Data Rilis Amerika Ditunggu Pasar

Data Rilis Amerika Ditunggu Pasar

10570438_754492561275444_52461181166959978981_nPergerakan pasar mata uang di hari Jumat (05/ 09/ 2014), mata uang USD telah diperdagangkan menguat terhadap mata uang utama lainnya hari ini, menjelang data ekonomi Amerika malam ini. Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika akan merilis Non-farm perubahan tenaga kerja Amerika, dengan perkiraan akan alami peningkatan menjadi 226K, dari 209K di bulan sebelumnya. Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika juga akan merilis data lain. Data rilis lain itu adalah tingkat pengangguran Amerika, dengan perkiraan akan membaik menjadi 6.1%, dari 6.2% di bulan sebelumnya, serta akan merilis data rata-rata pendapatan per jam pada wilayah Amerika, dengan perkiraan akan alami peningkatan menjadi 0.2%.

Selama berlangsungnya perdagangan, apresiasi mata uang EUR/ USD diperdagangkan melemah 0.06% di level 1.2937. Apresiasi mata uang GBP/ USD diperdagangkan melemah 0.04% di level 1.6323. Untuk apresiasi mata uang USD/ JPY, harga diperdagangkan menguat 0.06% di level 105.32. Untuk apresiasi mata uang USD/ CHF, harga diperdagangkan menguat 0.05% di level 0.9323. Meski demikian, USD bergerak alami beragam pergerakan terhadap masing - masing mata uang utama tersebut. Apresiasi mata uang AUD/ USD diperdagangkan menguat 0.01% di level 1.0880. Untuk aresiasi mata uang USD/ CAD, level harga bergerak menguat 0.05% di level 1.0879,

dan NZDUSD di level 0.8287. Indeks USD menunjukan kinerja mata uang Amerika tersebut telah diperdagangkan menguat 0.04% di level 83.85 terhadap mata uang utama lainnya. Solidnya indikator ekonomi Amerika kian menegaskan harapan perubahan kebijakan moneter The Fed. Kondisi berbeda pada bank sentral lain, seperti ECB, BoJ dan BoE yang justru masih bertahan dengan kebijakan konservatifnya. Kebijakan ECB untuk memangkas suku bunga acuan sebesar 0,05% dari sesi sebelumnya 0,15%, secara mengejutkan bagi sebagian besar analis pasar yang memperkirakan tidak ada perubahan. Bank sentral juga menurunkan suku deposit facility -0.20% dari yang sebelumnya -0.10% dan suku bunga pinjaman marjinal untuk 0,30% dari yang sebelumnya 0,40%. Keputusan itu muncul setelah data terbaru menunjukkan bahwa inflasi tahunan zona Eropa melambat dalam lima tahun sebesar 0,3% pada bulan lalu. ECB menargetkan tingkat inflasi mendekati tapi hanya di bawah 2%. Apresiasi mata uang euro jatuh lebih dari 1% terhadap mata uang USD pada level harga 1.3015, level terendah sejak bulan Juli 2013. Indeks USD, yang melacak kinerja USD terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,64%.

Perhatian para pelaku pasar berikutnya adalah, mereka akan menantikan rilis data krusial atas payroll Amerika. Kondisi yang diperkirakan pasar adalah data rilis ini mampu menopang penguatan apresiasi mata uang USD kembali. Departemen Tenaga Kerja Amerika mengatakan jumlah orang yang mengajukan klaim pengangguran meningkat sebesar 4.000 menjadi 302.000 pada pekan lalu.Para analis telah memperkirakan klaim pengangguran naik sebesar 2.000 menjadi 300.000 di pekan lalu. Data muncul setelah ADP proses penggajian perusahaan mengatakan kerja swasta non-pertanian naik 204.000 bulan lalu, di bawah ekspektasi untuk peningkatan 220.000. Perekonomian menciptakan 212.000 pekerjaan pada bulan Juli.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Yen Lanjutkan Pelemahan Pasca Trade Balance

Nilai tukar Yen – Jepang melanjutkan pelemahannya pada perdagangan hari Selasa (22/4) seiring sebagian investor masih terlihat kecewa pasca rilis defisit neraca perdagangan (trade balance) yang kian membengkak di bulan

Berita 0 Comments

Euro Stabil di Sesi Asia Jelang Data Aktivitas Bisnis

Euro diperdagangkan stabil di level terendah 8 bulan terhadap dollar pada sesi Asia hari ini, jelang dirilisnya data aktivitas bisnis dari Zona Euro sore ini. Sementara itu Jens Nordvig dari

Forex News 0 Comments

Pelaku Pasar Masih Condong Ke USD

Pada sesi perdagangan mata uang hari Selasa (16/ 09/ 2014), apresiasi gerak harga mata uang USD telah bergerak mixed terhadap major currencies. Hal ini adalah karena para pelaku pasar sedang

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image