Gencatan Senjata di Ukraina Beri Imbas Positif Pada Emas

Gencatan Senjata di Ukraina Beri Imbas Positif Pada Emas

gold bricks 1Harga emas diperdagangkan menguat tajam selama sesi perdagangan pada hari Rabu (03/ 09/ 2014) kemarin. Hal ini terjadi setelah indeks USD terperosok anjlok dari sesi tertinggi sejak bulan Juli lalu. Pasar emas diperdagangkan menguat setelah Rusia menyetujui aksi gencatan senjata terhadap negara Ukraina. Aksi gencatan senjata dilakukan sesaat setelah negara Ukraina menerima paket bailout dari IMF untuk membantu kesulitan pendanaan Ukraina. Rusia bersedia melakukan aksi gencatan senjata setelah sebelumnya pihak negara Rusia mengungkapkan bawha pihaknya menolak menyetujui aksi gencatan senjata sebelum Ukraina dapat menyelesaikan utang sebesar $1.3 miliar US.

Dengan membaiknya situsi geopolitik di negara Ukraina setelah aksi gencatan senjata, telah membawa mata uang USD melemah dan memberikan reaksi positif pada pasar emas. Mata uang USD yang diperdagangkan dengan sangat tinggi selama 4 sesi perdagangan berturut-turut telah mendorong harga emas mengalami kesulitan untuk dapat menguat ditengah ketegangan negara Ukraina. Emas yang berdenominasi terhadap USD menjadi sulit bergerak. Emas berjangka kontrak Desember menyelesaikan sesi perdagangan hari Rabu (03/ 09/ 2014) dengan keuntungan sebesar $5.30 US atau 0.4% berakhir pada $1,270.30 US/ troy ons di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Sementara, di perdagangan pasar Spot, harga emas ditutup naik sebesar $3.50 US atau 0.28% berakhir pada $1,270.00 US, setelah sebelumnya harga sempat diperdagangkan hingga ke harga $1,271.40 US dan serendah $1,261.10 US. Secara teknis, harga emas diperkirakan akan bertahan dibawah level $1,300.00 US/ troy ons. Dengan banyak fokus pasar pada sesi perdagangan hari ini. Emas nampak kesulitan untuk kembali diperdagangkan diatas level $1,300.00 US/ troy ons minggu lalu diperkirakan akan membawa emas

bergerak stagnan pada level saat ini. Level support harga emas yang terdekat adalah pada level harga $1,256.40 US, jika harga mampu bergerak dibawah level tersebut maka emas berpotensi bergerak pada kisaran level harga $1,249.50 US.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, perilaku pasar diperkirakan akan menjadi sangat volatile. Pada sesi perdagangan Amerika, pasar akan terfokus pada data ADP Employment yang diperkirakan akan dirilis pada angka yang lebih tinggi yakni pada 220.000 selama periode Agustus. Jika data dirilis dengan hasil yang lebih baik maka sentiment pasar akan membawa emas bergerak lebih rendah. Pertemuan puncak Bank Of England (BOE) dan European Central Bank (ECB) akan menjadi fokus pada sesi perdagangan hari ini (Kamis, 04/ 09/ 2014). ECB akan menjadi sorotan pasar karena rencana QE yang akan dirilis. Skala QE yang diperkirakan jauh lebih besar dari skala QE Amerika pertama kali telah mendorong sentiment pasar untuk meninggalkan pasar emas dan Euro dan mencari dukungan pada pasar saham dan mata uang USD. Pada sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran level harga $1,278.00 US - $1,264.00 US.

About author

You might also like

Fundamental 0 Comments

Harga Harga Emas Sempat Menggeliat, USD Tekan Kembali di Sesi Dua Pasar Amerika Kemarin

Gerak harga emas ditutup melemah pada perdagangan hari Selasa pagi. Hal tersebut terjadi karena selain kondisi mata uang USD yang menguat nilai apresiasinya, juga ditunjang oleh adanya aksi jual yang

Komoditas 0 Comments

Gerak Harga Emas Berpotensi Menguat Tipis

Gerak harga emas dan perak terpantau diperdagangkan lebih tinggi dengan bergerak di zona positif pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis (23/ 07/ 2015) pagi ini. Gerak harga emas sempat

Fundamental 0 Comments

Zona Eropa dan Global Imbas USD

Pada sesi hari Jumat siang apresiasi mata uang USD bergerak melemah terhadap sebagaian besar major currencies. Perlemahan apresiasi ini terjadi ditengah kakhawatiran para pelaku asar terhadap program kebijakan The Fed

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image