi wait and see. Pada saat itulah gerak harga emas dapat mencoba menguat kembali. Harga emas hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran level harga $1,245.00 - $1,226.00.

Dilaporkan pada sesi perdagangan hari Senin (27/ 10/ 2014) ini, bahwa mata uang USD melemah apresiasinya terhadap mata uang Jepang, yen, dalam sesi perdagangan Asia. Adanya aksi profit taking telah menyeret USD di tengah pasar bersikap wait and see menjelang persitiwa penting seperti pertemuan Federal Open Market Committee atau FOMC dan Bank of Japan atau BoJ pada akhir minggu ini. Apresiasi mata uang USD melemah menjadi $107.96 dari 108.16 pada akhir perdagangan hari Jumat lalu di New York atas mata uang yen. “Dollar gagal untuk kembali menguat dari kerugian sebelumnya, mengingat bursa saham Jepang menguat moderat. Indeks saham Nikkei naik tipis sebesar 0.8% menjadi 15,405.66 pada pertengahan sesi. Para pelaku pasar kemungkinan akan menunggu menjelang peristiwa penting” yang berpotensi akan menggerakan pasar. Dengan tidak ada petunjuk terbaru yang akan membantu mendorong USD untuk menguji ke bagian atas dari level 108 yen atau 109 yen, mata uang USD mungkin akan masih terperangkap di kisaran 108 untuk saat ini,” demikian kata Koji Fukaya, CEO FPG Securities. kata Fukaya. Dilaporkan pula bahwa apresiasi mata uang euro menguat tipis apresiasinya sebesar 0.14% di $ 1.2706 dari $1.2672. Hasil tes kesehatan lembaga keuangan zona eropa yang di rilis tidak terlalu di pertimbangkan oleh pasar. Berdasarkan penyataan dari European Central Bank dan the European Banking Authority, sebanyak 25 bank secara teknis gagal terhadap stress test, namun sebagian besar sudah mengambil langkah untuk menyelesaikan masalah mereka. Namun, beberapa pelaku pasar telah bergerak untuk melakukan aksi profit taking menjelang persitiwa besar seperti FOMC yang akan di lakukan antara hari Selasa dan Rabu, pertemuan BoJ pada hari Jumat dan data GDP Amerika pada hari Kamis.

Pada sesi perdagangan hari Senin (27/ 10/ 2014) ini, para pelaku pasar akan fokus pada data Pending Home Sales Amerika yang diperkirakan mencatatkan kenaikan sebesar 0.5% selama periode September. Pertemuan FOMC akan menjadi fokus pasar secara global karena sebagai penentuan apakah program pembelian oboligasi Fed (QE3) akan segera berakhir. Hasil pertemuan The Fed minggu ini besar kemungkinan akan membuat para pelaku pasar melakukan aksi wait and see.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Sterling Terkoreksi, Nantikan GDP

Sterling diperdagangkan melemah di perdagangan sesi Asia hari ini setelah menguat tajam dalam dua hari beruntun terhadap dollar. Naiknya inflasi dan penjualan ritel Inggris menopang pergerakan sterling sebelumnya. Office for

Forex News 0 Comments

Rontok Lagi, Rupiah Mulai Dekat ke 13.300

Nilai tukar Rupiah kembali merapat ke posisi terendahnya dalam 16,5 tahun terakhir, yakni di level 13.240. Tingginya permintaan terhadap Dollar mengemuka jelang pertemuan akbar Federal Reserve Bank hari Rabu besok

Berita 0 Comments

Kurs Poundsterling Hari Ini, Rebound Tipis

Poundsterling hari ini (03:24:51 GMT, Jum’at, 30 Mei 2014) menguat setelah dibuka di 1.6720 pada awal perdagangan (00.00 GMT) dan telah naik sekitar 8 pips atau sekitar 0.05 %. Nilai

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image