Yen Tengah Perkasa, Minyak Tengah Terkapar

1932436_548345105309866_5314478911197078731_nGerak nilai apresiasi mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, dilapporkan bergerak menguat. Gerak nilai apresiasi mata uang Yen bergerak melesat ke level terkuat sejak Agusrus. Hal tersebut terjadi adalah karena kejatuhan di nilai aset yang terkait dengan pertumbuhan ekonomi China mendorong para spekulan besar dan hedge fund mengalihkan bidikan mereka ke mata uang save haven untuk pertama kalinya sebelum Shinzo Abe menduduki kursi kekuasaan di tahun 2012.

Gerak nilai apresiasi mata uang Jepang bergerak menguat sebesar 3% di sepanjang kurun waktu tahun ini. Gerak kenaikan nilai apresiasi mata uang Yen tersebut adalah merupakan pencapaian gerak kenaikan terbesar diantara major currencies. Hal tersebut terjadi, karena gerak penurunan selama delapan hari beruntun pada nilai acuan mata uang China, yaitu mata uang Yuan sampai hari Kamis lalu, telah berakibat mengirimkan guncangan ke pasar keuangan.

Gerak nilai apresiasi mata uang USD pada hari Jumat lalu dilaporkan telah menyelesaikan gerak nilai apresiasinya dengan terkoreksi melemah. Greenback telah bergerak melemah, dengan mengalami gerak penurunan terbesar nilai apresiasinya terhadap mata uang Yen, sejak Agustus 2013. Kondisi tersebut terjadi, seiring para pelaku pasar yang cenderung mengurangi spekulasi mereka pada kenaikan suku bunga di bulan Maret oleh Federal Reserve, dan mengabaikan data yang menunjukkan pengusaha menambah lebih banyak pekerja daripada perkiraan ekonom di bulan Desember.

Gerak nilai apresiasi mata uang Yen dilaporkan telah bergerak menguat terhadap mata uang Yen sekitar ke 117.05, setelah menyentuh ke level 116.68. Level tersebut merupakan level terkuat sejak 24 Agustus. Analis mata uang di Bank of New Zealand Ltd di Wellington mengatakan bahwa aset beresiko terlihat cukup lemah daya tawarnya pada saat ini dengan apa yang terjadi di China dan turunnya pasar ekuitas. Ini benar-benar tahun yang choppy dan menjadi lingkungan yang singkat untuk berikan dukungan terhadap mata uang Yen. Perdagangan bursa pasar saham Jepang dilaporknan tengah ditutup untuk hari libur pada hari Senin.

Dilaporkan bahwa pasar ekuitas China telah dibuka di wilayah negatif, dengan indeks Shanghai sempat turun sebanyak 2.51% sebelum pulih untuk mengurangi beberapa kerugiannya untuk diperdagangkan 0.8% lebih rendah di 3,161.60 pada pukul 09:30 WIB. Pada sesi perdagangan pasar di pekan lalu, indeks telah menghapus semua penguatan di tahun 2015, dengan melemah turun sebesar 9.97% hanya dalam kurun waktu lima hari. Indeks Shenzen dilaporkan bergerak turun 1.6% pada awal sesi perdagangan pasar.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga saham di sektor perbankan dan perusahaan broker telah menderita kerugian di awal sesi perdagangan pasar China. Gerak nilai harga saham Baotou Steel adalah merupakan perusahaan dengan kondisi gerak nilai harga sahamnya, mengalami pelemahan yang paling besar anjloknya di indeks utama pada awal perdagangan, yaitu turun sekitar 4.5%.

Pada hari Senin, People Bank of China (PBoC) membimbing gerak nilai apresiasi mata uang Yuan bergerak lebih tinggi. Langkah PBoC tersebut adalah dengan menetapkan titik tengah di 6.5626 terhadap Greenback. Pada sesi perdagangan pasar hari Jumat lalu, titik tengah gerak nilai apresiasi mata uang Yuan di kisaran 6.5636. Gerak nilai apresiasi mata uang Yuan dilaporkan telah diperdagangkan di kisaran level 6.5805 terhadap mata uang USD.

Gerak nilai harga minyak dilaporkan tengah memperpanjang gerak penurunannya dari dekat level terendah 11 tahun di tengah tanda-tanda pelemahan lebih lanjut di China, yang merupakan Negara konsumen minyak terbesar di dunia. Gerak nilai harga minyak berjangka dilaporkan bergerak turun sebanyak 2% di New York. Kondisi tersebut terjadi, setelah anjlok lebih dari 10% pada pekan lalu.

Negara China dilaporkan telah membukukan penurunan bulanan ke 46 berturut-turut di dalam harga produsen dan inflasi masih sekitar setelah dari target pemerintah di tahun 2015. Saudi Arabian Oil Co. telah mengkonfirmasikan pada hari Jumat lalu bahwa mereka sedang mempelajari pilihan untuk penjualan saham, yang termasuk “pendaftaran berkas” dari anak perusahaan penyulingan mereka.

Gerak nilai harga minyak merosot dalam perdagangan intraday ke level terendah 12 tahun karena volatilitas di pasar China telah memicu kejatuhan di pasar ekuitas Global dan Cadangan minyak mentah Amerika yang masih sekitar 100 juta barel di atas level rata-rata lima tahun. Analis dari Nomura Holdings Inc. sampai UBS Group AH memprediksi minyak mungkin akan jatuh ke dekat $30 US/ barel.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Februari dilaporkan turun sebanyak 74 sen ke $32.42 US/ barel di New York Mercantile Exchange. GErak nilai harga minyak dilaporkan telah bergerak di kisaran $32.45 US/ barel. Kontrak WTI tergelincir ke $33.16 US pada hari Jumat lalu, turun untuk sesi kelima untuk penutupan di level terendah sejak Februari 2004.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Diperdagangkan Dalam Kisaran Sempit, Emas Rawan Tekanan

Gerak harga emas berada pada kisaran rentang sempit. Hal ini terjadi adalah dikarenakan oleh sepinya transaksi perdagangan. Sebagian besar pelaku pasar lebih memilih untuk berkonsentrasi di pasar saham. Harga emas

Forex News 0 Comments

Aussie Bertengger Kokoh di Kisaran Puncak 2014

Hingga sesi siang di perdagangan hari Kamis (27/3) nilai tukar Aussie (AUDUSD) masih bertengger kokoh di kisaran puncaknya sepanjang tahun 2014 sekaligus mencatatkan harga terkuatnya dalam 4 bulan terakhir sejak

Berita 0 Comments

Poundsterling Terkoreksi Tajam Di Awal Minggu, Hard Brexit Gusarkan Pasar

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang GBP/ USD terkoreksi kuat, dengan telah bergerak melemah anjlok sekitar 200 poin bergitu sesi perdagangan pasar di awal minggu ini dibuka. Hal tersebut

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image