Zona Eropa Mengalami Tekanan

Zona Eropa Mengalami Tekanan

Mata uang euro bergerak melemah terhadap USD dalam sesi perdagangan pasar kemarin (Senin, 06/ 05/ 2013). Keadaan ini terjadi karena adanya pernyataan Mario Draghi , presiden ECB. Dia mengatakan akan melakukan tindakan lebih lanjut, jika pertumbuhan ekonomi dikawasan zona eropa dalam satu pekan mendatang tidak terlihat adanya petumbuhan, yang turut mendukung euro bergerak turun dan mendekati titik support pada 1.3045.

Kemarin euro diperdagangkan lebih rendah sebesar 0.32 menjadi 1.3076, mencapai titik terendah hariannya pada 1.3054 dan titik tertingginya sebesar 1.3141. Tekanan arah bearish pada mata uang euro turut diperburuk oleh hasil survey yang menunjukkan terus berlanjutnya pelemahan sektor bisnis di blok 17-negara pada bulan April, dengan aktivitas bisnis di negara Jerman juga turut menderita kontraksi. ECB pada pekan lalu telah memutuskan untuk menurunkan suku bunga dan mengisyaratkan kemungkinan pemberlakuan suku bunga deposito negatif. Jika terwujud, kebijakan tersebut akan mengharuskan bank untuk membayar biaya atas simpanan dan berpotensi mendorong aliran dana keluar dari zona eropa. “Resiko untuk EUR/ USD cenderung mengarah turun untuk menguji 1.30 USD,” kata Arne Lohmann Rasmussen, kepala penelitian forex pada Danske Bank di Copenhagen. USD kemarin ditutup naik sebesar 0.28% menjadi 82.33. Data resmi dari zona eropa kemarin melaporkan, bahwa rata - rata indeks harga manager disektor jasa pada bulan April menunjukkan pertumbuhan. Penjualan ritel pada bulan April mengalami peningkatan sebesar 0.1% dari defisit 0.2% pada bulan sebelumnya (direvisi naik naik dari defisit sebesar 0.3%), sesuai forecast untuk kenaikan sebesar 0.1%.

Sedangkan data rilis lain dilaporkan bahwa yield obligasi Peracis jangka satu tahun mengalami penurunan sebesar 0.011% menjadi 0.018% dari 0.029% pada bulan sebelumnya. Mata uang euro melemah terhadap poundsterling dan . Apresiasi cross mata uang EUR/ GBP diperdagangkan turun sebesar 0.14% menjadi 0.8414. Apresiasi mata uang cross EUR/ JPY ditutup lebih rendah sebesar 0.02% dan menetap pada 129.89. Pada sesi perdagangan hari ini, mata uang euro diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran harga 1.3120 - 1.3025.

About author

You might also like

Minyak Menguat Terdukung Rusia, Pasar Nantikan The Fed

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang Yen telah terpantau bergerak menguat di sesi perdagangan pasar Asia pada hari Rabu. Hal tersebut terjadi, setelah data perdagangan yang mengecewakan dan menjelang

Forex News 0 Comments

Pesimisme Investor Gerus Aussie Pasca Fed-Yellen

Hinga sesi siang di perdagangan hari Kamis (20/3), dollar Australia atau sering disebut dengan Aussie nampak terjebak di teritori negatif setelah semalam terpuruk akibat penguatan dollar AS setelah muncul pernyataan

Berita 0 Comments

Kebijakan China Kembali Berimbas Kuat, Produksi Minyak Iran Segera Ditingkatkan

Mata uang USD dilaporkan masih cenderung melemah nilai apresiasinya terhadap mata uang Uni Eropa, Euro, dan mata uang Jepang, Yen, pada hari Rabu (26/ 08/ 2015) ini. Hal tersebut terjadi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image