Euro Flat Pasca Penguatan Tajam

Euro Flat Pasca Penguatan Tajam

Euro diperdagangkan flat pada perdagangan sesi Asia, setelah pada perdagangan mengalami penguatan harian terbesar dalam dua minggu terakhir. Keputusan European Central Bank untuk mempertahankan tingkat suku bunga, pada level 0,25%, dan untuk sementara mengesampingkan lemahnya inflasi membuat euro melonjak tajam.

Presiden ECB, Mario Draghi, mengatakan ECB akan mengambil tindakan untuk mengatasi lemahnya inflasi secepatnya pada bulan Maret, ketika tersedia lebih banyak data ekonomi di Zona Euro. ECB juga akan mempublikasikan perkiraan ekonomi makro kuartalan pada bulan depan, termasuk perdiksi inflasi pertama untuk tahun 2016, yang sebelumnya memberikan bukti pendukung pelonggaran moneter lebih lanjut.

Sementara dari AS malam ini akan dirilis data non-farm payrolls dan tingkat pengangguran yang akan menjadi penggerak signifikan. Data NFP AS untuk bulan Januari diperkirakan sebesar 184.000, dan tingkat pengangguran tetap pada level 6,7%. Data tersebut selalu dinanti para investor untuk melihat petunjuk lebih lanjut tentang pemulihan ekonomi AS, dan program pemangkasan stimulus moneter oleh Federal Reserve.

EURUSD saat ini diperdagangkan stabil pada kisaran 1.3589.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Senat Sepakat, USD Menguat, … Meski Pasar Menganggap Sebagai Pembelokan Keadaan

Mata uang USD dan mata uang zona eropa, euro, bergerak melonjak ke level tertinggi terhadap mata uang yen. Hal ini terjadi seiring dengan kondisi bahwa senat Amerika mendukung untuk mengakhiri

Forex News 0 Comments

Yen Menguat terhadap Dollar Efek Sentimen Negatif Dollar AS

Pada perdagangan hari ini mata uang yen Jepang terpantau mengalami peningkatan terhadap dollar AS (10/4). Mata uang Jepang ini berbalik melemah terhadap dollar setelah kemarin tampak mengalami koreksi. Hari ini

Berita 0 Comments

Rilis FOMC Gerus Kekuatan USD Terhadap Major

Mata uang USD diperdagangkan melemah hampir seluruh mata uang major setelah Federal Reserve mempertahankan program pembelian obligasi perbulan sebesar 85 miliar USD. Keputusan tersebut merupakan sebuah kejutan dari Federal Reserve

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image