Yuan Masih Dipertahankan Beijing, Emas Antam Juga Turut Tergelincir

11696_3849381332391_2013197477_nGerak nilai apresiasi mata uang Uni Eropa, yaitu mata uang Euro, dilaporkan telah kembali anjlok terhadap Greenback pada sesi perdagangan pasar hari Senin kaemarin. Hal tersebut terjadi, seiring bursa saham global yang stabil mendorong para pelaku pasar untuk mencari mata uang lain yang memberikan yield lebih tinggi.

Gerak nilai harga di bursa Wall Street dan Eropa yang menguat pasca awal tahun yang buruk, mengurangi daya turik bagi mata uang Euro. Mata uang Euro telah digunakan untuk carry trade selama berbulan-bulan, dengan para pelaku pasar menjual Euro karena tingkat suku bunga yang dekat nol dan membeli mata uang ber-yield tinggi lainnya seperti mata uang USD dan mata uang Inggris, yaitu mata uang Poundsterling.

Menurut analis, membaiknya selera resiko pelaku pasar cukup untuk memicu pelemahan gerak nilai apresiasi mata uang Euro terhadap mata uang USD. Namun gerak pelemahan nilai apresiasi mata uang Euro diperkirakan hanya akan berlangsung sementara.

Asumsi tersebut muncul, seiring ketidakpastian mengenai China dan penurunan harga komoditas masih menjadi fokus utama para pelaku pasar. Menurut analis, manfaat dari memburuknya selera resiko para pelaku pasar, serta data inflasi Eropa yang positif seharusnya akan mengimbangi dampak negatif yang mungkin muncul dari usaha pihak ECB saat ini untuk menstimulasi perekonomian zona Eropa.

Pihak pemerintah China dilaporkan tampak masih bersikukuh untuk tetap mempertahankan nilai apresiasi mata uang nya, yaitu mata uang Yuan, untuk bergerak stabil. Gerak nilai apresiasi mata uang Yuan bergerak stabil dalam kurun waktu tiga hari secara beruntun, berusaha untuk meyakinkan pasar dari ketakutan di pekan lalu yang disebabkan oleh pelemahan gerak nilai apresiasi mata uang Yuan.

Gerak nilai apresiasi mata uang China telah diperdagangkan di pasar bebas Hong Kong dengan naik sekitar 0.2% di 6.6004/ USD pada sesi perdagangan pasar pagi ini. Gerak nilai apresiasi mata uang Yuan melemah ke level terendah di 6.7618 pada sesi perdagangan pasar di pekan lalu, kurang 0.4% dari rekor terlemah di 6.7850 yang terlihat di bulan September 2010, sebelum adanya dugaan intervensi dari PBOC. Pengurangan nilai apresiasi mata uang Yuan offshore terhadap onshore sebesar 0.47%, itu adalah yang terkecil sejak November.

Lembaga otoritas moneter yang menetapkan nilai acuan nilai tukar, membatasi pergerakan nilai Yuan onshore untuk maksimum 2% di kedua sisi, di 6.5628/ USD. Angka tersebut hanya sedikit berubah dari 6.5626 pada hari Senin kemarin. Angka tersebut juga 0.3% lebih kuat dari nilai onshore mata uang Yuan pada penutupan resmi di 6.5822.

Ma jun, kepala ekonom di biro riset di PBoC mengatakan bahwa investor telah salah paham terhadap niat People Bank of China (PBoC) dalam pergerakan nilai acuan mata uang Yuan harian. Penetapan ini berdasarkan harga penutupan hari sebelumnya dan perubahan terhadap sekeranjang mata uang, dikatakan oleh Ma Jun yang diposting di situs bank sentral pada hari Senin.

Gerak nilai harga di bursa saham Jepang dilaporkan bergerak turun untuk enam hari beruntun, ketika pasar dibuka kembali setelah hari libur umum. Gerak nilai harga Saham pengeksplor energi pimpin penurunan di indeks karena gerak nilai harga minyak yang terus merosot.

Gerak nilai harga indeks Nikkei 225 Stock Average turun 1.18% di 17,483.50, setelah membukukan pekan awal terburuk dalam setahun sejak tahun 1997 di tengah kejatuhan di pasar ekuitas China dan mata uang. Gerak nilai apresiasi mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, diperdagangkan di 117.70/ USD, dari 118.29 ketika pasar saham Jepang ditutup pada hari Jumat lalu.

Kepala analis di SMBC Friend Securties Co. di Tokyo mengatakan bahwa para pelaku pasar saat ini mempertanyakan kapan pelemahan gerak nilai apresiasi mata uang Yuan dan kejatuhan pasar saham China akan turun dan kecemasan atas ekonomi China akan memperburuk sentimen pasar. Pasar saham Jepang sudah terlihat oversold dari perspektif valuasinya.

Kekhawatiran jatuhnya gerak nilai harga di bursa saham lebih lanjut, mendorong para pelaku pasar mengamankan investasi dengan membeli komoditas emas sebagai aset pengaman investasi. Akhir pekan lalu, para pelaku pasar melakukan aksi beli yang paling besar pada ETF emas, sebagai kembalinya aksi beli kembali sejak 10 Desember lalu. Jumlah kepemilikan ETF emas mengalami kenaikan 9,1 metrik ton menjadi sebesar 1.475,3 tons setelah sehari sebelumnya juga naik sebanyak 8,1 metrik ton.

Gerak nilai harga emas dilaporkan tampak bergerak secara mix, berayun naik turun setelah mencatat kinerja mingguan yang terbaik sejak Agustus lalu. Kondisi tersebut terjadi, dimana semakin jatuhnya gerak nilai harga saham-saham China telah menjadi sentimen pendukung kenaikan harga emas.

Gerak laju pertumbuhan ekonomi China yang masih mengkhawatirkan juga telah memperburuk aksi jual saham-saham China di berbagai bursa utama dunia. Kedua sentimen ini menarik-ulur harga emas saat ini. Saham-saham China sendiri terpuruk pada posisi terendah sejak September silam, ini merupakan aksi terburuk sepanjang setahun terakhir ini.

Dilaporkan bahwa baik harga jual maupun beli kembali/ buyback emas PT. Aneka Tambang,Tbk (Antam) pada perdagangan pasar hari Selasa (12/ 01/ 2016) ini turun. Kondisi tersebut terjadi, di tengah naik tipisnya gerak nilai harga emas global.

Dilaporkan bahwa nilai harga jual emas Antam turun sebesar Rp 1.000 sehingga harga menjadi Rp 547.000/ gram dari penutupan harga kemarin yaitu sebesar Rp 548.000/ gram. Nilai harga buyback emas Antam juga turun sebesar Rp2.000 sehingga harga menjadi Rp 490.000/ gram dari sesi sebelumnya yaitu seharga Rp 492.000/ gram.

Berikut dilaporkan dengan mengacu pada situs resmi Antam bahwa, untuk emas pecahan 2 gram - Rp 1.054.000, emas pecahan 3 gram - Rp 1.563.000, emas pecahan 4 - Rp 2.072.000, emas pecahan 5 gram - Rp 2.590.000, emas pecahan 10 gram - Rp 5.130.000, emas pecahan 25 gram - Rp12.750.000, emas pecahan 50 gram - Rp 25.450.000, emas pecahan 100 - Rp 50.850.000, emas pecahan 250 gram - Rp 127.000.000, dan untuk emas pecahan 500 gram - Rp 253.800.000.

Kuatnya data lapangan kerja Amerika disisi lain menjadi pembatas kenaikan gerak nilai harga emas lebih lanjut. Angka Payroll Amerika meningkat sebesar 292 ribu, lebih tinggi dari perkiraan. Naiknya angka Payroll Amerika bahkan lebih tinggi dari perkiraan awal, menjadi sinyal kuat akan kemungkinan kenaikan suku bunga Fund Rates dari The FED lebih lanjut.

Gerak nilai harga minyak masih memperpanjang gerak penurunan dari level penutupan terendah dalam lebih dari 12 tahun sebelum pemerintah Amerika merilis data cadangan minyak yang diperkirakan akan kembali meningkat, kondisi tersebut akan semakin memperburuk kondisi suplai global yang sudah melimpah.

Gerak nilai harga minyak berjangka dilaporkan turun sebanyak 1% di New York setelah tergelincir sebesar 5.3% pada hari Senin. Cadangan minyak mentah Amerika kemungkinan akan naik 2 juta barel pada pekan lalu, ditunjukkan dalam survei Bloomberg sebelum perilisan data dari Energy Information Administration pada hari Rabu.

Gerak nilai harga minyak turun lebih 10% pada pekan lalu karena volatilitas di pasar China memicu kejatuhan di pasar ekuitas dan suplai Amerika masih sekitar 100 juta barel di atas level rata-rata lima tahunan. Minyak Brent, yang merupakan minyak patokan global, mungkin akan turun ke level terendahnya di $20 per barel jika dollar menguat, diungkapkan oleh Morgan Stanley.

Gerak nilai harga minyak West Texas Intermediate untuk kontrak Februari melemah sebanyak 31 sen menjadi $31.10 US/ barel di Nymex dan saat ini bergerak dikisaran $31.35 US/ barel. Kontrak turun $1.75 US menjadi $31.41 US pada hari Senin. Angka tersebut adalah level terendah sejak Desember 2003. Gerak nilai harga minyak telah anjlok 30% pada tahun lalu. Sementara itu harga minyak Breny berakhir turun $2 US, atau 6%, menjadi $31.55 US/ barel di London pada hari Senin. Premi minyak patokan Eropa saat ini sebesar 12 sen terhadap minyak WTI.

About author

You might also like

Umum 0 Comments

Pasca FOMC Rilis, Koreksi Harga Warnai Pasar

Mata uang USD membuntuti kenaikan imbal hasil treasury dan terapresiasi untuk sesi ke-2 berturut-turut pada hari Kamis, setelah minutes pertemuan The Fed bulan Juli menjaga ekspektasi bahwa bank sentral Amerika

Forex News 0 Comments

Pernyataan Yellen telah Tersampaikan, Minyak Menguat Moderat

Gerak nilai apresiasi mata uang NZD/ USD dilaporkan telah tampak masih melanjutkan gerak penguatan. Gerak nilai apresiasi mata uang NZD/ USD dilaporkan telah sempat menyentuh 0,7326 sebelum kembali melemah beberapa

Fundamental 0 Comments

Greenback Koreksi Atas Major Currencies, Kospi Tampak Cenderung Stabil

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY bergerak turun di sesi perdagangan Asia pada hari Rabu. Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY bergerak di 109.10, turun 0.11%.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image