Zona Eropa Tertekan Kondisi Rating Kredit Prancis, Asumsi Pasar Menjadi Kian Negatif

Zona Eropa Tertekan Kondisi Rating Kredit Prancis, Asumsi Pasar Menjadi Kian Negatif

44640_305890299512448_809917016_nMata uang USD mempertahankan penguatan selama 2 minggu terhadap mata uang negara Jepang, yen. Kondisi ini terjadi menjelang pidato petinggi Federal Reserve besok di tengah sinyal bahwa perekonomian negara Amerika mungkin cukup kuat bagi bank sentral untuk mulai memangkas stimulus moneter. Mata uang negeri paman Sam tersebut berhasil mempertahankan gain setelah data tenaga kerja pekan lalu yang melebihi perkiraan para pelaku pasar, mendorong yield obligasi naik.

Mata uang USD mendominasi pasar pada hari Jumat lalu, setelah adanya laporan rilis data Amerika. Laporan tersebut merupakan sebuah kejutan pasar, data secara tak terduga menunjukkan pertumbuhan pekerjaan di Amerika berakselerasi, yang memperkuat kemungkinan The Fed untuk mulai memperlambat laju pembelian aset pada akhir tahun ini. Pertumbuhan 204.000 pekerjaan baru pada bulan lalu juga mengindikasikan terbatasnya dampak federal shutdown terhadap perekonomian. Namun rincian data NFP yang memperlihatkan penurunan tingkat partisipasi angkatan kerja masih mengekang rallymata uang USD. “Data pekerjaan ini jelas mengesankan, mengingat shutdown pemerintah dan pelemahan mendasar dalam perekonomian Amerika. Angka itu telah benar-benar mengembalikan outlook Amerika. Sebelumnya Saya telah meremehkan kemungkinan tapering di bulan Desember, namun sekarang sepertinya itu bisa saja terjadi,” kata Richard Franulovich, analis mata uang senior pada Westpac di New York. Presiden The Fed bagian Minneapolis, Narayana Kocherlakota, dan The Fed bagian Atlanta, Dennis Lockhart, direncanakan akan menggelar pidato besok. Mata uang euro berada dekat level rendah 10 bulan terhadap pound menjelang data pekan ini yang mungkin akan menunjukkan output pabrik di zonaeropa berkurang dan setelah kejutan pemangkasan suku bunga oleh European Central Bank. “Kami memperkirakan USD untuk menguat secara bertahap seiring normalisasi kebijakan moneter Amerika. ECB masih mempertahankan outlook kebijakan yang mengisyaratkan pemangkasan suku bunga lebih lanjut,” demikian menurut Daisaku Ueno, kepala strategis mata uang pada Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities Co. di Tokyo.

Dari zona eropa dilaporkan bahwa euro tengah didera kondisi negatif. Sentimen negatif terus menaungi mata uang euro pada hari Jumat kemarin. Hal ini dipicu Standard & Poor’s menurunkan rating kredit negara Prancis menjadi ‘AA’ dari sebelumnya ‘AA+’, sehari setelah European Central Bank mengejutkan para pelaku pasar dengan memangkas suku bunga ke rekor terendah baru. Lembaga pemeringkat ini menyangsikan jika reformasi pemerintah pada sektor perpajakan, seperti halnya pada pasar pekerjaan dan pasar lainnya, tidak akan secara substansial mendongkrak prospek jangka menengah Perancis. Sementara pasar keuangan dan pasar options memperkirakan mata uang euro masih akan melanjutkan pelemahan dalam jangka pendek seiring berkurangnya keuntungan yield atas mata uang utama lainnya. Citigroup bahkan telah mengeluarkan rekomendasi jual, dengan mengincar target pada kisaran 1.3050 USD.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Euro Masih Cemaskan Krisis di Ukraina

Euro menyentuh level terendah dalam 1 tahun baru pada hari Senin, seiring meningkatnya kecemasan mengenai krisis di Ukraina membuat mata uang tampil defensif menjelang pertemuan kebijakan European Central Bank pekan

Fundamental 0 Comments

Kecenderungan Pelaku Pasar Beresiko Tak Lirik Emas, Indonesia Rilis Kebijakan

Telah dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar hari kamis (27/ 08/ 2015) ini, gerak nilai apresiasi mata uang Yen, mata uang milik Jepang, tengah tertekan terhadap USD. Hal ini terjadi

USD Terkoreksi Aksi Profit Taking, PAsar MAsih Yakin Penguatan USD Ke Depan

Dilaporkan bahwan pada sesi pasar Amerika hari Senin (06/ 10/ 2014) kemarin, nilai indeks USD telah terkoreksi hampir 50% dari sesi tertinggi hariannya. Indeks USD ditutup naik sebesar 56 pips

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image