Dollar Pertahankan Kinerja Vs Yen

Dollar Pertahankan Kinerja Vs Yen

Dollar masih kokoh diperdagangkan di atas level 102,00 terhadap yen dan menuju penguatan mingguan jelang dirilisnya data existing home sales AS. Meski sempat menguat pada perdagangan sebelumnya setelah anjloknya bursa saham global menyusul buruknya data manufaktur China, namun sentimen negatif masih membayangi yen pasca keputusan kebijakan moneter Bank of Japan.

Bank of Jepang pada hari Selasa (18/02/14) mempertahankan komitmen peningkatan monetary base sebesar 60 triliun yen hingga 70 triliun yen, namun juga akan mendorong beberapa skema pinjaman. BoJ melipatgandakan skema pendanaan menjadi 7 tiliun yen, dan bank umum dapat meminjam uang dua kali lipat dari tingkat suku bunga yang sama dengan sebelumnya.

Sementara kebijkan yang berbeda akan diambil oleh Federal Reserve. Dalam notulen rapat terakhir bank sentral AS tersebut memberikan gambaran anggota FOMC akan meneruskan program pemangkasan stimulus moneter, dan mempertimbangkan merevisi kebijakan suku bunga rendah jika tingkat pengangguran turun dibawah 6,5%. Selain itu buruknya data-data ekonomi AS yang dirilis belakangan ini diperkirakan akibat cuaca buruk yang melanda AS.

USDJPY saat ini diperdagangkan pada kisaran 102,40 dengan level terendah harian 102,25 dan tertinggi 102,53

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Krisis Mereda, Euro Positif Terangkat Naik

Euro terangkat naik ke dekat tingginya 11 bulan terhadap dollar AS hari Senin terkait bertahannya sinyal pemulihan tingkat keyakinan ekonomi di Eropa, sementara Yen merosot ke rendahnya 2-1/2 tahun terhadap

Forex News 0 Comments

Data Manufaktur China Topang Penguatan Yen

Yen menguat terhadap semua mata uang utama setelah data manufaktur China hasilnya di bawah estimasi analis, kondisi tersebut telah memacu permintaan untuk aset safe haven seperti yen. Yen menguat terhadap

Berita 0 Comments

Poundsterling Melempem untuk 2 Hari Berturut-turut Akibat Mendinginnya Aktivitas Manufaktur

Mata uang poundsterling Inggris kembali mengalami penurunan pada sesi perdagangan Jumat di Asia (03/01). Poundsterling kemarin anjlok paling tajam dalam 12 minggu terhadap dollar setelah sempat menyentuh posisi paling tinggi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image