Yen Tertekan Greenback, Kospi Terdongkrak Naik

0a00a0y01e8949Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD telah bergerak menguat terhadap mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen pada awal sesi perdagangan pasar di hari Kamis. Gerak nilai apresiasi Greenback tampak bergerak stabil terhadap mata uang utama lainnya.

Hal tersebut terjadi, menjelang laporan payroll Amerika di akhir pekan ini yang dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan naikan suku bunga di bulan Desember. Hal yang mendorong penguatan gerak nilai apresiasi Greenback, salah satunya adalah datang dari Presiden The Fed of Chicago, Charles Evans.

Charles Evans mengatakan bahwa akan menjadi “baik-baik saja” dengan kenaikan suku bunga Amerika pada akhir tahun ini jika data ekonomi Amerika masih kuat. Aktivtas sektor jasa Amerika yang optimis imbangi laporan kerja sektor swasta yang lebih lemah dari perkiraan menjelang laporan kerja pada hari Jumat.

Dilaporkan dengan berdasarkan dari survei Reuters, menunjukkan bahwa laporan tenaga kerja diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan 175.000 pekerja pada bulan lalu. Para pelaku pasar juga melihat adanya potensi revisi kenaikan untuk bulan Agustus yang menunjukkan pertumbuhan 151.000 pekerja.

Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY telah sempat bergerak di kisaran level 103.38. Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY telah sempat bergerak naik sekitar 0.13%, dengan level resisten terdekat di kisaran level 104.00 dan level support di kisaran level 102.70.

Gerak nilai harga indeks saham Korea Selatan, KOSPI, dilaporkan telah bergerak positif pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis. Hal tersebut terjadi, karena ditopang oleh adanya lonjakan penguatan dari gerak nilai harga saham berkapitalisasi besar, yaitu gerak nilai harga saham perusahaan Samsung Electronics ke rekor tinggi.

Gerak nilai harga saham perusahaan Samsung Electronics dilaporkan telah bergerak menguat tajam hingga 5%. Hal tersebut terjadi, setelah hedge fund asal Amerika, Elliott Management, mengajukan proposal restrukturisasi atas raksasa elektronik tersebut. Elliott Management, yang menguasai 0,62% saham Samsung Electronics, mengusulkan Samsung Electronics untuk dipisah menjadi sebuah perusahaan induk dan perusahaan operasional yang akan didaftarkan ke bursa saham Nasdaq.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham KOSPI telah terpantau naik sekitar 0,27% menjadi 2058.89. Investor asing kembali berposisi sebagai pembeli, dengan mengoleksi 46,2 milyar Won, atau setara dengan $41,64 juta US, menjelang pertengahan sesi.

Dilaporkan bahwa para menteri perminyakan dari negara-negara OPEC dan non-OPEC akan melangsungkan pertemuan di Istanbul pada pekan depan. Para menteri perminyakan dari negara-negara OPEC dan non-OPEC tersebut akan bertemu di Istanbul, untuk membicarakan langkah-langkah implementasi dari kesepakatan pembatasan produksi minyak bulan lalu.

Wacana tersebut kemungkinan akan dilakukan di sela-sela acara “23rd World Energy Congress” pada 9-13 Oktober mendatang. Diskusi akan mencakup bagaimana produsen non-OPEC akan bergabung dalam program pemangkasan produksi, menurut Menteri Perminyakan Venezuela, Eulogio Del Pino, pada Rabu malam.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga komoditas minyak mentah WTI untuk kontrak pengiriman bulan November terpantau bergerak di kisaran level harga $49.51. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah WTI untuk kontrak pengiriman bulan November telah bergerak sekitar 0,64% di bawah harga penutupan pasar di hari Rabu.

About author

You might also like

Komoditas Minyak Kembali Koreksi, Pasar Global Terimbas

Gerak nilai apresiasi mata uang Australia, yang lazim disebut dengan istilah Aussie, dilaporkan bergerak melemah terhadap Greenback dan major currencies lainnya. Hal tersebut terjadi, setelah dipicu oleh gerak penurunan tajam

Berita 0 Comments

Dollar Masih Terpuruk Vs. Yen Sebelum Testimoni Yellen

Greenback di perdagangkan di atas 0.3% dari level terendah dalam tujuh pekan terhadap yen sebelum ketua Fed Janet Yellen bertestimoni kepada anggota parlemen AS besok. Indeks dollar berada 0.3% di

Apresiasi USD Terlawan karena Kondisi Pasar Global

Pada sesi perdagangan pasar Asia hari Selasa (21/ 10/ 2014) ini, apresiasi mata uang USD masih pertahankan gerak pelemahannya mulai dari kemarin terhadap sebagian besar major currencies. Hal ini terjadi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image