Aussie Fluktuatif Pasca Komentar Stevens

Aussie Fluktuatif Pasca Komentar Stevens

Aussie diperdagangkan fluktuatif pasca komentar Gubernur Reserve Bank of Australia, Glen Stevens. Aussie pada perdagangan kemarin berhasil menguat tajam terhadap dollar dan menembus di atas level 0.9000 menyusul apiknya data-data ekonomi Australia yang dirilis pekan ini.

Biro statistik Australia pada hari Kamis kemarin mengatakan penjualan ritel Australia pada bulan Januari tumbuh 1,2% dari bulan sebelumnya, dan diatas estimasi ekonom sebesar 0,5%. Sementara penjualan ritel pada bulan Desember direvisi naik menjadi 0,7%. Data lain menunjukkan surplus neraca perdagangan Australia pada bulan Januari meningkat secara signifikan menjadi A$1,43 miliar, dibandingkan surplus bulan Desember sebesar A$591 juta,

Sementara GDP Australia pada kuartal ke-empat 2013 yang dirilis hari Rabu tumbuh 0,8% dari kuartal sebelumnya ketika tumbuh 0,6%. GDP pada kuartal ke-empat tersebut juga lebih tinggi dari estimasi para ekonom sebesar 0,7%.

Gubernur RBA, Glenn Stevens, dalam pernyataannya di hadapan panel parlemen Australia mengatatakan kebijakan moneter yang “sangat akomodatif” memicu peningkatan pasar perumahan, dan juga memperingatkan kelancaran transisi dari pertumbuhan yang ditopang sektor pertambangan masih belum jelas. Stevens juga menekankan tidak dapat mengasumsikan kebijakan moneter dapat mengatasi penuruan permintaan agregat. Kebijakan moneter memiliki dampak yang besar secara umum, namun belum tentu menjadi jalur yang tepat untuk peningkatan permintaan agregat kuartalan ataupun tahunan.

Aussie berfluktuatif pasca pernyataan Stevens tersebut dan saat ini diperdagangkan pada kisaran 0.9094 setelah sempat menyentuh level tertinggi harian 0.9109 dan terendah 0.9067.

About author

You might also like

CFD News 0 Comments

Minyak dan Aussie Terkoreksi, Brexit Hantui Inggris

Mata uang Dollar Australia dilaporkan masih tampak bergerak melemah gerak nilai apresiasinya terhadap mata uang USD. Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD sempat melemah sekitar 0.3% ke

Berita 0 Comments

Pasar Waspada Menjelang Referendum Inggris, Greenback Beri Tekanan Balik Karena Terdukung Yellen

Mata uang Inggris, yaitu mata uang Poundsterling, dilaporkan sempat bergerak melemah gerak nilai apresiasinya terhadap mata uang USD, pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa. Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi

Berita 0 Comments

Zona Eropa Mengalami Tekanan

Mata uang euro bergerak melemah terhadap USD dalam sesi perdagangan pasar kemarin (Senin, 06/ 05/ 2013). Keadaan ini terjadi karena adanya pernyataan Mario Draghi , presiden ECB. Dia mengatakan akan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image