Dollar Lebih Jinak, Rupiah Nikmati Penguatan Sesaat

Dollar Lebih Jinak, Rupiah Nikmati Penguatan Sesaat

Nilai tukar Rupiah berhasil menguat setelah terperosok ke posisi terendahnya dalam 16,5 tahun terakhir di 13.244 per Dollar kemarin. Namun demikian bukan berarti penguatan kurs domestik akan menjadi tren karena sentimen fundamental sangat tidak mendukung.

Sepanjang 2015, Rupiah sudah kehilangan 6,5% terhadap Dollar. Sekarang USD/IDR ditransaksikan pada level 13192 atau lebih lemah dibandingkan level penutupan Senin di 13,240. Tetapi prospek kenaikan Dollar masih terjaga jelang pertemuan Federal Reserve Bank hari Rabu atau Kamis pagi waktu Asia. Isyarat kenaikan suku bunga dalam waktu dekat akan membuat Dollar lebih mahal di pasar uang sehingga mata uang emerging markets kembali rentan. Sampai The Fed mengumumkan hasil rapatnya, investor lebih suka mencairkan profit dari kenaikan Dollar sehingga nilai tukarnya hari ini lebih stabil di pasar.

Rupiah memang bisa berharap adanya sentimen dari hasli pertemuan Bank Indonesia siang ini. Sayangnya otoritas diperkirakan tidak akan memberi kejutan berupa perubahan suku bunga seperti bulan lalu. Isyarat dipertahankannya suku bunga dikemukakan oleh pejabat bank sentral sepanjang pekan. Perubahan suku bunga memang diperlukan untuk mengerek kurs Rupiah, namun BI mengklaim tidak keberatan dengan nilai tukar rendah karena hal itu bagus untuk menggenjot pemasukan ekspor.

Jumat lalu Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, mengatakan bahwa pihaknya akan terus waspada dan berhati-hati dalam menentukan kebijakan moneter. BI berjanji akan menyuplai Dollar ke pasar untuk mencegah gejolak kurs. Sebanyak 10 dari 13 orang responden yang disurvei oleh The Wall Street Journal memprediksi BI tidak akan mengubah suku bunganya dari level 7,50% besok. Pelaku pasar mencerna komentar panglima BI sebagai isyarat bertahannya pola kebijakan bank sentral di bulan Maret. Sementara 3 lainnya memperkirakan terjadinya penurunan bunga lanjutan sebanyak 25 basis poin.

About author

You might also like

Lemahnya Gerak Nilai Harga Komoditas Pengaruhi Langkah Ke Depan The Fed, Loonie Ikuti Gerak Koreksi Indeks Saham dan Minyak

Gerak nilai apresiasi mata uang Kanada, Canadian Dollar, atau lazim disebut dengan istilah Loonie, dilaporkan telah terkoreksi melemah. Gerak pelemahan nilai apresiasi Loonie terkoreksi oleh mata uang USD, karena mengikuti

FOMC Rilis Ditunggu Pasar, Para Pelaku Pasar Tengah Waspada

Pada hari Rabu (17/ 09/ 2014) ini, harga emas bergerak menguat setelah sempat diperdagangkan lebih rendah tadi pagi. Harga emas dan perak terpantau diperdagangkan lebih rendah pada awal sesi setelah

Komoditas 0 Comments

Inggris Hadapi Dilema Besar Jangka Panjang, USD Menggeliat Kembali

Gerak nilai apresiasi mata uang USD dilaporkan tengah meneruskan penguatan atas mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen. Kondisi tersebut terjadi, setelah dua petinggi Federal Reserve, John Williams dan Dennis

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image