Greenback Tampak Masih Tekan Major Currencies, Pasar Perhatikan Rilis Laporan Ekonomi Amerika Mendatang

0a0y01e8710Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD tampak masih mempertahankan gerak penguatannya terhadap major currencies pada sesi perdagangan pasar di hari Senin. Gerak nilai apresiasi Greenback dilaporkan telah sempat bergerak di dekat level terkuat dalam kurun waktu dua pekan.

Hal tersebut terjadi, oleh karena didukung adanya rencana kenaikan suku bunga Amerika sebelum akhir tahun. Gerak nilai apresiasi Greenback tampak sempat bergerak melemah setelah Depnaker Amerika pada hari Jumat lalu merilis laporannya, dimana laju ekonomi hanya menambahkan 156.000 pekerja di bulan Desember, dibandingkan dengan ekspektasi untuk 175.000 pekerja.

Meski demikian, namun gereak nilai apresiasi Greenback masih mendapatkan dukungan karena data kerja yang mengecewakan diperkirakan tidak akan mencegah pihak dari Federal Reserve dari langkah menaikan suku bunga pada akhir tahun ini. Diperkirakan bahwa, volume perdagangan masih akan bergerak tipis, dengan sebagian besar bank dan lembaga federal ditutup untuk libur Columbus. Selain itu juga tidak adanya data besar yang dirilis pada hari Senin.

Gerak nilai harga saham Amerika dilaporkan telah berakhir positif pada sesi perdagangan hari Senin. Hal tersebut terjadi, seiring harapan akan tercapainya kesepakatan pemangkasan produksi oleh OPEC mendorong kinerja usaha di sektor energi.

Gerak nilai harga harga indeks saham Dow Jones Industrial Average dilaporkan telah ditutup naik sekitar 0,49% di kisaran level harga 18329.04. Hal tersebut terjadi, seiring adanya lonjakan lebih dari 2% pada gerak nilai harga saham Apple Inc. yang menopang gerak nilai harga indeks saham blue-chip. Meski demikian, namun kenaikan masih terbatasi oleh penurunan 1,1% dari gerak nilai harga saham Wal-Mart Stores Inc.

Gerak nilai harga harga indeks saham S&P 500 dilaporkan telah terapresiasi sekitar 0,46% ke kisaran level harga 2163.66, dengan hanya sektor telekomunikasi yang diperdagangkan melemah di antara 11 sektor utama. Gerak nilai harga saham sektor energi di indeks saham S&P 500 dilaporkan telah bergerak menguat, melonjak sekitar 1,4%.

Hal tersebut terjadi, setelah Menteri Energi Arab Saudi, Khalid al-Falih, menyatakan optimismenya bahwa produsen minyak utama akan menyetujui pemangkasan output sebelum akhir tahun ini. Dilaporkan juga bhawa, gerak nilai harga indeks saham Nasdaq Composite telah ditutup menguat sekitar 0,69% lebih tinggi di kisaran level harga 5328.67.

Fokus para pelaku pasar tampak telah mulai bergeser ke musim laporan earnings kuartal ke-3, yang secara tidak resmi akan dimulai hari Selasa. Para pelaku pasar memperhatikan laporan earning, untuk melihat bagaimana perusahaan Amerika menghadapi pertumbuhan global yang lambat dan prospek kenaikan suku bunga dari pihak Federal Reserve.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah berjangka Amerika berakhir di level tertinggi dalam lebih dari setahun pada sesi perdagangan pasar di hari Senin. Hal tersebut terjadi, setelah pihak Rusia mengatakan bahwa mereka siap untuk bergabung dengan OPEC dalam membatasi output minyak mentah.

Menteri perminyakan Aljazair telah mengatakan bahwa dia perkirakan akan ada komitmen yang serupa dari produsen non OPEC lainnya. Sentimen juga ditopang oleh menguatnya gerak nilai harga indeks saham di Wall Street dan berita bahwa lancarnya acara peluncuran obligasi soverign pertama dari eksportir nomor 1 yaitu Arab Saudi sebelum pada akhirnya listing dari Aramco yang merupakan perusahaan minyak milik Arab Saudi.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga komoditas minyak WTI berakhir naik sebesar $1.35 US, atau Sekitar 3.1%. Gerak nilai harga komoditas minyak WTI telah bergerak menguat dengan berda di kisaran harga $51.35 US/ barel.

Angka tersebut adalah merupakan level tertinggi sejak 15 Oktober 2015. Gerak nilai harga komoditas minyak WTI berhasil melewati level tertinggi $51.60 US untuk sesi harian, yang sebelumnya level tertinggi sejak 9 Juni.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Data CPI akan Tentukan Prospek Aussie Dollar

Dari sekian banyak laporan ekonomi yang akan memotori pergerakan di pasar uang, data consumer price index atau CPI Australia dianggap sebagai indikator yang paling berpengaruh terhadap prospek nilai tukar Dollar

Berita 0 Comments

Yen Menguat Tipis Karena Pasar Ingin Safe Haven

Nilai tukar yen terhadap dollar AS pada sesi perdagangan di Asia terpantau sempat alami peningkatan yang signifikan pagi tadi (11/7). Hari ini cialis generic 10mg no rx yen sempat menguat

CFD News 0 Comments

Komoditas Minyak Anjlok Lagi, RBA Tahan Kebijakan

Dilaporkan bahwa, langkah kebijakan telah diambil oleh Revese Bank of Australia (RBA) dalam rangka untuk menyikapi kondisi perekonomian saat ini. Bank sentral Australia tealh mempertahankan proyeksinya bahwa laju pertumbuhan akan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image